×

Perlukah Menitipkan Orangtua Lanjut Usia Di Panti Jompo ?

Bagikan Artikel :

Perlukah Menitipkan Orangtua Lanjut Usia Di Panti Jompo

Jika orangtua mampu merawat dan memberikan fasilitas pendidikan pada anak hingga menjadi sukses, maka sudah seharusnya anak juga merawat dan memenuhi kebutuhan orangtua hingga akhir hayatnya. Jika sang anak sibuk dengan pekerjaan yang padat maka seharusnya mencari alternative lain sehingga orangtua tidak kesepian dan kesulitan dalam menjalankan aktivitasnya. Alternatif ini misalnya dengan menitipkan orangtua di panti jompo

Banyak orang yang mengklaim bahwa menitipkan orang tua di panti jompo adalah anak yang durhaka. Padahal menitipkan orangtua tidak melulu soal negative, tapi ada juga hal positifnya tergantung cara pandang. Misalnya agar orang tua aman dan memiliki perawatan yang cukup serta terhindar dari kesepian. Jadi sang anak yang menitipkan orang tuanya benar-benar tidak memiliki kapabilitas dalam merawat orang tuanya sehingga membutuhkan bantuan pihak lain. Perlu kita ketahui bahwa lansia adalah masa dimana manusia terus mengalami penurunan secara fisik, mental/pikiran dan daya inderanya. Dapat kita bayangkan, betapa tidak enaknya disaat manusia mengalami serba keterbatasan justru malah sendirian.

Di panti jompo, orang tua yang dititipkan bisa memperoleh pengawasan yang memadai. Ini hal yang bagus. Lebih bagus lagi kalau di panti malah dapat teman baru yang sama tuanya, jadi tidak kesepian.

Related Posts :

    Hal Yang Harus Dibenarkan Mengenai Image Panti Jompo

    1. Panti jompo/pondok lansia tidak seburuk seperti yang kita persepsikan. Umumnya panti benar-benar menjamin unsur pokok yang dibutuhkan lansia, papan, sandang dan pangannya. Jika waktunya makan pagi, siang, dan sore/malam ada yang menyediakan, jika waktunya ganti popok ada yang menggantikan, bahkan jika kesepian ada petugas yang menemani mengisi waktu kosong itu untuk dihibur.
    2. Jika Anda terpaksa sama sekali tidak dapat merawat orangtua sendiri itu bukan perbuatan durhaka sehingga berakibat dosa selama Anda bertanggung jawab penuh atas apa-apa yang dibutuhkan oleh orangtua. Berbakti pada orangtua itu banyak sekali bentuknya, dan Anda harus pandai-pandai memilihnya demi kebaikan semua. Jangan sampai pilihan yang Anda ambil menjadi bumerang bagi diri sendiri.

    Kelebihan Menitipkan Orang tua Di Panti Jompo

    1. Ada yang merawat
      Salah satu alasan menitipkan orangtua di panti jompo adalah gak ada waktu untuk merawatnya. Saat orangtua dirawat di panti jompo, kelangsungan hidup mereka justru lebih terjamin.
    2. Ada teman
      Kakek-nenek juga butuh sosialisasi. Di panti jompo, banyak teman sebaya yang bisa diajak ngobrol. Kalau di rumah, mungkin teman mereka hanya televisi atau radio. Pasti bosen dong. Sosialisasi bisa membuat orang lebih bahagia lho.
    3. Ada aktivitas atau kegiatan
      Selain bersosialisasi, para orangtua bisa beraktivitas secara rutin di sini. Salah satunya adalah olahraga atau senam lansia bersama teman seusianya. Para kakek dan nenek pun bisa terhindari dari kebosanan. Plus bisa lebih sehat karena dapat berolahraga secara rutin.
    4. Fasilitas lebih lengkap untuk kebutuhannya
      Panti jompo juga memberikan fasilitas untuk memenuhi kebutuhan para opa dan oma. Di antaranya pengobatan. Ketika di rumah tanpa perawatan intensif, mereka berisiko tak mendapat pengobatan yang diperlukan. Lain halnya dengan di panti jompo, yang punya catatan khusus tentang penghuninya dan apa saja yang dibutuhkan sehari-hari.

