×

Tidak Hanya Wanita Yang Menopause, Seiring Bertambahnya Usia Pria Juga Akan Mengalami Andropause

Bagikan Artikel :

andropause

Wanita yang sudah berhenti menstruasi disebut dengan menopause. Bila wanita sudah mengalami menopause tentu tidak bisa memiliki keturunan. Bagaimana dengan pria ? Pria juga rupanya mengalami hal yang mirip lho! yang disebut dengan andropause. Jika saat menopause, wanita mengalami kemunduran hormon estrogen lalu tidak menstruasi, pada pra, andropause akan membuat terjadinya penurunan tingkat testosteron.

Penurunan kadar hormon testosteron ini bisa dimulai pada usia 30, tetapi prosesnya panjang dan bertahap tergantung pada gaya hidup dan pola makan sehari-harinya. Laki-laki yang gaya hidupnya tidak sehat maka akan lebih cepat mengalami andropause. Andropause berkaitan dengan fungsi seksual seperti ketidaksuburan karena menurunya kualitas sel sperma, berkurangnya hasrat seksual,  frekuensi ereksi dan lain-lain.

Gejala Andropause

Gejala andropause meliputi masalah fisik, seksual, dan psikologis, termasuk rendah energi, depresi, mengalami kesedihan, penurunan motivasi, menurunkan rasa percaya diri, kesulitan berkonsentrasi, insomnia, lemak tubuh meningkat, disfungsi ereksi, mengurangi libido, serta ketidaksuburan. Jika libido Anda lebih rendah dari biasanya, itu mungkin pertanda testosteron rendah yang bisa jadi disebabkan oleh andropause.

Testosteron rendah juga bisa menyebabkan disfungsi ereksi. Hal ini terjadi saat Anda mengalami kesulitan mendapatkan atau mempertahankan ereksi. Hal ini juga bisa menyebabkan jumlah sperma Anda menurun. Tingkat testosteron rendah juga dikaitkan dengan osteoporosis. Kondisi saat Anda menjadi lemah dan rapuh. Gejala ini terjadi pada laki-laki dewasa, sama seperti saat perempuan mengalami menopause.

Tanda Dan Gejala Andropause

1. Kekurangan energi dan cepat merasa lelah

2. Libido rendah

3. Disfungsi ereksi alias impotensi

4. Berkeringat cukup banyak setiap malam

5. Mood mudah berubah dan sensitif

6. Depresi

7. Bertambahnya berat badan walaupun nafsu makan berkurang

8. Banyak rambut yang rontok

9. Melemahnya daya ingat

Related Posts :

    10. Denyut jantung yang tidak teratur

    11. Susah tidur atau insomnia

    12. Ginekomastia atau pembesaran puting payudara pada pria seiring bertambahnya usia

    Mekanisme terjadinya Andropause

    Mekanisme terjadinya andropause adalah karena menurunnya fungsi sistem reproduksi pria yang menyebabkan penurunan kadar testosteron sampai dibawah angka normal. Hormon yang turun pada pada andropause ternyata tidak hanya testosteron saja, melainkan penurunan multi hormonal yaitu hormon DHEA, DHEAS, Melantonin, Growth Hormon, dan IGFs (Insulin like growth factors).

    Cara Mencegah Andropause

    Andropause merupakan siklus alami bagi laki-laki, sehingga tak dapat dicegah atau dihentikan. Cara yang bisa dilakukan adalah membuat pilihan gaya hidup yang lebih sehat agar proses penurunan hormon testosteron ini tidak terlalu cepat.

    Gaya hidup sehat bisa dimulai dari pemilihan makanan, olahraga teratur, cukup tidur, dan mengurangi stres. Kebiasaan baik ini bisa menguntungkan karena akan terasa perubahan pada kesehatan secara keseluruhan.
    Jika Anda mulai menunjukkan gejala menopause yang terjadi pada pria ini, hal itu wajar dan tidak bisa dicegah. Yang harus diperhatikan adalah pola makan yang harus lebih teratur, mulai kurangi atau hentikan kebiasaan merokok dan olahraga teratur, misalnya berjalan 30 menit setiap pagi.

