×

Penyebab Dan Cara Mengatasi Varises Pada Wanita Hamil

Bagikan Artikel :

Gangguan kehamilan yang banyak terjadi pada wanita hamil, salah satunya adalah Varises. Varises terjadi karena pembuluh darah membengkak dan membesar, sehingga memunculkan garis-garis panjang, melingkat dan bergerumul di area panggul, kaki, juga paha dan betis ibu hamil. Pembuluh darah yang membengkak ini adalah pembuluh darah balik (vena) yang mengakibatkan penurunan terhadap dinding vena.

Umumnya pembuluh darah tersebut mengalami pembengkakan diakibatkan dari pengaruh hormon Progesteron. Dengan perkembangan janin di dalam perut, semakin memberikan tekanan yang lebih besar pada pembuluh darah di area panggul dan pembuluh darah besar. Sebenarnya Vena memiliki katup untuk menghentikan lajur darah yang kembali ke jantung dari alirannya yang terus mundur. Ketika katup tersebut tidak bekerja dengan baik, maka secara langsung pembuluh darah menjadi sesak. Akibatnya dinding pembuluh darah meregang dan membengkak, sehingga membuatnya terlihat jelas dibawah kulit.

Penting untuk Anda ketahui jika sebelumnya wanita yang belum hamil memiliki Varises, maka Varises yang terjadi saat hamil akan semakin parah. Begitu juga Varises yang terjadi pada wanita hamil diatas usia 40 tahun, atau pada kehamilan k-2, ke-3 dan seterusnya, juga pada kehamilan bayi kembar.

Varises tidak hanya menyebabkan gangguan pada penampilan saja, namun kaki bengkak dan nyeri juga biasanya timbul beriringan dengan munculnya Varises. Varises dapat terserang infeksi yang disebut dengan Prebitis. Kuman yang menjadi penyebab infeksi ini masuk kedalam tubuh justru saat ibu hamil dalam proses persalinan. Kuman yang telah berhasil masuk tadi akan mengikuti aliran darah hingga sampai ke bagian tubuh belakang yang terserang Varises sebelumnya. Hal inilah yang ternyata menyebabkan Varises tidak mau pergi setelah masa persalinan.

Kemunculan Varises ini ternyata cukup sulit untuk dicegah. Adapun cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampak dari rasa sakit yang terjadi akibat Varises, bisa dilakukan dengan sering-seringlah mengangkat kaki saat sedang tiduran untuk membuat posisinya lebih tinggi dibandingkan bagian tubuh lainnya. Cara ini bisa dilakukan selama beberapa waktu untuk mengurangi pembendungan darah.

Related Posts :

    Untuk ibu hamil, cara mengatasi Varises lainnya adalah jika berbaring, lakukan  dengan posisi tubuh miring ke arah kiri. Tujuannya agar pembuluh darah balik yang menuju ke jantung di belakang rahim, tidak tertekan.

    Cara lain untuk mengatasi Varises pada wanita hamil.

    1. Mengkonsumsi makanan sehat.

    Jika Anda, atau siapapun wanita hamil disekitar Anda yang menderita Varises, pastikan untuk membantu dalam mengatur asupan makanannya. Sangat baik jika wanita hamil penderita Varises mengkonsumsi jus buah-buahan terutama Blueberry dan Blackberry. Buah jenis beri tersebut memiliki kandungan pgimen alami yang dapat memperkuat dinding pembuluh darah. Konsumsi juga Vitamin E, karena Vitamin E membantu menurunkan risiko Varises semakin parah. Hindari mengkonsumsi makanan olahran yang justru bisa memperburuk kondisi Varises.

    2. Memastikan untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

    Wanita hamil dengan Varises sebaiknya tidak terlalu banyak mengkonsumsi kopi, teh, dan cola. Jenis minuman tersebut terkadang malah menyebabkan sembelit pada ibu hamil. Sebaiknya penuhi kebutuhan cairan tubuh penderita Varises dengan konsumsi air putih setiap hari sebanyak 8 gelas perhari.

    3. Melakukan latihan selama kehamilan.

    Latihan seperti berolahraga teratur dapat membantu mengurangi penumpukan lemak, juga menjaga sirkulasi darah lebih baik di pembuluh darah Anda. Pada ibu hamil, cobalah dengan bejalan, berenang, dan olahraga ringan lainnya yang direkomendasikan. Hindari olahraga berat seperti jogging, bersepeda, jenis olahraga tersebut malah akan membuat Varises semakin memburuk.

