Mengenal Kelainan Galaktosemia Pada Bayi

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Selamat datang di website Bidan Online dimana situs online yang memberikan informasi seputar kesehatan termasuk Mengenal Kelainan Galaktosemia Pada Bayi yang masih awam di telinga sebagian orang. Berikut informasi selengkapnya kami bahas di bawah ini.

    Ada sebagian bayi yang diharuskan mengkonsumsi susu formula khusus bebas glaktosa karena adanya gangguan yang dialaminya dikenal dengan istilah medis glaktosemia klasik.

    Galaktosemia merupakan kelainan yang menyerang bayi dan disebabkan karena jumlah glaktosa yang tinggi dalam darah sehingga mengakibatkan kekurangan enzim galaktose dan mungkin hal ini masih terdengar simpel sehingga Anda bertanya – tanya apa bahaya dari galaktosemia pada bayi ?

    Galaktosemia merupakan kelainan yang berhubungan dengan asupan nutrisi yang diperlukan oleh bayi sehingga yang harus Anda lakukan ketika bayi Anda mengalami galaktosemia adalah memperhatikan asupan makanannya. Bayi yang diidentifikasi mengidap galaktosemia membutuhkan diet khusus gula dan hal ini dilakukan untuk menghindari adanya komplikasi yang bisa terjadi pada bayi. Asupan yang salah bisa menyebabkan bayi kekuranga energi dan bayi akan mengalami penurunan berat badan dan beresiko memicu adanya gangguan hati, dan jika penanganan yang dilakukan tidak tepat bisa menyebabkan keterbelakangan mental.

    Penyebab galaktosemia pada bayi karena mutasi gen yang terjadi saat janin berada di dalam kandungan dan meskipun kemungkinan terjadinya 1:60.0000 tetap saja Anda harus tetap mewaspadai kelainan ini dengan tetap menjaga asupan makanan bayi dan memberikan nutrisi yang sehat dimasa kehamilan. Sebaiknya hindari juga mengkonsumsi obat yang tidak dengan resep dokter karena substansi kimia obat bisa memicu dampak buruk pada kehamilan.

    Berikut di bawah ini beberapa penangann yang tepat untuk bayi yang didiagnosa mengalami galaktosemia :

    • Menghindari makanan yang mengandung galaktosa seperti susu yang mengandung laktosa, laktalbumin, kasein dan lainnya.
    • Anda bisa memberikan susu formula bebas laktosa atau susu khusus
    • Berikan tambahan kalsium untuk menambah pertumbuhan dan perkembangannya tidak terhambat. Anda bisa mengkonsultasikannya dengan dokter untuk suplemen kalsium yang sesuai dengan bayi Anda.
    • Rutin memantau kondisi kesehatan bayi Anda
    • Memberitahu anggota keluarga lain atau lingkungan sehinggab isa membantu mencegah terjadinya ganguan komplikasi pada tubuh bayi.

    Pada kasus bayi yang mengalami galaktosemia, peluang untuk bayi bisa tumbuh normal cukup besar terlebih jika memberikan penanganan yang tepat sebelum usia 10 hari tapi kebanyakan orang tua baru menyadarinya setelah bayi mulai tumbuh dan menyebabkan ganguan keterlambatan berbicara dan lainnya. Maka dari itu diharapkan untuk orang tua agar lebih cermat dan mewaspadai setiap gejala normal yang dialami buah hati Anda.

    Artikel Lainnya :

    Penulis : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd.Keb - July 8, 2017
    Diskusi Dari:
    Karmila

    Selamat siang Dok, dok saat ini saya sedang panas dalam, dan ada 3 titik dan terus membesar. Saat ini sayah merasakan risih saat mengkonsumsi makanan pedas dan juga asin dan bahkan jika saya menelan makanan saya merasakan sakit, itu kenapa ya dok?

    Dijawab Oleh : Karmila
    Diskusi Dari:
    Nenk Marsya

    Bu bidan, kakak saya kemarin habis kuret padahal dikehamilannya yang pertama dia melahirkan secara normal dan sekarang baru hamil muda sudah keguguran. Tapi anehnya kakak saya gak kapok bu dan katanya ingin cepat hamil lagi, tapi yang pernah saya denger katanya orang yang sudah melakukan kuret itu susah hamil itu benar gak ya bu bidan ? Terima kasih.

    Perlu Jawaban
    Diskusi Dari:
    Luluk mukarromah

    halo bu . saya mau tanya cara mengatasi diare pada bayi yang baru 2 bulan itu bgaimana.

    terima kasih

    Dijawab Oleh : Luluk mukarromah
    Diskusi Dari:
    Tika

    Mohon masukan dan saran nya bu bidan.
    saya melahirkan sesar, setelah masa nifas selesai, saya berencana pakai KB IUD tetapi menurut bidan yang saya datangi tidak bisa,
    harus menunggu 3 bulan setelah operasi.
    Jadi, sebagai alternatif nya saya KB suntik 3 bulan, karena saya menyusui.
    tapi Setelah 3 bulan kemudian saya tidak suntik KB lagi. karena saya ingin Haid normal setiap bulan nya.

    Waktu itu saya suntik KB bulan oktober, sampe bulan ini saya belum dapat haid juga.
    jika saya berhubungan dengan suami pasti saya menggunakan Kondom. saya ingin pakai KB IUD, tetapi sampai saat ini saya blm haid.
    setau saya, pemasangan IUD dilakukan jika kita sedang haid.

    pertanyaan nya:
    kanapa yah, saya blm haid juga ? padahal saya sudah tidak pakai KB suntik lg.

    Terima Kasih.

    Dijawab Oleh : Tika
    Diskusi Dari:
    Aryanto Id

    assalamu’alaikum
    bu bidan, saya ingin tanya dong kemaren anak saya berumur 4 bulan katanya harus diberikan vaksin DPT namun kemaren pas jadwal imunisasi lagi demam jadi saya telat memberikan vaksin nya. apakah itu tidak berbahaya ? apakah masih bisa diberikan imunisasi DPT tersebut ? terima kasih sebelumnya

    Perlu Jawaban