×

Penanganan Pada Korban Pelecehan Seksual

Bagikan Artikel :


Saat ini kasus pelecehan seksual sedang marak terjadi bahkan di media sosial sangat ramai memperbincangkan sebuah video yang merekam tindakan pelecehan seksual hingga rekaman tertangkapnya seorang pelaku pelecehan seksual.

Pelecehan seksual merupakan perilaku pendekatan yang terkait dengan seks yang tidak diinginkan dan dilakukan tanpa persetujuan atau kerelaan dari orang lain, baik secara verbal atau fisik yang merujuk pada seks. Bukan hanya pemerkosaan, namun aktivitas fisik seperti menyentuh bagian tubuh yang tidak seharusnya atau menggoda orang lain dengan sengaja dan memiliki tujuan tertentu pun dapat dikategorikan sebagai tindakan pelecehan seksual.

Dampak Besar Terhadap Korban Pelecehan Seksual

1. Rasa takut

Rasa takut yang di alami korban pemerkosaan akan membuat dirinya takut untuk bertemu dengan setiap lelaki. Hal ini terjadi karena dirinya selalu beranggapan bahwa semua lelaki akan melukai dan melakukan tindakan yang pernah di alami.

2. Depresi

Menyalahkan diri sendiri adalah salah satu efek jangka pendek dan jangka panjang paling umum, berfungsi sebagai naluriah untuk mengatasi masalah dengan penghindaran yang mengambat proses penyembuhan.

3. Bingung

Korban pemerkosaan akan mengalami kebingungan seperti bingung apa yang harus dilakukan, bingung dengan lingkungan masyarakat, bingung akan masa depan yang pasti akan menghantui korban pemerkosaan.

4. Ingatan yang buruk berulang kali

Kekerasan seksual, termasuk perkosaan, dipandang oleh wanita sebagai situasi yang mengancam nyawa, memiliki ketakutan umum akan mutilasi dan kematian sementara. Segera setelah perkosaan, korban sering mengalami syok. Mereka cenderung merasa mkedinginan, pingsan, mengalami disorientasi (kebingungan mental) gemetar, mual dan muntah. Pasca insiden, umum bagi korban mengalami insomnia, kilas balik, mual dan muntah, respon mudah kaget dan terkejut, sakit kepala tensi, agitasi dan agresi , isolasi, dan mimpi buruk, serta gejala disosiatif atau mati rasa dan peningkatan rasa takut dan kecemasan.

5. Kesakitan fisik mengakibatkandistress berat pada korban.

Pemeriksaan Laboratorium Korban Perkosaan

1. Pemeriksaan adanya sperma

2. Pemeriksaan adanya cairan semen (air mani)

3. Pemeriksaan adanya penyakit kelamin

4. Pemeriksaan adanya kehamilan

5. Pemeriksaan bahan lain dalam tubuh korban yang bisa dipakai sebagai petunjuk

Mengatasi Kehamilan yang Mungkin Terjadi

Pil kontrasepsi darurat mencegah pembuahan dari kasus pemerkosaan, dan tersedia secara bebas di pasaran, serta harus diminum dalam waktu 72 jam setelah pemerkosaan terjadi. Pil KB dijual bebas tanpa resep untuk wanita berusia 17 tahun dan lebih. Anda juga bisa mencari yang membutuhkan resep.

1. Berkonsultasilah dengan dokter atau pekerja di pusat pemulihan korban pemerkosaan tentang pil ini dan efek samping yang mungkin ditimbulkannya.

2. Jika usia Anda di bawah 17 tahun, Anda akan perlu resep untuk kontrasepsi darurat.

Cara Memulihkan Keadaan Korban Pemerkosaan

1. Selalu mendengarkan cerita yang disampaikan oleh korban.

Related Posts :

    2. Bersikap tenang. Hal ini dapat membantu korban merasa aman.

    3. Meyakinkan korban. Keluarga dapat menunjukkan empatinya terhadap peristiwa yang dialami oleh korban.

    4. Mempersiapkan korban terhadap kemungkinan yang akan terjadi selanjutnya. Korban mungkin memerlukan bantuan dari orang lain.

    5. Memberi dukungan dan meminta bantuan terhadap psikater jika trauma psikologis semakin membutuk

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : July 20, 2018

    Pertanyaan Pengunjung :

    Makan dan minum saat proses bersalin, bolehkah?

  • Oleh : Rani Anggraeni
  • 2 tahun, 6 bulan yang lalu

    Sore bu bidan.
    Saya saat ini tengah mengandung usia kehamilan tua, dan ini adalah kehamilan kedua saya. Saat persalinan saya yang pertama, saya kurang begitu banyak memiliki tenaga. Kata teman-teman saya, lebih baik pada persalinan kali ini saya ngemil jadi tenaga saya bisa bertambah. Yang mau saya tanyakan, jika saya makan atau ngemil dalam proses tahapan persalinan apakah berbahaya atau tidak? Terimakasih

  • Oleh : Rani Anggraeni
  • Sembelit Saat Hamil Usia 3 Bulan

  • Oleh : Sahputri Ramadhani
  • 2 tahun, 8 bulan yang lalu

    Selamat sore bu bidan, saat ini saya sedang hamil usia 3 bulan dan ini merupakan kehamilan pertama saya. Sudah lebih dari seminggu saya mengalami sembelit, susah sekali buang air besar. Apakah ini hal yang wajar? Dan bagaimana cara mengatasinya?. Mohon penjelasannya, terimakasih.

    Hamil

  • Oleh : reagantozier95
  • 11 bulan, 2 minggu yang lalu

    saya melakukan onani, kemudian saya mandi, ganti baju memakai sepatu lalu berkendara 15 menit kemudian tangan kanan saya jari telunjuk dan tengah menyentuh bagian atas vagina istri saya dan istri saya baru haid dapat 3 hari apakah bisa hamil ?

    Disentri

  • Oleh : Mocil Ngocol
  • 1 tahun yang lalu

    Cara mengatasi disentri dok

    Bisakah Setelah Melakukan Kuret Hamil Lagi ?

  • Oleh : Nenk Marsya
  • 2 tahun, 5 bulan yang lalu

    Bu bidan, kakak saya kemarin habis kuret padahal dikehamilannya yang pertama dia melahirkan secara normal dan sekarang baru hamil muda sudah keguguran. Tapi anehnya kakak saya gak kapok bu dan katanya ingin cepat hamil lagi, tapi yang pernah saya denger katanya orang yang sudah melakukan kuret itu susah hamil itu benar gak ya bu bidan ? Terima kasih.

  • Oleh : Nenk Marsya
  • Recent Topics

  • Baru-baru ini :

  • Follow Kami Di :

  • Tanya Bidan