Inilah Jenis Penyakit Berbahaya Yang Terjadi Pada Wanita

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Bidan Online – Wanita dan pria memang sama-sama rentan terhadap penyakit jika tidak menjaga kesehatan dengan baik. Tapi ada beberapa Penyakit berbahaya pada wanita yang bisa menyebabkan kematian jika diabaikan atau terlambat diobati. Tubuh wanita memang sangat rentan terhadap berbagai macam penyakit. Macam-macam penyakit wanita ini disebabkan oleh berbagai faktor, baik itu faktor internal atau pun faktor eksternal. Penyakit apa sajakah yang sering menyerang wanita dan seberapa bahaya penyakit tersebut pada wanita, simak di artikel Curhat bidan di bawah ini.

    11 Jenis Penyakit Berbahaya Yang Menyerang Wanita


    Serangan Jantung
    Memang betul, serangan jantung ini bisa terjadi pada siapa saja. Tapi jumlah pasien wanita yang menderita serangan jantung pada 10 tahun terakhir ini meningkat setiap tahunnya. Bahkan tidak banyak yang bisa bertahan hidup lebih lama dengan penyakit jantung ini.

    Anemia
    Wanita juga rentan mengalami anemia atau kurang darah. Gejala utama anemia ini ialah kondisi dimana tubuh mudah lelah, lemah, tidak bersemangat, dan wajah yang memucat. Untuk mencegah anemia, konsumsilah lebih banyak zat besi yang bisa anda dapatkan dari sayuran hijau seperti sawi hijau, bayam, kangkung, daun singkong, dan lain sebagainya.

    Osteoporosis
    Meskipun terlihat sepele, osteoporosis ini merupakan salah satu penyakit berbahaya pada wanita dan pada umumnya akan menyerang wanita di usia 40-an, atau wanita yang akan memasuki masa menopause. Penyebab osteoporosis ini adalah kekurangan kalsium dan berkurangnya produksi hormon estrogen, penyakit ini akan menjadi berbahaya ketika terlambat mendiagnosis.

    Radang kandung kemih
    Radang kandung kemih ini masuk ke dalam macam-macam penyakit berbahaya pada wanita karena sering terjadi pada wanita. Wanita yang mengalami penyakit ini akan lebih sering berkemih atau buang air kecil meskipun yang keluar hanya sedikit, kadang juga disertai dengan rasa perih ketika berkemih. Jika ingin terhindar dari penyakit ini, jangan menahan kencing terlalu lama, bersihkan organ kewanitaan dengan bersih, juga rutin-rutinlah mengganti celana dalam.

    Kanker payudara
    Kanker payudara yang terlambat diobati ini bisa menyebabkan kematian. Untuk mencegah kanker payudara ini, atau paling tidak mendapatkan pengobatan dini, para wanita disarankan untuk selalu rutin melakukan pemeriksaan payudara sendiri. Gejala awal dari kanker payudara ini ialah tumbuhnya benjolan di payudara. Dan pada stadium lanjut, benjolan tersebut bisa terus membesar, dan menyebabkan borok bahkan tidak jarang bisa mengakibatkan pengangkatan payudara. Gejala abnormal lainnya seperti keluarnya cairan selain air susu, kondisi puting susu yang masuk, dan rusaknya jaringan kulit pada area payudara.

    Kandungan turun
    Kondisi kandungan turun ini disebabkan karena kebiasaan mengangkat barang yang berat. Selain itu juga bisa karena memaksa mengejan ketika buang air besar bisa menyebabkan kandungan turun. Kebiasaan tersebut bisa menyebabkan panggul melemah.

    Kanker serviks
    Sama halnya dengan kanker payudara, kanker serviks juga merupakan pembunuh nomor satu wanita di seluruh dunia. Untuk mendeteksi resiko kanker serviks, lakukanlah pemeriksaan pap smear, terutama bagi wanita yang pernah berhubungan intim.

    Keputihan
    Keputihan ini merupakan macam-macam penyakit wanita yang kerap diabaikan. Kondisi ini bisa menyebabkan organ kewanitaan mengeluarkan cairan abnormal berwarna putih, dan jika dalam kondisi yang parah, cairan tersebut pada umumnya akan berwarna kuning kehijauan, lengket, beraroma tak sedap, dan menimbulkan gatal pada area kewanitaan. Penyakit ini terjadi jika wanita tersebut tidak menjaga kebersihan organ intimnya.

