Manfaat Rambut Pubis dan Cara Merawatnya


Pada saat pubertas, terdapat peran kelenjar androgen adrenal yang bertanggung jawab dalam memulai pertumbuhan rambut pubis. Setelah masa pubertas rambut pubis akan terus tumbuh seiring berjalanya waktu. Namun hasil pengamatan ilmiah menemukan bahwa setelah mencapai panjang tertentu, rambut pubis akan berhenti tumbuh. Kemudian rambut pubis akan gugur, dan akan tumbuh rambut baru. Batas tumbuh rambut pubis setiap orang berbeda. Tetapi rata-rata mencapai panjang 5cm. Seiring pertambahan usia, dan semakin berkurangnya hormon reproduksi, rambut pubis akan menipis.

Membiarkan rambut pubis dalam keadaan panjang 5 cm memang membuat tidak nyaman. Keadaan yang sangat lembab akan memudahkan bakteri tumbuh berkembang di sektar vulva sehingga membuat gatal dan berbau. Mencukur rambut pubis secara teratur untuk kesehatan organ reproduksi dianjurkan, asalkan tidak mencukur habis karena rambut pubis berperang menjaga kondisi kelembaban organ reproduksi luar. Mencukur rambut pubis tidak seperti saat mencukur rambut halus di wajah atau kaki. Anda membutuhkan lebih banyak kesabaran dan perhatian khusus karena area genital sangat sensitif.

Alat Yang Dibutuhkan untuk Mencukur Rambut Pubis

a. Sisir, gunting kecil khusus grooming

b. Alat cukur manual dengan kepala berlekuk (pivoting razor)

c. Krim atau gel cukur, jangan gunakan sabun

d. Minyak cukur (tanpa parfum)

e. Pelembap biasa (tanpa pewangi), atau gel lidah buaya

f. Kaca

Bedakan peralatan cukur rambut pubis dengan peralatan cukur rambut tubuh lainnya. Ada bakteri dan ragi tertentu yang hidup di area selangkangan. Risikonya, bakteri dan ragi ini bisa menyebabkan jamur, seperti kadas atau kurap, yang menyebar.

Langkah-langkah Mencukur Rambut Pubis

a) Pangkas rambut pubis terlebih dahulu dengan gunting kecil

Rambut pubis memiliki tekstur yang lebih tebal, kasar, dan cenderung keriting. Saat mencukur rambut panjang dan keriting ini, mata pisau cukur akan menarik batang rambut sehingga memudahkan untuk tumbuh kembali ke dalam kulit, dan menyebabkan iritasi pada kulit. Selain itu, terburu-buru bercukur dapat menyebabkan luka cukur, gatal, atau rambut kesat (stubble). Sebelum mulai memangkas, gosok gunting dengan alkohol untuk mensterilkan mata pisaunya. Pangkas rambut pubis, tapi jangan sampai permukaan kulit untuk menghindari potensi rambut yang tumbuh ke dalam.

b) Awali dengan mandi airhangat

Awali dengan mandi air hangat untuk membuat proses bercukur lebih mudah dan tidak abrasif, serta menghindari dari risiko luka gores. Suhu hangat saat mandi memungkinkan kulit untuk melunak, dan meluruhkan minyak dan kotoran. Selain itu, air akan secara alami bertindak sebagai pelumas untuk melemaskan folikel rambut dan mencegah rambut tertarik. Setelah itu, keringkan dan tunggu beberapa menit untuk membiarkan kulit pulih.

c) Oleskan krim atau gel cukur

Pastikan kulit dalam kondisi lembap, tapi tidak terlalu basah. Jika memiliki kuas cukur, aplikasikan krim atau gel cukur dalam gerakan melingkar untuk mengangkat rambut dan mendapatkan hasil cukur yang lebih presisi. Tanpa kuas, cukup gunakan tangan Anda.

d) Mulai bercukur

Arahkan pisau cukur searah dengan lajur pertumbuhan rambut, jangan melawan arus. Menghadap kaca dan ditemani oleh pencahayaan ruang yang baik, gunakan tangan non-dominan Anda untuk menarik kulit genitalia Anda hingga tegang. Cukur perlahan dan jangan menekan pisau cukur. Hal ini akan membantu menghindari rambut kesat (stubble) dan rambut bertumbuh ke dalam. Metode ini juga akan mengurangi risiko iritasi atau bintil merah, karena mata pisau tidak akan menarik rambut ke arah yang berlawanan dengan arus tumbuhnya. Jangan mencukur di area yang sama terlalu sering. Bilas bersih alat cukur setiap kali selesai satu kali usapan dan sebelum memulai kembali.

e) Bilas bersih

Setelah mencukur bersih, bilas area genitalia Anda untuk menghapus sisa-sisa krim cukur guna menghindari gatal-gatal. Keringkan dengan baik, tepuk-tepuk dengan handuk bersih dan jangan digosok.

f) Oleskan pelembap

Anda dapat mencegah gatal dan iritasi dengan mengaplikasikan after-shave lotion, atau pelembap biasa tanpa parfum. Parfum akan mengiritasi kulit. Pilih produk pelembap yang mengandung lidah buaya, atau gunakan gel lidah buaya lidah buaya bersifat menyembuhkan, untuk mengurangi sensasi gatal dan iritasi.

