Mengenal Dampak Buruk Pola Asuh Hyper Parenting Untuk Anak

Curhat bidan -, Tidak ada satu orang tua pun di dunia ini yang tidak menginginkan hal yang terbaik bagi anak-anaknya, tidak terkecuali anda. Pastinya orang tua menginginkan anaknya kelak tumbuh menjadi anak-anak yang sukses, cerdas, memiliki karir yang bagus sehingga menjadi sosok yang bisa di banggakan terutama dalam keluarga.

Namun, sayangnya banyak orang tua juga yang belum memahami karakter dan kepribadian yang di miliki oleh anak-anaknya. Seringkali para orang tua memaksakan kehandak salah satunya dengan menggunakan pola asuh yang sama pada semua anaknya, karena mereka menganggap pola asuh sebelumnya telah berhasil mereka terapkan pada anak-anaknya. Namun apakah anda mengetahui bahwasannya setiap anak memiliki bakat bahkan cita-cita yang berbeda?

Nah itulah adalah salah satu di antara ciri jika anda menerapkan pola asuh hyper parenting pada anak. Mungkin sebagian dari anda belum memahami benar apa yang di maksud dengan pola asuh yang satu ini. Untuk itu, anda bisa mengenal lebih dekat definisi dan dampak buruk pola asuh hyper parenting untuk anak, pada ulasan berikut ini.

Definisi pola asuh hyper parenting dan dampak buruknya bagi anak

Pola asuh hyper parenting adalah pola pengasuhan yang di lakukan secara berlebihan dari orang tua, sehingga para orang tua pun sangat protektif terhadap anak-anaknya. Dalam polaa suh ini sendiri, para orang tua memiliki derajat kontrol yang tinggi dan mutlak terhadap anak-anaknya. Selain itu, para orang tua pun sangat berusaha keras untuk mencermati apa saja yang di lakukan dan di berikan kepada anak-anak mereka.

Meski tujuannya sangat baik yakni sebagai bukti cinta kasih mereka terhadap anak-anaknya, dan suatu keinginanan besar untuk anak-anaknya menjadi generasi yang lebih baik dari kehidupan mereka, namun tanpa para orang tua sadari pola asuh ini nyatanya memiliki banyak dampak buruk pada kehidupan ana. Seperti halnya menimbulkan kemarahan yang besar karena anak merasa tidak memiliki kebebasan serta dampak yang paling buruk adalah kondisi tersebut dapat menghambat pertumbuhannya.

Selain dari pada itu, masih banyak lagi efek buruk yang di dapatkan anak dari pola asuh seperti ini. Beberapa dampak buruk pola asuh hyper parenting lainnya adalah sebagai berikut.

1. Anak menjadi mudah cemas

Pada umumnya, anak yang memiliki tekananan terhadap pola asuh ini menjadi tidak tenang dan mudah sekali menjadi cemas. Karena pola asuh ini selalu menyertakan orang tua di dalamnya. Sehingga anakpun sering kali tidak percaya diri dan kurang bebas untuk mengekspresikan dirinya  sewaktu orang tua mereka memantau dan bertindak seolah menyatapaminya.

Memang wajar jika orang tua memberikan dukungan di samoing anak. Namun tetaplah bijak dengan tidak mekasakan kehendak anda apada anak-anak. Biarkan mereka memilih apa yang mereka sukai. Dengan begitu anak-anak pun akan menjalaninya dengan penuh kegembiraan.

2. Emosi anak menjadi mudah meledak-ledak

Akibat nyaknya tekanan yang mereka dapatkan dari orang tuanya, terlebih saat perintah dan kemauan orang tuanya tidak sesuai dengan apa yang mereka sukai, kondisi ini pada akhirnya membuat emosi anak judah meledak.

3. Anak menjadi kurang aktif

Kebiasaan orang tua yang selalu mengarahkan dan mendiktekan, hanya membuat anak-anak mereka merasa di batasi. Maka dengan begitu, anak pun akan tumbuh menjadi pribadi yang pendiam, kurang kreatif dan cerdas.

4. Kesehatan anak menjadi terganggu

Dengan banyak tugas yang di berikan kepada anak di luar jam sekolah seperti mengikuti les, bimbingan belajar dan sebagainya membuat tenaga dan pikiran anak terkuras. Dan secara perlahan energi yang merka miliki akan semakin berkurang untuk mengahadapi berbagai kegiatan yang orang tua mereka tugaskan.

5. Deperesi pada anak

Pada umumnya anak-anak akan di buat sibuk dengan berbagi kegiatan mauopun tugas dari orang tuanya. Akan tetapi perlu untuk orang tua ingat, hal tersebut umumnya dapat membuat anak lebih sering murung, kurang bergairah, serta kurang mendapatkan teman karena susah bersosialisasi.

Kami harap sesudah membaca dan menyimak artikel mengenai dampak buruk dari pola asuh hyper parenting untuk anak ini, para orang tua bisa mengubah mola pikir serta pola asuh mereka dengan membenbaskan anak untuk berkreasi sendiri. Karena kondisi tersebut umumnya dapat mempengaruhi masa depan anak kelak sat mereka tumbuh deasa. Maka dari itu, jadilah orang tua bijak, sehingga anak-anak kita dapat menjadi kebanggaan dengan caranya sendiri.

Citra Dewi Amd.Keb - December 13, 2016
Diskusi Dari:
Fauzi

Halo Bu Bidan, saya mau bertanya, bolehkah bayi mandi dengan air dingin ? Sejak umur berapa bayi boleh dimandikan dengan air dingin ?

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Bunga Handayani

Siang Dok, Saya wanita berusia 22 Tahun mau bertanya tentang flek yang keluar seperti menstrulasi. Saat ini, saya sering kali haid yang tidak teratur yang sering kali mundur dan maju setidaknya 6 bahkan 10 hari dari tanggal bulan kemarin. Saat ini tubuh saya sering merasakan gejala gejala akan datangnya haid, namun tidak kunjung datang juga bahkan hanya keluar flek hitam sedikit saat cebok setelah buang air kecil. Sampai saat ini saya mersakan nyeri di bagian punggung dan kram dibagian perut seperti haid namun tak kunjung juga. Apakah ini kondisi yang normal dirasakan?

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Aryanto Id

assalamu’alaikum
bu bidan, saya ingin tanya dong kemaren anak saya berumur 4 bulan katanya harus diberikan vaksin DPT namun kemaren pas jadwal imunisasi lagi demam jadi saya telat memberikan vaksin nya. apakah itu tidak berbahaya ? apakah masih bisa diberikan imunisasi DPT tersebut ? terima kasih sebelumnya

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Anonymous

Selamat pagi bu bidan saya mau bertanya, saya siska umur 26 tahun sudah beberapa bulan ini saya mengalami mentsruasi dua kali dalam sebulan apakah itu normal. Dan apa penyebab menstruasi terjadi dua kali dalam sebulan? mohon penjelasannya trims

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Nelly Tampubolon

Assalamualaikum bu bidan …

Nama saya Disti Hanifa, saya sudah menikah sekitar 4 bulan ini dan kemarin saya mengaja menggunakan KB jenis suntik 1 bulan sekali untuk menunda kehamilan dan sudah 2 kali ini saya menggunakan KB suntik bu. Sekarang saya mau program hamil dan saya mau bertanya, untuk kembali mendapatkan kesuburan setelah KB berapa bulan bu ? Terus makanan apa aja yang harus saja hindari supaya program hamil saya lancar.

Terima kasih.

Perlu Jawaban