×

ASI Seret? Pijat Laktasi Saja Bun!

Bagikan Artikel :

ASI Seret? Pijat Laktasi Saja Bun!

ASI memang makanan terbaik bagi si Kecil. Oleh karena itu bayi sebaiknya diberikan ASI ekslusif sampai usia 6 bulan, lalu melanjutkannya hingga 2 tahun. Tapi sayang banyak ibu beralih mengganti ASI dengan susu formula karena ASI yang seret.

Sehingga berbagai cara pun harus dilakukan untuk bisa meningkatkan produksi ASI. Mulai dari mengonsumsi ASI booster, menggunakan teknik power pumping, hingga melakukan teknik pijat laktasi.

Pijat laktasi ini sangat mudah dan bisa dilakukan di waktu senggang. Selain membantu meningkatkan produksi ASI, pijat laktasi juga bisa membantu melancarkan aliran ASI dan mencegah terjadinya sumbatan pada payudara, Ma.

Apa Itu Pijat Laktasi?

Pijat laktasi adalah salah satu teknik yang bisa dilakukan ibu baru melahirkan dan memiliki banyak manfaat bagi kelancaran menyusui. Salah satunya adalah membantu melancarkan produksi ASI. Teknik pijat laktasi juga bisa dilakukan saat terasa ada sumbatan pada payudara, yang diakibatkan oleh tidak lancarnya aliran ASI.
Dilansir dari Healthline, payudara bisa bengkak bila ASI tidak rutin diperah, sementara produksinya sedang banyak-banyaknya.
Apabila saat menyusui Bunda Mama kerap mengalami bengkak di payudara, pijat laktasi juga bisa dilakukan untuk membantu mengurangi bengkak tersebut.
Untuk melakukan pijat laktasi, pastikan Bunda sedang rileks dan tidak terburu-buru, ya. Sediakan waktu setidaknya minimal 15 menit. Akan lebih baik pula jika pijat laktasi dilakukan sebelum waktunya menyusui atau memerah ASI.
Jangan lupa cuci tangan terlebih dahulu. Kemudian siapkan minyak pijat yang berbahan alami dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya. Bunda bisa menggunakan minyak zaitun, baby oil atau minyak kelapa.

Langkah-langkah Melakukan Pijat Laktasi

  1. Duduk atau berdiri di depan cermin
    Akan jauh lebih baik jika Bunda bisa melakukan pijat laktasi di depan cermin. Bunda bisa mencari posisi yang nyaman, misalnya dengan duduk atau berdiri.
    Melakukan pijat laktasi di depan cermin akan membantu Bunda memastikan sudah melakukan beberapa tekniknya dengan tepat.
    Jika sudah di depan cermin, angkat satu sisi payudara dengan tangan kiri dan kemudian tahan bagian atas payudara tersebut dengan tangan kanan. Lakukan gerakan memutar secara perlahan dengan arah yang berlawanan.
    Misalnya apabila tangan kiri maju ke arah kanan, maka tangan kanan maju ke arah kiri. Lakukan gerakan ini sebanyak 20 kali.
  2. Gerakan naik dan turun
    Setelah gerakan pertama selesai, jika perlu ambil dan gosok-gosok telapak tangan Bunda dengan minyak lagi.
    Setelah itu posisikan kedua telapak tangan di sisi samping salah satu payudara. Rasakan apakah ada sumbatan atau bagian payudara yang mengeras.
    Gerakkan kedua telapak tangan gerakan naik dan turun secara bergantian, Ma. Jadi misalnya tangan kanan ke atas, maka tangan kiri ke bawah dan lakukan terus sampai 20 kali. Ulangi gerakan ini di sisi payudara yang lain.
  3. Pijat bagian sekitar puting
    Apabila Bunda merasa ada sumbatan di area dekat puting, maka teknik pijat laktasi berikutnya ini bisa membantu mengatasi masalah tersebut.
    Angkat salah satu sisi payudara dengan tangan kiri. Kemudian posisikan empat jari tangan kanan Bunda di sisi atas puting payudara tersebut, mulai dari jari telunjuk hingga kelingking.
    Lakukan gerakan melingkar di area sekitar puting atau area yang teraba keras seperti ada sumbatan, sampai terasa melunak. Lakukan gerakan ini setidaknya 20 kali juga.
  4. Temukan adanya sumbatan di puting
    Puting yang tersumbat juga bisa menjadi penyebab terjadinya mastitis dan mengganggu proses menyusui. Mastitis adalah peradangan pada jaringan payudara, yang biasanya terjadi karena proses menyusui yang tidak lancar. Sumbatan pada puting juga bisa menyebabkan terjadinya milk blister yang terlihat seperti jerawat pada puting.
    Apabila Bunda curiga mengalami hal ini, selain memijat area sekitar puting, ada baiknya Bunda juga melakukan pijatan di puting susu. Tapi lakukan pijatan ini dengan perlahan, ya.
    Dengan menggunakan posisi yang sama seperti sebelumnya, tempatkan empat jari tangan Bunda di atas sekitar puting, sementara ibu jari di sisi bawah puting. Lakukan gerakan melingkar di area tersebut 20 kali atau sampai sumbatan hilang dan aliran ASI bisa lancar kembali.
  5. Pijat area payudara sekitar ketiak
    Setelah sumbatan sudah mulai menghilang, Bunda bisa membantu melancarkan aliran ASI dari sisi luar payudara. Caranya, lakukan pijatan lembut dari bagian luar payudara atau area di bawah ketiak dan tengah belahan dada, menuju ke puting susu.
    Pastikan tidak ada lagi bagian payudara yang keras dan sudah lebih lunak ya, Ma. Jangan lupa melakukan pijatan ini pada sisi payudara yang lainnya.
    Selain pada payudara, pijat laktasi juga bisa dilakukan pada bagian tubuh lain untuk membantu membuat Bunda rileks. Misalnya di punggung dan tengkuk. Nah, untuk bagian tubuh ini sebaiknya Bunda meminta bantuan ayah atau anggota keluarga lain.
    Pijatan pada ibu menyusui di bagian-bagian tubuh ini dapat memberikan efek rileks, melancarkan aliran darah, dan membantu meningkatkan produksi ASI.

