×

Tidak Sedang Menyusui, Tapi Terdapat Pengeluaran Dari Puting. Apakah Kanker Payudara ?

Bagikan Artikel :

Tidak Sedang Menyusui, Tapi Terdapat Pengeluaran Dari Puting. Apakah Kanker Payudara ?

Adanya pengeluaran pada puting susu tidak selamanya dialami oleh ibu menyusui atau ibu hamil saja lho. Ternyata bisa dialami di seluruh kalangan usia termasuk bayi baru lahir dan pria. Pengeluaran cairan pada puting susu ini disebut dengan galaktorea. Galaktorea adalah kondisi yang terjadi akibat terlalu banyak prolaktin (hormon yang bertanggung jawab terhadap produksi air susu/laktasi). Prolaktin diproduksi oleh kelenjar pituitari, kelenjar yang berukuran sebesar kelereng yang berada di dasar otak dan bertugas mengeluarkan serta mengatur sejumlah hormon. Biasanya kondisi ini dapat mengeluarkan cairan bila disentuh atau dengan rangsangan.

Galaktorea bukanlah sesuatu yang membahayakan. Namun Anda perlu mengunjungi dokter untuk dilakukan evaluasi. Akan tetapi, jika cairan yang keluar disertai darah, benjolan di payudara, kerutan dan memar di kulit payudara maka bisa jadi itu karena suatu tanda dari kanker payudara.

Faktor Penyebab Galaktorea

1. Konsumsi obat-obatan tertentu seperti obat antidepresan, antipsikotik, dan obat darah tinggi.

2. Penggunaan kokain, mariyuana, dan opioid.

3. Konsumsi pil KB.

4. Tumor pituitari non-kanker (prolaktinoma) atau gangguan kelenjari pituitari lainnya.

5. Tiroid yang kurang aktif (hipotiroidisme).

6. Gangguan ginjal kronik.

7. Stimulasi payudara yang berlebihan, yang dikaitkan dengan aktivitas seksual tertentu, atau gesekan dengan pakaian yang terlalu lama.

8. Kerusakan saraf di dinding dada karena operasi dada, terbakar, atau trauma dada lainnya.

9. Operasi pada sumsum tulang belakang, adanya kerusakan atau tumor pada sumsum tulang belakang.

Gejala Galaktorea

a. Keluarnya cairan berwarna putih, kuning atau hijau secara berkesinambungan atau berselang.

b. Kebocoran ASI terjadi secara spontan atau secara manual (bisa satu atau kedua payudara).

c. Siklus haid tidak teratur

d. Timbul sakit kepala

e. Gangguan penglihatan

Klasifikasi Galaktorea

a. Galaktorea idiopatik

Kondisi ini menandakan bahwa jaringan payudara Anda sensitif terhadap hormon prolaktin. Saat jaringan payudara meningkat sensitivitasnya terhadap prolaktin, hal inilah yang kemudian memicu galaktorea.

b. Galaktorea pada laki-laki

Pada laki-laki, galaktorea dapat dikaitkan dengan kekurangan testosteron (hipogonadisme pria) dan biasanya mereka mengalami pembesaran payudara (ginekomastia). Disfungsi ereksi dan kurangnya keinginan seksual juga dapat dikaitkan dengan kondisi defisiensi testosteron.

Related Posts :

    c. Galaktorea pada bayi

    Galaktorea bisa terjadi pada bayi yang baru lahir. Kadar estrogen yang tinggi pada ibu akan melintasi pembuluh darah plasenta ke dalam aliran darah bayi. Sehingga bayi akan mengalami kenaikan hormon prolaktin, yaitu hormon yang bertanggung jawab pada produksi susu saat bayi dilahirkan. Hal ini dapat menyebabkan pembesaran kelenjar payudara bayi, dan juga dikaitkan dengan pengeluaran ASI pada bayi.

