×

Benarkah ASI Yang Mengalir Deras Bisa Membuat Bayi Tersedak Saat DBF?

Bagikan Artikel :

Benarkah ASI Yang Mengalir Deras Bisa Membuat Bayi Tersedak Saat DBF?

Pertanyaan yang sering diajukan oleh ibu menyusui adalah “bu bidan apa iya terlalu kencag mengalir pada saat DBF dapat mengakibatkan tersedak?”. Jawabannya adalah Iya betul terkadang bisa tersedak. Lalu bagaimana dong solusinya? Yuk simak di bawah ini Bund!

  1. Memperlambat suplai ASI
    Menurut dokter spesialis anak berbasis di India Dr.Arti Sharma, ini adalah awal yang baik. Hal ini karena aliran ASI yang deras terjadi saat terlalu banyak penumpukan ASI di payudara.
    Saat menyusui dari satu sisi, katakanlah sisi kiri, dengan telapak tangan kanan, tekan puting payudara kanan ke arah rusuk dan hitung sampai lima. Tekanan balik ini, bila diterapkan beberapa kali setiap kali menyusui, mengirimkan sinyal ke tubuh untuk tidak menurunkan ASI di payudara itu.
  2. Menyusui dari satu payudara setiap sesi
    Sharma menyarankan untuk hanya dari satu payudara, per menyusui, sehingga payudara dapat dikosongkan sepenuhnya dengan manfaat tambahan menerima semua susu belakang yang kaya lemak.
    “Ini akan membuat mereka merasa kenyang dan menghentikan menyusui. Anda juga dapat mencoba apa yang dikenal sebagai “block feeding”, teknik di mana bayi hanya menyusu melalui satu payudara selama satu blok waktu, yang berlangsung beberapa jam,” ujarnya, dikutip dari Parenting Firstcry.
    Menurutnya, cara ini akan mengurangi suplai ASI di payudara lain sebelum Bunda mengganti payudara untuk block feeding berikutnya.
  3. Pastikan bayi melekat dengan benar
    “Telah diamati bahwa bayi yang putingnya tidak melekat dengan dalam, sering tersedak saat menyusu. Susu yang seharusnya langsung masuk ke tenggorokan mereka terakumulasi di mulut saat bayi menyusu dengan tidak benar,” kata Sharma.
    Di sisi lain, pelekatan yang kuat dapat membantu bayi menangani aliran ASI dengan lebih baik, Bunda.
  4. Mengganti posisi menyusui
    Mengganti posisi menyusui juga disarankan. Posisi yang berlawanan dengan gravitasi sangat membantu. Ini karena ASI harus bekerja melawan gravitasi untuk mengalir dan menghindari letdown. “Membiarkan bayi menyusu di lengan saat Anda berbaring di permukaan, juga merupakan posisi menyusui yang baik,” ujarnya.
  5. Hindari hal yang merangsang payudara
    Jika ASI mengalir deras, hindari merangsang payudara. Misalnya sedikit-sedikit pompa, padahal tidak terlalu diperlukan. Kemudian aktivitas lainnya yang merangsang payudara dan membuat ASI mengalir deras adalah mandi air hangat. Coba kurangi dahulu aktivitas ini ya, Bunda.

About : Citra Dewi Amd. Keb

Citra Dewi Amd. Keb

Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : August 14, 2022

    Pertanyaan Pengunjung :

    Makanan Pemicu Keguguran

  • Oleh : Dessi Yudha Arisandy
  • 6 tahun, 2 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan, saya wanita berusia 25 tahun. Saat ini saya sedang hamil 3 bulan dan ini merupakan pengalaman pertama saya. Saya mau bertanya apakah ada pantangan makanan bagi ibu hamil muda yang memicu keguguran, takutnya saya salah makan mohin di jawab bu bidan terimakasih

    Makan dalam proses tahapan persalinan, bolehkah?

  • Oleh : Reny Anggra
  • 6 tahun, 3 bulan yang lalu

    Sore bu bidan.
    Saya saat ini tengah mengandung usia kehamilan tua, dan ini adalah kehamilan kedua saya. Saya mau tanya, jika saya makan atau ngemil dalam proses tahapan persalinan apakah berbahaya atau tidak? Terimakasih

  • Oleh : Reny Anggra
  • Kanker ovarium pada wanita remaja

  • Oleh : Rhiyad Suhpriatin
  • 4 tahun, 2 bulan yang lalu

    Selamat sore bu bidan, saya mau tanya Apakah kanker ovarium ini bisa menyerang wanita atau remaja berusia 20 tahunan? Sebab beberapa dari gejalanya dialami? Terimkasih.

    Lepas KB udah 2 tahun

  • Oleh : Ratna Ayuningsih
  • 1 tahun yang lalu

    Ass..
    Saya udah lepas KB suntik 3bulan sekali selama 2tahun. Nah pas lepas pada tgl 20 oktober 2019 setelah sampai bulan desember 2020 tidak haid. Maka di bulan januari 2021 saya haid sampe bulan febaruari, nah maretnya ga haid april haid mei ga haid juni haid juli sampai september haid nah oktober tgl 26 haid. Apa masa kesuburan saya normal?

  • Oleh : Ratna Ayuningsih
  • vagina

  • Oleh : bintang kafah
  • 2 tahun, 2 bulan yang lalu

    assalamualaikum. saya mau nanya. sudah 3 hari ini ada benjolan sedang dan keras, letakny di area vagina tapi agak mendekati selangkangan. itu penyakit apa ya? apakah kista juga?

  • Oleh : bintang kafah
  • Tanya Bidan