About : Citra Dewi Amd. Keb

Citra Dewi Amd. Keb

Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : October 2, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    Kehamilan

  • Oleh : dimas syahputra
  • 10 bulan, 1 minggu yang lalu

    Saya ingin bertanya apakah penis dimasukan ke dalam vagina hanya 1x(masuk langsung keluar)bisa menyebabkan kehamilan?

    Ciri Ciri Haid Selain Timbul Rasa Nyeri

  • Oleh : Silvia Rizkiana Sari
  • 4 tahun, 5 bulan yang lalu

    Siang Bu Bidan, saya kan biasanya Haid atau Menstruasi tanggal muda sekitar tanggal 7 dan 8 tapi sampai saat ini saya belum merasakan gejala-gejala akan timbul haid, tapi timbul jerawat yang terasa sangat nyeri, apa itu ciri-ciri dari haid juga ?
    Terimakasih

    Hamil bagi penderita diabetes

  • Oleh : uye (wanita)
  • 3 tahun, 12 bulan yang lalu

    Saudara saya saat ini berusia 34 tahun dan dia kini tengah hamil yang baru memasuki trimester 1, namun dia sering khawatir karena saudara saya memiliki riwayat diabetes saat ia masih muda. Hal yang ingin saya tanyakan yaitu amankah bagi diabetesi untuk hamil? dan apakah ada cara untuk mengatasi atau solusi baik bagi ibu dan janin? Mohon jawabannya.

    Letak janin

  • Oleh : Aprilia Indrawati
  • 3 bulan, 3 minggu yang lalu

    Selamat siang.. Maaf mau tanya,saya hamil 18 week,terus di bagian kolom letak janin,di isi TEGANG,itu maksudnya gmna yah ..

  • Oleh : Aprilia Indrawati
  • Program Hamil

  • Oleh : Uchi Susilawati
  • 4 tahun, 2 bulan yang lalu

    Selamat siang Dok. Saya sudah menikah kurang lebih 2 tahunan. Sampai saat ini saya belum hamil juga. Memang dulu saya sempat merasakan haid yang tidak biasanya saya rasakan. Saat ini, saya sedang bekerja di pabrik dan meraskan haid yang tidak biasanya saya rasakan yang membuat saya lemas dan bahkan mengeluarkan gumpalan darah sebesar ati aya. Yang saya mau tanyakan itu berpengaruh tidak dengan masalah kehamilan? soalnya sampai sekarang saya belum hamil juga, padahal sami saya sudah ingin segera memiliki keturunan

    Tanya Bidan