Dampak Selingkuh dan Pelakor pada Kesehatan

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Saat pernikahan terjadi, awalnya adalah saat-saat paling indah, dan lambat laun bisa menjadi saat-saat paling buruk dalam sejarah hidupnya jika
    kedua insan yang menikah tidak bisa menyikapi perbedaan dengan bijaksana dan tidak bisa memaknai pernikahan dengan hati dan pikiran yang jenih. Maka wajar apabila ada rumusan 3 sampai 4 tahun pertama pernikahan adalah cinta, selanjutnya adalah pengertian. Mengerti akan kelebihan dan kekurangan.

    Hubungan pernikahan yang mulai hambar seringkali tak disadari dan menimbulkan perselingkuhan. Sebagian besar pasangan yang telah berumah tangga, alasan utama berselingkuh adalah karena tidak puas dengan hubungan seksual yang dijalaninya. Ilmuwan dari University of Turin mengemukakan bahwa suami yang berselingkuh dengan wanita lain beresiko lebih tinggi menderita penyakit aneurisma atau sakit kepala.

    Dampak Selingkuh danPelakor bagi Kesehatan

    Orang yang menjalin hubungan perselingkuhan cenderung sering mengalami stres. Penyakit aneurisma terjadi saat melemahnya atau menipisnya pembuluh darah di otak. Darah yang disalurkan melalui empat pembuluh darah di leher akan bercabang di otak yang sering kali terjadi aneurisma. Faktor yang menyebabkan melemahnya pembuluh darah salah satunya karena tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi terjadi selain karena obesitas juga karena stres. Orang yang menjalin hubungan perselingkuhan cenderung sering mengalami stres. Stres ini memicu timbulnya penyakit aneurisma.
    Orang yang berselingkuh pikiran dan emosionalnya tidak akan stabil, sering marah-marah, egois, mudah berbohong, sering molor dalam aktifitas dan pekerjaan. Pikiran akan menjadi tidak fokus, serta gelisah resah susah untuk berkonsentrasi. Hal ini dikarenakan mempunyai beban moral yang dia tidak sadari secara langsung. Dampak yang lebih parah akan menyebabkan depresi berat.

    Ilmuwan dari Univesity of Colorado mendukung pernyataan tersebut dengan menyimpulkan bahwa perselingkuhan membawa pengaruh buruk bagi kesehatan. Perselingkuhan menyebabkan dampak negatif pada kesehatan mental bagi orang yang selingkuh dan yang diselingkuhi. Orang yang diselingkuhi lebih sering depresi dan merasa dikhinati. Kondisi seperti itu menyebabkan mereka selalu merasa ketakutan. Dampak depresinya sama seperti korban yang selamat dari kecelakaan yang mengerikan.

    Depresi mempengaruhi sistem kekebalan tubuh  yang dipengaruhi oleh hormon lalu dilepaskan saat stress. Saat stress tubuh melepaskan katekolamin, kortisol, prolaktin serta candu alamiah seperti beta-endorfin dan enkefalin ke seluruh tubuh. Dengan demikian perselingkuhan dan pelakor akan mengalami beberapa penyakit serius yang disebabkan oleh depresi berat seperti hipertensi, stroke, penyakit kardiovaskuler, penyakit metabolik dan lain-lain.

    Bagi orang yang selingkuh meskipun cenderung tidak mengakui kesalahannya namun dalam hatinya ada perasaan bersalah. Jika perbuatannya diketahui, maka akan berdampak buruk bagi hubungan dengan istri yang sah, anak-anak, keluarga, dan masyarakat sekitar. Tentu ini mengganggu kondisi psikis orang tersebut.

    Tips Agar Suami tidak Direbut Wanita Lain (PELAKOR)

    1. Menghormati Suami

    Suami yang merasa dihargai di rumah tidak akan tega menduakan Anda. Salah satu sebab suami selingkuh karena ia merasa tidak dihargai oleh istrinya.

    2. Menjaga Penampilan

    Agar suami tidak berpindah ke lain hati, maka Anda harus pintar-pintar merawat diri. Sesekali mengunjungi salon kecantikan untuk mendapat perawatan kecantikan. Kalau tidak sempat, Anda masih bisa merawat diri di rumah. Yang penting, selalu tampil segar dan wangi di depan suami sebelum suami terpikat “aroma” wanita lain.

    3. Menjaga Ucapan

    Menjadi istri santun tidak akan merugikan Anda. Jangan terlalu mudah mengumbar omongan kepada orang lain terutama membocorkan kelemahan suami dan menjadikannya bahan candaan. Salah satu ciri istri idaman adalah mampu menjaga kelemahan suami di depan orang lain. Jika suami merasa tidak dihargai, maka suami akan mencari sosok wanita yang mampu menghargainya.

    4. Selalu Mendukung suami

    Dukungan inilah yang akan selalu menguatkan suami menjalani hari-harinya di tempat kerja. Apa pun posisi suami Anda, pasti ada setumpuk beban yang akan terasa ringan ketika Anda selalu mendorongnya tetap kuat dan semangat.

