Mengenal Kelainan Galaktosemia Pada Bayi

Selamat datang di website Bidan Online dimana situs online yang memberikan informasi seputar kesehatan termasuk Mengenal Kelainan Galaktosemia Pada Bayi yang masih awam di telinga sebagian orang. Berikut informasi selengkapnya kami bahas di bawah ini.

Ada sebagian bayi yang diharuskan mengkonsumsi susu formula khusus bebas glaktosa karena adanya gangguan yang dialaminya dikenal dengan istilah medis glaktosemia klasik.

Galaktosemia merupakan kelainan yang menyerang bayi dan disebabkan karena jumlah glaktosa yang tinggi dalam darah sehingga mengakibatkan kekurangan enzim galaktose dan mungkin hal ini masih terdengar simpel sehingga Anda bertanya – tanya apa bahaya dari galaktosemia pada bayi ?

Galaktosemia merupakan kelainan yang berhubungan dengan asupan nutrisi yang diperlukan oleh bayi sehingga yang harus Anda lakukan ketika bayi Anda mengalami galaktosemia adalah memperhatikan asupan makanannya. Bayi yang diidentifikasi mengidap galaktosemia membutuhkan diet khusus gula dan hal ini dilakukan untuk menghindari adanya komplikasi yang bisa terjadi pada bayi. Asupan yang salah bisa menyebabkan bayi kekuranga energi dan bayi akan mengalami penurunan berat badan dan beresiko memicu adanya gangguan hati, dan jika penanganan yang dilakukan tidak tepat bisa menyebabkan keterbelakangan mental.

Penyebab galaktosemia pada bayi karena mutasi gen yang terjadi saat janin berada di dalam kandungan dan meskipun kemungkinan terjadinya 1:60.0000 tetap saja Anda harus tetap mewaspadai kelainan ini dengan tetap menjaga asupan makanan bayi dan memberikan nutrisi yang sehat dimasa kehamilan. Sebaiknya hindari juga mengkonsumsi obat yang tidak dengan resep dokter karena substansi kimia obat bisa memicu dampak buruk pada kehamilan.

Berikut di bawah ini beberapa penangann yang tepat untuk bayi yang didiagnosa mengalami galaktosemia :

  • Menghindari makanan yang mengandung galaktosa seperti susu yang mengandung laktosa, laktalbumin, kasein dan lainnya.
  • Anda bisa memberikan susu formula bebas laktosa atau susu khusus
  • Berikan tambahan kalsium untuk menambah pertumbuhan dan perkembangannya tidak terhambat. Anda bisa mengkonsultasikannya dengan dokter untuk suplemen kalsium yang sesuai dengan bayi Anda.
  • Rutin memantau kondisi kesehatan bayi Anda
  • Memberitahu anggota keluarga lain atau lingkungan sehinggab isa membantu mencegah terjadinya ganguan komplikasi pada tubuh bayi.

Pada kasus bayi yang mengalami galaktosemia, peluang untuk bayi bisa tumbuh normal cukup besar terlebih jika memberikan penanganan yang tepat sebelum usia 10 hari tapi kebanyakan orang tua baru menyadarinya setelah bayi mulai tumbuh dan menyebabkan ganguan keterlambatan berbicara dan lainnya. Maka dari itu diharapkan untuk orang tua agar lebih cermat dan mewaspadai setiap gejala normal yang dialami buah hati Anda.

Artikel Lainnya :

Citra Dewi Amd.Keb - July 8, 2017
Diskusi Dari:
Silvia Rizkiana Sari

Siang Bu Bidan, saya kan biasanya Haid atau Menstruasi tanggal muda sekitar tanggal 7 dan 8 tapi sampai saat ini saya belum merasakan gejala-gejala akan timbul haid, tapi timbul jerawat yang terasa sangat nyeri, apa itu ciri-ciri dari haid juga ?
Terimakasih

Dijawab Oleh : Silvia Rizkiana Sari
Diskusi Dari:
Anonymous

kenapa ya saya telat haid 1 minggu, memang sih 5 bulan kebelakang haid saya sempat tidak teratur, suka mundur. tapi 3 bulan kebelakang sempat teratur dan sekarang tidak teratur lagi. udah di tespek juga cuma 1 garis, takut kenapa-napa 🙁

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Amel Fayunl

Siang Bu..
Saya sekarang lagi hamil usia kandungan saya sudah memasuki 24 minggu, tapi akhir-akhir ini daerah vagina dan selangkangan saya sering sakit, terus mau pindah posisi tidur rasa sakitnya itu semakin terasa, apakah itu berbahaya untuk saya dan janin?

Dijawab Oleh : Amel Fayunl
Diskusi Dari:
Debby

Siang Bu Bidan,
Bayi saya usia 4 bulan sering muntah kalau sudah minum ASI. Muntahnya kadang banyak dan kadang sedikit. Apa penyebab bayi saya sering muntah ? Apa bayi saya baik-baik saja kalau sering muntah ?

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Jenni

Bu bidan saya sekarang sedang mengandung anak k 2, dan saat ini usia kandungan saya 4 bulan. Namun dikehamilan saat ini saya khawatir karena ternyata IUD yang sebelumnya masih terpasang. Bagaimana langkah yang seharusnya saya lakukan, saya takut mempengaruhi janin saya. Karena ada yang menyebutkan bila dilepas akan mengakibatkan keguguran. Mohon penjelasanan bu bidan.

Terimakasih

Dijawab Oleh : Jenni