×

Terjadi Pengeluaran Darah Pada Saat Melakukan Hubungan Seksual ? Ini Lho Penyebabnya

Bagikan Artikel :

Terjadi Pengeluaran Darah Pada Saat Melakukan Hubungan Seksual ? Ini Lho Penyebabnya

Pengeluaran darah pada saat melakukan hubungan seksual adalah hal yang membuat wanita panik. Bahkan sebagian dari mereka langsung memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan penyebabnya. Sebenarnya pengeluaran darah pada saat melakukan hubungan seksual bukanlah hal yang tidak lazim. Hal ini normal-normal saja sehingga Anda tidak perlu khawatir jika darah tersebut keluar sesekali saja.

Yang perlu dikhawatir adalah jika darah keluar setiap kali selesai berhubungan intim dan darah yang keluar semakin banyak seiring berjalannya waktu. Jika hal ini terjadi, bisa jadi Anda memiliki kondisi medis yang cukup serius, seperti kanker serviks hingga penyakit menular seksual. Untuk menyadari dan mengetahui seberapa sering dan banyak frekuensinya, sebaiknya ingat dan catat seberapa sering pendarahan kecil ini terjadi.

Penyebab Pengeluaran Darah Pada Saat Melakukan Hubungan Seksual

1. Servisitis

Servisitis adalah peradangan serviks, letaknya lebih ke bawah, ujung sempit dari rahim dan yang menghubungkan ke vagina. Kadang, tidak ada tanda-tanda atau gejala yang ditunjukkan saat mengidap servisitis. Namun, gejala yang ditemui dapat berupa perdarahan saat Anda tidak sedang menstruasi, dan perubahan pada cairan yang keluar dari vagina – seperti keputihan. Gejala lainnya berupa sakit saat berhubungan seksual dan keluar darah dari vagina sesudahnya. Biasanya servisitis juga bisa terjadi saat Anda mengidap penyakit menular seksual, seperti klamidia dan gonore.

2. Ekstropion serviks

Suatu kondisi di mana lapisan dalam serviks menonjol ke bagian vagina. Namun, hal ini tidak identifikasi  sebagai kondisi yang dapat menyebabkan kanker.

3. Polip serviks

Polip ini berupa tumor jinak dengan bentuk kecil dan panjang yang tumbuh pada leher rahim. Gejalanya dapat berupa perdarahan pada vagina setelah berhubungan seksual, setelah menopause, dan saat Anda tidak sedang menstruasi.

4. Vagina kering

Kasus ini bisa muncul pada perempuan dari berbagai kalangan dan umur. Namun, umumnya hal ini dialami oleh perempuan dengan lanjut usia. Kekurangan hormon estrogen menjadi salah satu pemicunya. Estrogen sendiri berfungsi untuk membantu kesehatan jaringan vagina, mengatur lubrikasi alami vagina, keasaman dan kelastisitasan vagina. Dengan kondisi vagina kering, sangat mungkin gesekan saat berhubungan seksual dapat menyebabkan pendarahan.

5. Gesekan yang ditimbulkan saat berhubungan seksual

Gesekan yang keras pada dinding vagian pada saat penetrasi akan menyebabkan luka lecet sehingga akan mengeluarkan darah pada saat melakukan hubungan seksual

6. Infeksi penyakit menular seksual

Infeksi penyakit menular seksual seperti herpes genital, sipilis, HIV, gonorhoe dan lain sebagainya bisa menyebabkan pengeluaran darah pada saat melakukan hubungan seksual

7. Kurang pelumas pada vagina

Kurangnya pelumas dari vagina ini disebabkan oleh kurangnya pemanasan atau forepla. Oleh sebab itu disarankan sebelum melakukan hubungan seksual melakukan pemanasan terlebih dahulu seperti ciuman, pelukan dll.

Related Posts :

    8. Kanker serviks (leher rahim), vagina, atau uterus (rahim)

    Untuk kanker serviks ini biasanya ada gejala lain seperti nyeri pada saat melakukan hubungan seksual, nyeri di perut bagian bawah, keputihan tidak normal dll.