    ( Baca Juga : Cara Mengatasi Masalah Keputihan Abnormal Pada wanita )

    PCOS (Poly Cystic Ovaries) dan kanker ovarium
    Tumbuhnya kista kecil pada ovarium merupakan penyebab dari PCOS. PCOS bisa menyebabkan gangguan hormonal pada wanita dan bisa mempengaruhi siklus menstruasi, membuat wanita sulit hamil, dan masalah kesehatan lainnya. Wanita dengan obesitas bisa beresiko 50-60% terhadap PCOS. Juga wanita dengan PCOS ini mempunyai resiko mengalami kanker ovarium yang lebih tinggi. Jadi selalu berhati-hati, karena kanker ovarium ini sulit untuk dideteksi.

    Premenstruasi sindrom (PMS)

    Menjelang datangnya menstruasi, pada umumnya wanita akan mengalami PMS seperti rasa sakit pada perut, payudara yang membengkak, pusing, badan pegal-pegal, dan suasana hati yang berubah-ubah. Hal ini bisa dihindari dengan mengontrol berat badan dan rutin berolahraga.

    Stress dan depresi
    Stress yang berkepanjangan pada wanita bisa menyebabkan depresi, terutama pada wanita yang akan memasuki masa menopause. Depresi ini lebih rentan terjadi pada kaum wanita yang jika tidak ditangani secara profesional bisa membuat penderita mengalami ledakan psikotik dan memiliki keinginan untuk bunuh diri.

    Itulah mungkin beberapa jenis penyakit berbahaya pada wanita. Untuk menghindari jenis penyakit tersebut sebaiknya para wanita dianjurkan untuk memperbanyak berolahraga, mengkonsumsi makanan yang bergizi, istirahat yang cukup, dan tidak lupa untuk selalu menjaga kebersihan tubuh anda. Lakukan juga pemeriksaan kesehatan yang rutin, dan menjaga kesehatan dengan menjalani pola makan yang seimbang serta gaya hidup yang sehat. Semoga Bermanfaat:))

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Citra Dewi Amd.Keb - November 24, 2016
    Diskusi Dari:
    ANGGUN

    Usia sy saat ini 36 tahun. Dan berencana utk program kehamilan. Apakah beresiko dgn usia sy sekarang? Dua kali kehamilan tidak ada masalah. Terima kasih

    Dijawab Oleh : ANGGUN
    Diskusi Dari:
    Claudia harapankita

    Saya mau tanya kemarin saya melakukan hubungan dengan suami saya tetapi kami berencana menunda momongan. yang jadi masalah tadi siang suami saya tidak sengaja mengeluarkan sperma setetes divagina(saya tidak terasa). lalu saya langsung minum pil KB ? apa pil KB bisa menunda kehamilan? atau pil kontrasepsi darurat jauh lebih manjur dan minum pil kb setelah berhubungan justru tidak berpengaruh dan kemungkinan kehamilan masih ada?
    mohon penjelassannnya

    Dijawab Oleh : Claudia harapankita
    Diskusi Dari:
    Tania

    maaf sebelumnya. saya mau tanya.
    istri saya melahirkan anak pertama dengan operasi cesar. sebab air ketuban sudah pecah pada bukaan 2. dan sekarang sudah hamil yg kedua, kata dokter kemungkinan besar harus di cesar. karena yg pertama cesar dan tidak boleh persalinan dibawa ke bidan karena tidak diperbolehkan suntik pacu. sampai sekarang bekas cesar masih terasa nyeri. padahal sudah 5 tahun. dan dokter menyarankan cesar sebelum waktu kontraksi. dikarenakan posisi bayi sampai minggu ke 37 masih belum turun.
    apakah cara seperti ini baik menurut islam? atau sebaiknya saya tunggu sampai kontraksi, kemudian dibawa kerumah sakit dan tunggu keputusan dari dokter di RS? apakah memang tindakan harus cesar atau normal.
    terimakasih

    Dijawab Oleh : Tania
    Diskusi Dari:
    Dayat Ya Hidayat

    Selamat siang bu bidan, saya mau tanya. Bagaimana caranya supaya anak mau minum obat tanpa paksaan ? Anak saya sudah berusia 6 tahun masih saja menolak minum obat ketika ia sakit. Metode mencekoki obat ke mulutnya tak mempan, yang ada obat keluar lagi. Mohon solusinya bu. Terimakasih

    Perlu Jawaban
    Diskusi Dari:
    Wiwin Kusmawati

    Selamat siang bu bidan… nama saya Rara Farahtain usia saya sekarang 17 tahun. Akhir-akhir ini saya sering mengalami keputihan yang sepertinya tidak normal. Karena jumlah keputihannya yang banyak dan mengeluarkan bau serta gatal pada vagina. Saya khawatir karena kondisi ini, yang ingin saya tanyakan bagaimana cara mengatasi keputihan yang tidak normal yang bisa saya lakukan sendiri sebelum saya periksa ke dokter? Terimkasih bu bidan, saya tunggu jawabannya…

    Perlu Jawaban