Pertolongan Pertama pada Luka Iris/Gores

Jika Anda tidak sengaja tergelincir saat bercukur, jangan panik. Pastikan untuk membersihkan daerah genitalia Anda secara menyeluruh dengan sabun dan air hangat, serta alkohol. Jika luka goresnya dangkal, cukup berikan sedikit tekanan dengan selembar tisu bersih yang dibasahkan. Tekan selama 10-15 menit tanpa dibuka. Ini akan menghentikan perdarahan minor.

Jika perdarahan tidak berhenti setelah 15 menit, atau jika darah tampak mengucur keluar dari dalam luka Anda, segera dapatkan bantuan medis. Luka dalam mungkin akan memerlukan jahitan untuk menutup luka.

Manfaat Mencukur Rambut Pubis

1) Mencukur rambut pubis dengan tepat dapat membantu proses pembersihan produk kelenjar minyak atau keringat. Produk kelenjar ini dapat menyebabkan area kelamin menjadi lembab serta bakteri penyebab gatal, bengkak, dan kemerahan menjadi mudah berkembang biak.

2) Rambut pubis yang tipis akan mencegah bersarangnya tungau
atau kutu kelamin (Phthirus Pubis). Kalau terlalu tebal, pembersihan organ kelamin akan terganggu karena air yang kamu gunakan untuk membasuh tidak akan sampai ke organ tersebut.

3) Rambut pubis yang tidak dicukur dapat membuat keringat tertahan dan menyebakan kelembaban meningkat. Pada akhirnya juga bisa menyebabkan infeksi bahkan keputihan. Nah, kalau dicukur, partikel kotoran dan sel-sel kulit mati jadi lebih mudah dibersihkan.

4) Rambut pubis yang dicukur akan membuat organ reproduksi luar terlihat lebih bersih dan menarik bagi pasangan. Mencukur rambut pubis bisa meningkatkan gairah seksual saat sedang melakukan hubungan seksual.

5) Rambut pubis yang terpotong pendek dan rapi akan membuat penis terlihat lebih besar saat ereksi. Ukuran penis akan terlihat optimal saat sedang melakukan hubungan seksual.

6) Darah menstruasi yang tertinggal atau keputihan yang banyak akan menimbulkan rasa gatal pada kelamin jika belum di cukur. Berbeda jika rambut pubis sudah dicukur, akan lebih tipis dan lebih mudah saat harus membersihkannya.

Mencukur rambut pubis memang memberikan manfaat yang cukup besar, asal tidak mencukurnya sampai habis dan dilakukan dengan berhati-hati. Mencukur rambut pubis sebenarnya menyehatkan, pertumbuhan jamur dan kuman pun akan terhambat.

Citra Dewi Amd.Keb - July 23, 2018
Diskusi Dari:
Novita dwi

Selamat siang dok, saya mau tanya kalau mau konsumsi obat tapi konsumsi kopi dulu itu gak papa? Kalu misalkan boleh, paling di kasih jarak berapa jam sebelum mengkonsumsi obat? Jika saya konsumsi kopi sebelum obat, bagai mana dampaknya bagi kesehatan?

Dijawab Oleh : Novita dwi
Diskusi Dari:
salsa amelia

selamat siang ibu bidan, adik saya sedang mengandung dan sekarang kehamilannya sudah mau 10 bulan, tapi kok belum ada tanda-tanda melahirkan ya? menurut ibu saya, katanya adik saya ini mungkin hamil anak laki-laki, saya tidak tau itu benar atau ngga, tapi saya ingin mengetahui kebenaran tentang kondisi menurut ibu bidan. apa ngga masalah atau ada hal yang perlu diperiksakan lagi? itu saja, saya tunggu jawabannya

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Anonymous

Selamat pagi bu bidan saya Luna umur 29 tahun saat ini saya sedang hamil 36 minggu. MInggu lalu saya di opname karena mengalami ketuban yang rembes dan di sarankan untuk menjalani operasi caesar. Namun berat badan bayi dalam kandungan saya tergolong kecil dan di sarankan untuk menaikan berat badan bayi minimal 2 kg agar operasi caesar dapat di lakukan. Yang mau saya tanyakan bagaimana caranya menaikan berat badan bayi dalam kandungan. Mohon jawabannya

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Anonymous

Dok mw tya. Ni sy hamil anak prtma. Apkh normal usia 4bln anak sya sunsang ya dok. Blm bisa dlihat jnis klamin ny?

Dijawab Oleh :

Siang bu bidan.. Saya hamil anak pertama.. Usia kehamilan sy jalan 8 bln.. Tapi payudara saya blum ada tanda2 memproduksi asi.. Apa itu normal? Atau berbahaya? Apakah saat nanti melahirkan ada kemungkinan asi bisa keluar?

Dijawab Oleh : Sabilillah Anjani Cintakamoesllu