Mengenal Tanda-tanda Bayi Terlambat Berkembang

Mengetahui perkembangan buah hati setiap hari, menjadi kebanggaan tersendiri bagi para orangtua. Selain pertambahan berat badan dan tinggi badannya, orangtua juga perlu mencermati perkembangan dari milestones bayi. Sebab, pada setiap anak akan memiliki waktu yang berbeda dalam mencapai milestones tertentu. Akan tetapi, apakah kita sebagai orangtua sudah mengetahui dan mengenali bagaimana tanda-tanda si kecil mengalami keterlembatan dalam berkembang?

Hal ini juga disampaikan oleh Dr. Marat Zeltsman dari Joe DiMaggio Children’s Hospital jika anak terlembat berkembang, berarti anak tersebut tidak dapat mencapai suatu milestones hingga batas usia maksimal yang terdapat pada milestones chart. Namun, akan lebih baik jika orangtua tidak mengambil kesimpulan sendiri, dan harus mendiskusikannya terlebih dahulu dengan dokter anak untuk informasi yang lebih akurat.

Sedikit informasi dibawah ini yang mungkin akan sangat bermanfaat bagi Bunda yang meiliki anak dengan ciri keterlembatan dalam berkembang.

A ) 0-2 Bulan.

1. Kesulitan menggerakan mata atau sering menjulingkan matanya.

2. Tidak merespons suara bising.

3. Tidak mengenali tangannya sendiri.

B ) 3-4 Bulan.

1. Tidak bisa mengikuti objek yang bergerak dengan matanya.

2. Tidak tersenyum saat melihat orang lain.

3. Tidak bergumam atau berusaha menirukan suara yang didengar.

4. Tidak berusaha memasukkan benda ke dalam mulut.

C ) 5-7 Bulan.

1. Kepala belum bisa tegak saat tubuh ditarik dari posisi tidur ke duduk.

2. Meraih sesuatu dengan 1 tangan.

3. Tidak bisa berguling.

4. Tidak tertawa atau memekik.

Jika si kecil kemudian mengalami banyak keterlembatan dalam semua bidang, maka penyebabnya bisa dipastikan karena beberapa faktor dibawah ini.

  • Encephalopathy; merupakan gangguan sebelum atau mendekati kelahiran; statis termasuk kelahiran premature.
  • Kelainan otak.
  • Kelainan kromosom.
  • Infeksi.
  • Serta encephalopathy progresif termasuk penyakit metabolik, sindrom neurocutaneous, sindrom Rett dan hydrocephalus.

Tidak hanya kelainan yang terjadi pada tubuh si kecil, keterlembatan dalam berkembang juga mempengaruhi bagaimana motorik anak dikarenakan sangat sedikitnya menerima rangsangan yang diteirma si kecil, baik mulai dari orangtua, pengasuh dan mainannya.

Perlu Anda ketahui sebagai orangtua, yaitu keterlembatan dalam perkembangan anak juga bisa terjadi karena faktor dari pola asuh. Kehati-hatian orangtua hingga super protektif berpengaruh besar terhadap keterlambatan perkembangan motorik si kecil.

Baca lainnya :

Citra Dewi Amd.Keb - January 10, 2018
Diskusi Dari:
Sherly davies

Selamat Siang Dok, Saya mau bertanya, saat ini saya sedang menunda kehamilan. Saya sering kali melakukan hubungan intim bahkan hingga 3 sampai 4 kali seharinya. Namun karena saya menunda kehamilan, saya selalu mengeluarkan sperma di luar. Yang saya mau tanyakan apakah dengan kondisi dan kebiasaan ini saya bisa hamil? dan apa dampak bahaya dan manfaat melakukan hubungan intim yang sering ini?

Dijawab Oleh : Sherly davies
Diskusi Dari:
Anonymous

Pada ibu hamil dengan mengkonsumsi semangka baik ndag dokter.

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Ivie Suci

Halo dok, saya Resy saat ini usia bayi saya 2 minggu dan saat usia 4 hari bayi saya disinar selama 2 hari, selama disinar bayi saya diberikan susu formula untuk antisipasi dehidrasi dan pulang kerumah banyak bayi saya banyak bab. Tapi sampai sekarang ini sekitar 9 hari dengan full asi belum bab juga, padahal minum asinya banyak dan buang air kecilnya juga cukup banyak. Ada yang harus dikhawatirkan ga yah dok ?

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Debby

Siang Bu Bidan,
Bayi saya usia 4 bulan sering muntah kalau sudah minum ASI. Muntahnya kadang banyak dan kadang sedikit. Apa penyebab bayi saya sering muntah ? Apa bayi saya baik-baik saja kalau sering muntah ?

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Asti Anisa

Selamat pagi, saya mau bertanya, bagaimana cara mengatasi kaki bengkak saat hamil? Terima kasih

Perlu Jawaban