    4. Hindari penggunaan sepatu High heels saat hamil.

    Penggunaan High Heels pada wanita hamil yang menderita Varises sebaiknya berhenti dulu. Sepatu hak tinggi justru malah membuat pembuluh darah di area kaki terhambat alirannya. Selain itu, hindari posisi jongkok dan duduk dalam waktu yang lama. Kebiasaan menyilangkan kaki saat duduk, ibu hamil dengan Varises sebaiknya berhenti melakukan kebiasaan tersebut.

    5. Tidak memijat tepat di bagian Varises.

    Sangat tidak dianjurkan untuk Anda, wanita hamil yang menderita Varises memijat langsung tepat diatas pembuluh darah yang membengkak / diatas Varises. Sebaiknya Anda gunakan air dingin untuk peregangan otot-otot dengan cara mengkompresnya, dan tidak melakukan pemijatan. Selain itu, mengkompres dengan kain rendaman cuka sari apel juga baik untuk kaki yang terkena Varises. Lakukan sebanyak 2 kali sehari.

    Demikianlah selengkapnya ulasan mengenai Penyebab Dan Cara Mengatasi Varises Pada Wanita Hamil yang diterbitkan pada situs ini. Nantikan informasi seputar kebidanan lainnya yang mencakup anak, ibu hamil, kehamilan dan lainnya secara lengkap dan terurai.

    Semoga bermanfaat.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : September 21, 2016

    Pertanyaan Pengunjung :

    yeast cell

  • Oleh : Mbak aty
  • 3 tahun, 10 bulan yang lalu

    Siang.. bu sya pernah terkena yeast cell kemudian dksh obat neo gynoxa. Dan skrng saya sedang hamil,, apakah saya perlu cek urin lengkap lagi tidak ya utk mengecek msh ada yeast cell atau tidak

    Cara Mengatasi Ruam Merah pada Kulit Bayi

  • Oleh : Didin Bajarudin
  • 5 tahun, 2 bulan yang lalu

    Selamat siang bu bidan, saya mau tanya. Bagaimana caranya mengatasi ruam pada kulit bayi berumur 6 bulan yah ? Semalam muncul ruam merah pada kulit bayi saya. Mohon sarannya bu bidan, supaya bayi saya tak rewel terus akibat gatal pada ruam tersebut.

  • Oleh : Didin Bajarudin
  • Belum Haid Setelah Melakukan Kuret

  • Oleh : emilia
  • 5 tahun yang lalu

    Selamat sore bu bidan, saya merasa khawatir dan tidak tau kenapa akhir akhir ini haid saya tak kunjung datang juga. Semenjak saya melakukan kuret terhitung sekitar 5 bulan saya belum haid. Apakah tidak berbahya bu bidan ? Mohon penjelasananya

    Mual dan Muntah Saat Menjalankan Ibadah Puasa

  • Oleh : Ratna Fitria Febriani
  • 5 tahun, 3 bulan yang lalu

    Selamat siang bu bidan, saya mau tanya. Saya ini kan lagi hamil dan sekarang ini saya lagi puasa. Tapi belakangan ini saya sering merasa mual dan muntah lagi. Padahal di waktu awal-awal saya gak mengalami gangguan apapun. Tapi saya terus saja coba menyelesaikan puasa saya, dan sampai sekarang mungkin bisa dihitung yang batalnya. Yang saya takutkan itu, apakah kondisi yang saya alami ini bisa mengganggu kehamilan atau tidak ? Bagaimana solusinya bu bidan ? Terimakasih

  • Oleh : Ratna Fitria Febriani
  • benjolan

  • Oleh : jessica kheai
  • 1 tahun, 7 bulan yang lalu

    Selamat sore ibu bidan,, saya ibu rumah tangga usia 32 thn. Payudara sebelah kiri ada benjolan yg bs pindah pindah jika ditekan, dan kelenjar getah bening bawah ketiak membesar dan keduanya tdk kunjung hilang kurun waktu 1 thn belakang ini. Tdk terasa sakit at keluhan lainnya. Apa itu tanda2 dr kanker payudara? Terima ksh

    Tanya Bidan