Masalah Umum Yang Sering Terjadi Pada Bayi Baru Lahir Dan Cara Penanganannya

Menjadi orang tua baru memang sangat menyenangkan, namun disamping itu hal lain pun bisa saja menjadi hal yang cukup menantang dan juga menegangkan.  Berbagai masalah terutama pada masalah kesehatan sering dijumpai pada bayi yang baru lahir. Untuk itu bagi Anda yang masih belum cukup untuk mengurus bayi yang baru lahir, mungkin Anda akan mengalami sedikit kerepotan untuk menghadapi hal tersebut.

Pada tubuh bayi baru lahir masih begitu rapuh, beberapa organ didalam tubuhnya belum bekerja dengan semestinya. Selain itu juga dari sistem kekebalan tubuhnya pun masih belum terbentuk dengan sempurna. Dari hal inilah yang membuat beberapa masalah dan juga penyakit akan lebih rentan atau mudah menyerang pada sang bayi tersebut, sehingga bagi orang tua sangatlah penting sekali agar untuk selalu menjaga kesehatan sang bayi.

Ada beberapa cara dalam mencegah timbulnya penyakit yaitu kita harus selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar bayi baru lahir, serta menghindari bayi tersebut dari jamahan orang banyak, karena hal itu dapat membuat kumat ataupun bakteri akan lebih mudah masuk kedalamnya.

Berikut ada beberapa masalah umum yang sering terjadi pada bayi baru lahir dan cara penanganannya :

Tersedak

Tidak jarang disaat sedang menyusui, bayi akan mulai tercekik atau tersedak. Jika hal ini terjadi maka peganglah bayi tersebut dengan muka menghadap kebawah, kepala lebih rendah daripada tubuh, kemudian tepuk punggung bayi dengan lembut. Biasanya bayi akan memuntahkan sebagian susunya yang sudah ditelan, beberapa kali batuk-batul, dan bisa bernafas kembali tanpa kesulitan.

Sembelit

Sembelit atau sudah buang air besar yang dikarenakan tinja yang terlalu keras tidak kenal pada bayi yang menyusui pada ibunya langsung. Pada bayi yang diberikan susu formula yang dilengkapi dengan zat besi akan mengeluarkan tinja yang lebih keras. Dalam cuaca yang sedang panas, sembelit akan menunjukkan bahwa sang bayi sedang memerlukan cairan tambahan.
Cobalah berikan susu/air lebih banyak pada bayi. Namun jika kondisi ini terus menerus, maka konsultasikan pada dokter.

Gumoh

Sebenarnya gumoh berbeda dengan muntah, meskipun keduanya sering terjadi pada bayi. Gumoh dan muntah sam saja mengeluarkan isi dari lambung. Namun gumoh terjadi tanpa didahului dengan rasa mual, seperti air mengalir, dan isi lambung keluarh begitu saja. Pada normalnya gumoh ini dialami oleh bayi pada usia 0-12 bulan.
Agar bayi tidak mengalami gumoh, sebaiknya bayi tersebut diatasi dengan membantu agar bayi sendawa. Caranya mengangkat bayi setelah diberikan ASI kemudian senderkan pada pundak kita.

Milia

Milia merupakan sejenis jerawat putih yang berukuran kecil, dan sering tampak pada bayi. Biasanya muncul pada bagian hidung, dahi, dan juga pipi. Hal ini terjadi karena tersumbatnya kelenjar minyak pada kulit.
Anda tidak perlu khawatir dan tidak memerlukan pengobatan yang khusus, karena milia akan hilang dengan sendirinya. Cukup basuh dengan air, dan hindari penggunaan lotion atau krim.

Masalah Bayi Kuning

Sebagian besar kelahiran bayi baik ataupun prematur mungkin akan mengalami penyakit kuning. Kondisi ini terjadi karena adanya penumpukan kadar bilirubin dalam darah. Fungsi dari organ hati yang masih belum bekerja dengan baik akan mengakibatkan kondisi tersebut terjadi.
Kondisi ini tidaklah berbahaya, sebaiknya berikan ASI pada sang bayi. Karena kebutuhan ASI yang terpenuhi akan membantu meredakan kondisi kuning pada tubuhnya.

Infeksi Tali Pusat

Dalam perawatan tali pusat harus diperhatikan dengan benar. Karena tali pusat harus dijaga dalam kebersihannya supaya tidak terjadi suatu infeksi. Pada umumnya tali pusat akan lepas dengan sendirinya setelah 1-2 minggu sesudah sang bayi lahir. Jika sedang memandikannya, dan tidak sengaja terkena air maka harus langsung mengeringkannya dengan kasa yang steril ataupun cotton bud.
Untuk perawatannta cukup dengan air matang. Tali pusat tidak dianjurkan untuk ditutup. Sebisa mungkin harus tetap kering.

Candle Crap

Candle Crap atau kerak pada kulit kepala sebenarnya tidak membahayakan. Hal ini disebabkan oleh adanya debu atau polusi udara.
Cara membersihkannya sangat mudah, cukup dengan menggunakan shampo bayi, atau membubuhkan minyak bayi pada kulit kepala tersebut sehari sebelum mengeramas bayi membantu pencairan muinyak dalam kerak dengan membasahkannya pada kulit kepala bayi. Maka dari itu usahakan kulit kepala bayi agar tetap sejuk dan juga kering.

Demikian informasi mengenai masalah umum yang sering terjadi pada bayi baru lahir. Semoga menjadi wawasan bagi Bunda baik yang sudah mempunyai anak maupun yang baru akan melahirkan 🙂

Citra Dewi Amd.Keb - January 28, 2017
Diskusi Dari:
Obey Hungkul

Pagi ibu bidan, saya mau tanya kenapa ibu hamil dilarang makan makanan pedas dan asam?

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Claudia harapankita

Selamat sore.Dok kalau bulan ini melakukan hubungan lalu haid dan bulan depan tidak melakukan hubungan sama sekali apakah bisa hamil?

Dijawab Oleh : Claudia harapankita
Diskusi Dari:
dawnagagnon511

Selamat pagi bu bidan, saya wanita usia 25 tahun dan suami saya usia 26 tahun. Sudah 6 bulan kami menikah dan saat ini sedang melakukan program kehamilan. Saat ini saya mengkonsumsi susu pra kehamilan dan natur E, apakah keduanya dapat membantu mempercepat kehamilan dan apakah ada efek sampingnya?? mohon jawbannya

Dijawab Oleh : dawnagagnon511
Diskusi Dari:
Alesha Zahra

Istri saya tengah mengandung usia 7 bulan, dan dia sering mengeluh pegal-pegal dibagian leher, kaki dan tangan, sehingga dia selalu minta untuk dipijat. Apakah boleh ibu hamil dipijat?

Dijawab Oleh : Alesha Zahra
Diskusi Dari:
Dessi Yudha Arisandy

Selamat pagi bu bidan, saya wanita berusia 25 tahun. Saat ini saya sedang hamil 3 bulan dan ini merupakan pengalaman pertama saya. Saya mau bertanya apakah ada pantangan makanan bagi ibu hamil muda yang memicu keguguran, takutnya saya salah makan mohin di jawab bu bidan terimakasih

Dijawab Oleh : Dessi Yudha Arisandy