×

Kurangi Penggunaan Celana Ketat Ya Girls, Ini Lho Dampaknya!

Bagikan Artikel :

Kurangi Penggunaan Celana Ketat Ya Girls, Ini Lho Dampaknya!

Sebagian besar wanita berbadan seksi, selalu ingin menjadi pusat perhatian dengan menggunakan pakaian yang ketat. Pakaian ketat dapat membentuk tubuh yang aduhai. Tapi di sisi lain, dalam dunia medis tidak dianjurkan wanita memakai pakaian ketat terutama pada celana karena ini akan membahayakan kesehatannya. Secara umum, memang hanya segelintir orang yang menyadari betul bahwa fashion juga berdampak pada kesehatan. Tentu saja bagi para wanita, menggunakan celana jeans yang ketat dengan frekuensi yang sering akan membahayakan kesehatan terutama pada bagian perut ke bawah (kaki).

Bahaya Celana Ketat Bagi Wanita

  1. Iritasi Pada Kulit
    Busana atau pakaian pada dasarnya akan selalu menyentuh kulit. Khusus di celana, penggunaan celana jeans dengan bahan yang berkualitas kurang, tidak nyaman dipakai, bahkan terlalu ketat tentu bisa menyebabkan iritasi kulit. Bila kulit Anda terlanjur iritasi akibat celana jeans yang Anda kenakan tidak sesuai dengan kualitasnya, ditambah dengan ketatnya, maka bukan tidak mungkin kuman atau bakteri akan menyebabkan luka kulit atau penyakit kulit lainnya pada Anda.
  2. Paresthesia
    Hali ini juga biasa disebut dengan istilah Meralgia paresthetica, yaitu gangguan saraf dari tulang belakang menuju paha. Gangguan saraf tersebut dapat menyebabkan kesemutan. Selain itu dapat juga menyebabkan nyeri hingga mati rasa pada paha, pinggul, dan kaki secara keseluruhan. Untuk itulah, kurangi penggunaan celana jeans yang terlalu ketat. Mungkin selama Anda menggunakan celana jeans yang ketat Anda juga merasakan gangguan saraf seperti hal yang disebutkan sebelumnya.
  3. Kandidiasis Vulvovaginal
    Kandidiasis merupakan satu penyakit yang merupakan akibat dari infeksi jamur yang disebabkan oleh jamur Candida. Ketika Anda merasa kulit Anda seperti terbakar berarti Anda sedang mengalami gejalanya. Anda juga akan merasakan gatal di bagian dalam vagina. Oleh karena itu jangan heran jika Anda merasa sakit ketika buang air kecil.
    Jika terus mengalaminya maka selanjutnya Anda akan menemukan bercak merah dan bengkat di bagian vagina. Hal tersebut bisa dikatakan sebagai masalah kesehatan yang merusak tubuh dan saraf. Oh ya, biasanya penderita kandidiasis vulvovaginal merupakan kaum wanita yang sering menggunakan celana jeans ketat. Inilah salah satu bahaya celana jeans ketat bagi wanita.
  4. Mengurangi Kesuburan
    Gangguan kesuburan pada wanita atau dalam bahasa ilmiah dikenal dengan istilah endometriosis, menurut penelitian di Inggris, salah satunya diakibatkan dari penggunaan celana jeans ketat dengan frekuensi yang sering. Pada umumnya bukan hanya celana jeans ketat saja yang menyebabkannya, tetapi hampir semua celana ketat. Dalam hal ini jenis celana ketat yang paling sering digunakan adalah celana jeans.
    Menggunakan celana jeans ketat yang terlalu sering akan memicu sel-sel endometrium (selaput lendir dalam rahim) untuk berusaha menjauhi rongga rahim lalu masuk ke bagian indung telur, sehingga dapat memicu terganggunya kesehatan reproduksi. Sirkulasi darah yang buruk juga dapat mengakibatkan terjadinya varises pada wanita.
  5. Asam lambung naik
    Sakit perut bukan berasal dari apa yang Anda makan, melainkan karena memakai celana dalam terlalu ketat.
    Celana yang terlalu ketat dan pemakaian di atas pinggang bisa menekan bagian perut Kemudian, menyebabkan naiknya asam lambung ke esofagus atau saluran yang menghubungkan tenggorokan dan lambung.