    Cara Mengatasi Andropause

    Anda juga bisa mengatasinya dengan testosteron gel yang dioleskan langsung ke kulit, biasanya di lengan. Pilihan lain adalah kapsul testosteron yang diminum dua kali sehari setelah makan. Namun, bagi yang memiliki penyakit hati, fungsi hati yang buruk, penyakit jantung atau ginjal serius, harus menghindari kapsul testosteron.

    Selain itu juga bisa dengan suntikan testosteron juga bisa dilakukan di otot setiap 2 sampai 4 minggu. Efeknya bisa menyebabkan perubahan suasana hati akibat perubahan kadar testosteron.

    Perbedaan Andropause dan Menopause

    Secara garis besar wanita menopause tidak bisa hamil lagi kecuali dengan donor sel telur menggunakan teknologi reproduksi berbantu. Hal ini karena sel telur jumlahnya sedikit dan akan habis. Tapi kalau andropause pria masih memproduksi sel sperma setiap 16 hari sekali meskipun usia sudah di atas 70 tahun hanya saja kualitas sel sperma nya menurun. Pria Andropouse masih bisa memiliki keturunan tapi resikonya cukup tinggi seperti penyakit bawaan pada bayi meningkat, down syndrome, kelainan genetik, IQ rendah dan lain-lain.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : December 7, 2018

    Pertanyaan Pengunjung :

    Benjolan di area Miss v

  • Oleh : Fia Ana
  • 1 tahun yang lalu

    Selamat sore ibu bidan,saya FIA dari Jakarta mau bertanya.di Bagian tengah dekat lobang Miss v aku serasa kayak ada benjolan,dan setiap kalau akan berhubungan dengan suami agak terasa nyeri,tapi setelah selesai terkdang masih terasa nyeri kadang tidak dan hilang begitu berlalu.apakah itu berbahaya?

  • Oleh : Fia Ana
  • hamil tapi masih perawan

  • Oleh : NIATMAWATI MENDROFA
  • 4 tahun yang lalu

    maaf mau tanya..saya dan suami nikah sudah 7 bulan…dan saya alhamdulillah sudah hamil 5 bulan…masalahnya hymen saya masih utuh (intact) sampai sekarang,dokter menyarankan untuk operasi pembukaan hymen tapi saya takut…apakah apabila tidak dioperasi, hymen saya bisa sobek dengan sendirinya ataukah malah akan menutupi/mengganggu proses kelahiran anak saya nanti?

    Keguguran

  • Oleh : Dewi
  • 3 tahun, 2 bulan yang lalu

    Pagi Dok. Kemarin saya kan keguguran, namun sampai saat ini saya belum memeriksakan nya dikarenakan banyak halangan, dan rencananya besok saya baru akan periksa. Dari kemarin sampai sekarang saya pendarahan terus, dan bahkan terasa ada seperti benjolan dibagian miss V ini yang memang sedikit mengganggu aktivitas saya. Sebenarnya, saya ingin sekali menarik daging yang keluar dari bagian miss V saya, namun saya merasakan takut ada hal yang bisa membahayakan kesehatan saya. Saya mau bertanya, bagai mana solusi terbaik untuk mengatasi masalah ini?

    diare pada bayi 2 bulan

  • Oleh : Luluk mukarromah
  • 4 tahun yang lalu

    halo bu . saya mau tanya cara mengatasi diare pada bayi yang baru 2 bulan itu bgaimana.

    terima kasih

    daerah kewanitaan

  • Oleh : eti mulyati
  • 7 bulan, 2 minggu yang lalu

    pagi,saya mau tanya,saya telat datang bulan.harusnya tanggal 12 saya sudah dateng bulan sampe skrng belom.tapi seminggu yg lalu saya keluar cairan kadang2 pekat berwarna putih tapi bau,Minggu skrng keluar lagi cairan warna kuning aga ke ijo2 gitu,kenapa yah dok?? trimakasih

  • Oleh : eti mulyati
  • Tanya Bidan