    5. Jangan Posesif

    Sifat posesif merupakan sifat yang paling dibenci kaum lelaki. Tidak jarang mereka merasa selalu “diikat” oleh istri tanpa bisa protes. Pelampiasannya maka pria akan mencari wanita lain yang menentramkan jiwanya.

    6. Memberi Contoh

    Jika Anda menginginkan suami tidak selingkuh, maka mulailah dari diri sendiri. Jangan sampai suami malah tertarik untuk membalas dendam.

    7. Ciptakan kehidupan yang romantis

    Adalah tugas Anda untuk menciptakan suasana yang nyaman setelah suami sibuk bekerja di kantor. Ketika dia pulang, sambutlah dengan wajah penuh senyum dan siapkan kebutuhannya untuk beristirahat. Sering kali pria senang dengan wanita lain karena mendamba kehidupan yang romantis. Kalau ia sudah mendapatkannya di rumah tentu tak perlu lagi mencari di tempat lain. Ciptakanlah hubungan yang penuh mesra dengan sentuhan romantis.

    8. Ciptakan keintiman yang mesra

    Banyak pasangan terjebak pada anggapan bahwa seks bukanlah sesuatu yang penting dalam hubungan keluarga. Akibatnya hubungan intim berjalan biasa-biasa saja, bahkan tak jarang dilakukan dalam keadaan lelah. Tak ada keinginan untuk memberi kejutan pada pasangan dan menciptakan hal-hal yang baru. Mulailah menjadikan hubungan seks sebagai pengikat suami istri dalam rumah tangga.

    9. Ciptakan komunikasi yang baik

    Bila terjadi kehamilan pada sang istri merupakan saat yang menggembirakan dalam kehidupan seorang wanita. Tetapi terkadang bagi tipe pria tertentu saat ini merupakan waktu yang rawan karena mudah sekali terjadi penyelewengan ketika istri sedang hamil. Perlu dijalin komunikasi secara terbuka yang baik antara suami istri untuk tidak timbul kesalahpahaman. Apalagi ketika anak sudah lahir sang istri sibuk dengan mengurus bayinya dan tidak punya cukup waktu untuk memperhatikan suaminya. Hindari hal tersebut dengan berbicara pada pasangan untuk bekerja sama membangun keluarga dalam merawat bayi secara bergantian setelah dia cukup beristirahat.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Citra Dewi Amd.Keb - July 23, 2018
    Diskusi Dari:
    Aisyah Putri Setiawan

    Hallo bu bidan.. usia saya 35 thn dan sudah memiliki anak berusia 10 tahun yang lahir di tahun 2006, pada tahun 2008 saya hamil kembali tapi janin tidak berkembang dan harus kuret. Setelah kuret saya langsung pakai KB spiral selma 6 tahun. Dan sudah 2 tahun berjalan saya sudah lepas KB nya. Pertanyaan saya bu bidan, apakah saya termasuk kategori infertilitas sekunder karna sampai saat ini kehamilan belum terjadi kembali bu bidan. Terima kasih

    Dijawab Oleh : Aisyah Putri Setiawan
    Diskusi Dari:
    Santana jaya

    Selamat malam. Saya riza dari bandung. Mau menanyakan jika asi yang d bekukan didalam freezer yang menggunakan botol kaca kemudian ketika d cairkan dan botol kaca pecah tiba tiba. Apakah Asi yang masih membeku tersebut bisa d manfaatkan atau d buang saja padahal pantat botol kaca sudah pecah. Mohon informasinya karena banyak ibu2 beranggapan sayang ketika asi d buang padahal saya berfikirnya bahwa itu bahaya karena takut ada pecahan kaca. rizausman5@gmail.com

    Dijawab Oleh : Santana jaya
    Diskusi Dari:
    Rani Anggraeni

    Sore bu bidan.
    Saya saat ini tengah mengandung usia kehamilan tua, dan ini adalah kehamilan kedua saya. Saat persalinan saya yang pertama, saya kurang begitu banyak memiliki tenaga. Kata teman-teman saya, lebih baik pada persalinan kali ini saya ngemil jadi tenaga saya bisa bertambah. Yang mau saya tanyakan, jika saya makan atau ngemil dalam proses tahapan persalinan apakah berbahaya atau tidak? Terimakasih

    Perlu Jawaban
    Diskusi Dari:
    katjawilfred9

    Apa evidence base dari persiapan persalinan??

    Dijawab Oleh : katjawilfred9
    Diskusi Dari:
    Bang Andre

    Di usia saya yang baru menginjak 19 tahun, saya sering kali merasakan perih setelah buang air kecil, padahal saya belum menikah. Apakah hal ini berbahaya bagi kesehatan saya? Dan apa biasanya yang menyebabkan rasa perih itu sering muncul setelah buang air kecil ini?

    Perlu Jawaban