Gunakan Celana Yang Longgar

Menggunakan celanan ketat boleh saja asalkan jangan terlalu sering. Cobalah untuk memberikan selingan dengan memakai rok atau celana yang tidak ketat di lain waktu. Saat sudah berada di rumah, pastikan untuk memakai celana yang longgar atau bahkan daster yang lebih nyaman untuk digunakan. Celana yang longgar selain untuk kesehatan bisa mempengaruhi kenyamanan juga.

About : Citra Dewi Amd. Keb

Citra Dewi Amd. Keb

Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : April 17, 2019

    Pertanyaan Pengunjung :

    Telat Haid Dan Hanya Bercak Merah Ketika Haid Datang

  • Oleh : Yuli Ani
  • 4 tahun, 1 bulan yang lalu

    Selamat siang bu bidan,

    Saya seorang wanita berusia 22 tahun dan sudah menikah, akhir-akhir ini saya merasakan tidak enak badan seperti masuk angin, makan saya tidak selera, dan badan juga tidak enak rasanya. Masa haid saya juga terlambat 1 minggu lebih dan begitu dapat, sedikit sekali, seperti bercak berwarna merah kehitaman. Apakah kondisi itu dikarenakan saya sedang banyak pikiran dan stress? Atau ada gangguan penyakit lainnya? Sebelumnya, saya tunggu jawabannya ya bu.

    Berhubungan saat minum pil plasebo

  • Oleh : Istiana Agustin
  • 1 tahun, 6 bulan yang lalu

    Malam bu bidan, bu saya mau tnya, saya udh minum pil plasebo skali dan harusny malam ini sy minum pil plasebi, krn sy brhbngan intim dengan suami, krn takut hamil sy minum pil aktif lg, apakah sy akan hamil dok, trus besok sbaikny sy mengonsumsi pil plasebo atau aktif?

    curhat

  • Oleh : Aini Muti
  • 2 tahun, 8 bulan yang lalu

    Assalamualaikum bik sy mo nnya kan sy haid bulan kemaren tgl 19 oktber dan selsai haid tgl 25okt, nah sekarng sdh blan nov tgl 29 berart telat sdh bbrpa hari kan buk? Apa benar buk sdh di hitung 2 bulan

    Kapan masa subur pria?

  • Oleh : Riza
  • 3 tahun, 8 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan, saya penasaran nih apakah pria juga memiliki masa subur? Saya hanya tahu wanita saja yang memiliki masa subur. Mohon jawabannya bu bidan

    Kapan ita melakukan tespek yg akurat?

  • Oleh : Nenih Nurjanah
  • 1 tahun, 6 bulan yang lalu

    Assalamualaikum dok selamat pagi ,saya ai nenih dok mau bertanya kapankah melakukan tespek agar hasil lebih akurat ?

    Sedikit cerita saya haid tnggl 29 desember nah pas masa subur setelah selesai haid saya rajin 2x sehari kadang 3xsehari melakukan HB ..
    Nah ini sudah satu minggu dan malam saya tiba tiba mual ntah saya masuk angin atau apa tpi tdi subuh saya iseng iseng tespeck tpi hasilnya agak samar banget garis kedua, dan d fto gak kelihatan bangt klw d fto hasilnya negatif tpi pas d terawang sma saya ada garis tipis bnggt yg satunya pekat.. apakah akurat klw ditespek seminggu setelah berhubungan atau ada baiknya nunggu sampe akhir bulan ? Gmna dok minta infonya trmkasih wasalam

    Tanya Bidan