    9. Vaginitis

    Hal ini juga merupakan peradangan yang terjadi pada vagina, sehingga mengakibatkan rasa sakit, gatal, dan keluar cairan yang tidak normal. Penyebabnya berupa adanya ketidakseimbangan antara bakteri baik dan jahat pada vagina. Penurunan kadar estrogen dan menopause juga bisa menjadi penyebabnya.

    Segera Hubungi Dokter

    Anda harus menemui dokter ketika perdarahan terjadi terus-menurus. Dokter akan melakukan evaluasi dan serangkaian tes, seperti:

    a. Perempuan dengan siklus menstruasi yang tidak teratur dapat diminta melakukan serangkai tes fisik yang menekankan pada tiroid, payudara, dan daerah panggul

    b. Pap smear untuk mengetahui risiko kanker serviks

    c. Pada perempuan premenopause, tes kehamilan perlu dilakukan

    d. Tes darah untuk mengetahui jumlah darah Anda, apakah Anda mengalami kurang darah yang berlebihan

    e. Tes pengambilan sample darah untuk mengevaluasi fungsi tiroid, liver, dan ginjal

    f. Tes darah untuk mengetahui level hormon progesteron

    g. USG panggul dilakukan berdasarkan riwayat medis perempuan tersebut

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : November 2, 2018

    Pertanyaan Pengunjung :

    Penyebab menstruasi dua kali dalam sebulan

  • Oleh : frenni franita
  • 4 tahun, 6 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan saya mau bertanya, saya siska umur 26 tahun sudah beberapa bulan ini saya mengalami mentsruasi dua kali dalam sebulan apakah itu normal. Dan apa penyebab menstruasi terjadi dua kali dalam sebulan? mohon penjelasannya trims

    TElat menstruasi

  • Oleh : zamrud zulaikha
  • 2 tahun, 10 bulan yang lalu

    pagi bu bidan??? saya mau tanya . saya umu 26 untuk th ini . baru menikah 28 november 2018 . 2 bulan setalh nikah menstruasi di tgl yg sama ini menginjak 3 bulan pernikahan jadi telat menstruasi 5 hari . apa yang harusnya saya lakukan?? sedangkan saya sudah trspek juga bbrpa x hasil negatif . dan dengan kondisi seperti ini apakah saya masih boleh mekakukan berhubungan suami istri . terima kasih !:)

    ASI

  • Oleh : erni uli
  • 1 tahun, 7 bulan yang lalu

    bu bidan saya saya seorang ibu yg lagi menyusui,anak saya baru berumur 2,5 bulan,waktu lahir asi saya blm keluar sampai hari ke 3 setelah operasi namu anak saya gak mau menyusui langsung,jadi saya harus pumping,sementara dari PD saya setia setengah jam asi sudah menetes,jadi per dua jam saya pumping bisa sampai 500-600 ml
    nah karena saya sdh kerja saya jarang pumping akhirnya sekarang asi saya terjun bebas sekali pumping cuma 60 ml,sedih bu bidan anak saya jadi rewel
    apa yg saya harus lakukam agar asi saya bisa kembali banyak ?
    dan apakah masih mungkin bisa banyak
    Terimakasih sebelumnya

    Masalah Payudara

  • Oleh : Imi Yanti
  • 1 tahun yang lalu

    Bismillah

    Akak, saya Imi dari Bandung, umur saya 23 dan belum menikah
    Saya dapat wabsite ini dari youtube Curhat Bidan TV,,
    Maaf kak mau tanya, kalau payudara sebelah kiri bawah saya terdapat benjolan kecil disertai rasa sakit, itu kenapa yah? Dan saya coba tekan rasanya nyeri gt, tapi gak ada cairan yang keluar, itu kenapa yah dok?

  • Oleh : Imi Yanti
  • Payudara kecil

  • Oleh : Hairatul Hasanah
  • 1 tahun, 10 bulan yang lalu

    Dok mau tanya nih aku udah hampir beumur 20th, cuma kenapa ya payudara aku seperti kurang besar dari normalnya gitu, mohon penjelasannya dok?

    Tanya Bidan