    Kekurgan Menitipkan Orang Tua Di Panti Jompo

    1. Tidak bisa bertemu setiap hari
      Menitipkan mereka ke panti wreda berarti kita gak bisa menjumpai mereka tiap hari. Kunjungan hanya bisa dilakukan sesuai dengan jadwal, biasanya weekend.
      Jadi, gak bisa sering-sering memantau langsung mereka. Meski begitu, kita bisa meminta laporan dari petugas panti jompo yang memberi perawatan.
    2. Tdaik dikelilingi keluarga
      Meski dikelilingi teman sebaya, para kakek dan nenek gak bisa menjumpai anak-cucu tiap hari. Keluarga jadi lebih jauh. Itulah kenapa jadwal kunjungan mesti dimanfaatkan betul. Jangan sampai melewatkan waktu bertemu yang terbatas itu.
    3. Ada biaya yang dikeluarkan
      Panti jompo gratis ada, tapi sangat terbatas. Itu pun hanya untuk warga miskin, yang betul-betul berhak.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : February 10, 2019

    Pertanyaan Pengunjung :

    IUD yang Masih Terpasang Saat Hamil, Bahayakah ?

  • Oleh : Jenni
  • 4 tahun, 1 bulan yang lalu

    Bu bidan saya sekarang sedang mengandung anak k 2, dan saat ini usia kandungan saya 4 bulan. Namun dikehamilan saat ini saya khawatir karena ternyata IUD yang sebelumnya masih terpasang. Bagaimana langkah yang seharusnya saya lakukan, saya takut mempengaruhi janin saya. Karena ada yang menyebutkan bila dilepas akan mengakibatkan keguguran. Mohon penjelasanan bu bidan.

    Terimakasih

    Payudara

  • Oleh : Nur Isti
  • 1 tahun, 10 bulan yang lalu

    Selamat malam.. Saya nur istiqomah dari kalimantan.. Saya sudah menonton cara sadari dari awal kangker atau tumor di dalam diri. Setelah saya cek memang ada benjolan. Yang ingin saya tanyakan tentang benjolan yang ada di payudara namun jika di tekan benjolan itu lari lari( tidak menetap) payudara saya juga sering nyeri.. Mohon jawaban nya.. Terima kasih. selamat malam

    Sdh hamil 8 bln blum ada tanda2 memproduksi asi

  • Oleh : Rennym
  • 4 tahun yang lalu

    Siang bu bidan.. Saya hamil anak pertama.. Usia kehamilan sy jalan 8 bln.. Tapi payudara saya blum ada tanda2 memproduksi asi.. Apa itu normal? Atau berbahaya? Apakah saat nanti melahirkan ada kemungkinan asi bisa keluar?

    mual, eneg saat makan, kehilangan nafsu makan saat hamil

  • Oleh : Mending Ora Usah Jenengan
  • 4 tahun, 1 bulan yang lalu

    Siang ibu bidan, saya mau tanya apa ibu hamil yang mual-mual dan eneg saat makan itu wajar? Saya juga kehilangan nafsu makan jadinya, solusinya gimana ya?

  • Oleh : Mending Ora Usah Jenengan
  • menstruasi tidak lancar

  • Oleh : Peggy Shintya
  • 2 bulan, 2 minggu yang lalu

    Hallo dok, perkenalkan nama saya peggy.usia saya 22 tahun.saya mengalami menstruasi yang tidak lancar.saya tidak menstruasi paling lama selama 6 bulan. sekarang sayang sudah tidak menstruasi selama 4 bulan.saya ingin menanyakan apa itu bahaya atau tidak?dan apa yang saya harus lakukan.sedang kan saya lihat dan baca info di media internet selalu yang sudah menikah.sedangkan saya belum menikah.terima kasih

    Tanya Bidan