    Pengobatan Galaktorea

    Pengobatan galaktorea akan disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya. Kadang dokter tidak dapat menentukan penyebab pasti dari galaktorea. Biasanya, dokter akan merekomendasikan untuk menjalani terapi untuk memblok efek prolaktin atau menurunkan kadar prolaktin dalam tubuh. Menurunkan kadar prolaktin di dalam tubuh akan mengurangi kondisi galaktorea. Tapi apabila galaktorea disebababkan oleh faktor lain seperti :

    1. Penggunaan obat, maka dokter akan menyarankan penghentian obat atau penggantian dosis obat tertentu.

    2. Hipotiroidisme, maka dokter akan meresepkan obat levotiroksin untuk mendapatkan kadar tiroid yang cukup pada tubuh (terapi pengganti hormon tiroid)

    3. Jika penyebab adalah tumor pituitari (prolaktinoma), maka penggunaan obat untuk mengatasi tumor, atau operasi pengangkatan tumor dapat menjadi solusi.

    Hal-hal Yang Perlu Dihindari Jika Mengalami Galaktorea

    1. Jangan menyentuh puting selama aktivitas seksual

    2. Hindari juga memijat, memencet atau dengan sengaja mengeluarkan semua cairan dari puting. Dikhawatirkan hal ini bisa membuat bakteri masuk ke kelenjar susu, yang kemudian menyebabkan mastitis. Mastitis adalah kondisi di mana bakteri masuk ke dalam payudara melalui kulit (puting) yang pecah atau melalui saluran susu di puting.

    3. Hindari mengoleskan salep ke area puting tanpa resep dokter

    4. Kenakan pakaian yang meminimalkan gesekan antara kain dan puting payudara

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : January 10, 2019

    Pertanyaan Pengunjung :

    Bagaimana mengatasi kaki bengkak saat hamil

  • Oleh : dorthymickle
  • 1 tahun, 11 bulan yang lalu

    Selamat pagi, maaf bu bidan saya ingin menanyakan perihal kehamilan saya yang disertai dengan gejala kaki bengkak dan kini usia kehamilan saya menginjal trimester 3. Apakah hal ini wajar dan bagaimana cara mengatasinya ?

    Keputihan terus menerus

  • Oleh : Fithrotun Najihah
  • 1 tahun, 3 bulan yang lalu

    Assalamualaikum. Bu saya ingin menanyakan perihal keputihan. Saya keputihan semenjak saya duduk di krlas dua SMA itu hampir tiap hari. Sampai sekarang di waktu umur saya 24 juga masih mengalami hal yang sama. Saya sangat takut. Kadang keputihan itu warna putih kadang kekubingan mau ke hijauan. Kadang banyak dan berbau. Kadang tidak dok. Apa itu hal yg masih wajat atau bagaimana. Terus kalau mau di memeriksa biasanya di dokter spesialis apa dok. Terimakasih

    Benjolan di vagina

  • Oleh : Teresha Vio
  • 5 bulan, 1 minggu yang lalu

    Bu bidan kok di vagina saya itu kok ada benjolan ya, itu kenapa ya Bu bidan?

    Haid Lama, Tapi Hanya Flek

  • Oleh : Yayu Yu
  • 2 bulan, 1 minggu yang lalu

    Bu Bidan, izin bertanya. Usia saya 19 tahun, sudah sekitar satu tahun lebiy saya haid selalu 15 hari, tapi hanya keluar flek saja, tidak pernah keluar darah. Waktu saya usia 17 tahun kemaluan saya mengeluarkan darah segar setiap saat sampai beberapa hari, tapi setelah pergi ke dokter pendarahannya berhenti. Bagiamana ya bu bidan? Saya sudah pergi ke dokter hingga ke bidan untuk mengonsultasikan hal ini, tapi ujung-ujungnya hanya diberi obat saja, dan tidak kunjung sembuh. Apa sangat di perlukan untuk pergi ke spesialis bu bidan, mohon jawabannya bu bidan. Terima kasih banyak.

    Telat haid

  • Oleh : Lina Widyaningsih
  • 2 bulan, 1 minggu yang lalu

    Assalamu’alaikum bunda, mau tanya kalo telat haid hampir 2bln tp di tespek hasilnya kok negatif ya bun..
    Sblm nya juga tdk teratur masa haid nya

    Tanya Bidan