×

Ciri-ciri Bayi Cukup ASI

Bagikan Artikel :

Ciri-ciri Bayi Cukup ASI

Banyak ibu yang menganggap bahwa ASI nya tidak bisa memenuhi kebutuhan si kecil sehingga menambahkan susu formula. Selain itu para ibu juga kebingungan berapa banyak kah ASI yang harus diberikan kepada si Kecil agar memenuhi nutrinsinya.

Nah sebetulnya ibu tidak perluu khawatir sebab ada tanda bayi cukup ASI yang bisa Anda perhatikan. Ketika bayi sudah cukup ASI, maka Anda tidak perlu khawatir karena kebutuhan nutrisi bayi telah tercukupi.

Related Posts :

    Tanda-tanda Bayi Cukup ASI

    1. Payudara terasa lebih lembut setelah menyusui
      Hal ini terjadi karena bayi telah mengosongkan ASI di payudara dengan sempurna sehingga payudara tidak lagi keras.
    2. Bayi tampak tenang dan kenyang setelah menyusui
      Ketika bayi mendapat cukup ASI, maka bayi tidak akan rewel kecuali jika terdapat masalah lain seperti sakit perut, ruam popok, dan lainnya.
    3. Berat badan bayi bertambah
      Berat bayi ketika lahir biasanya sedikit menurun di awal-awal kelahiran. Namun jika mendapat cukup ASI, maka berat badan bayi akan bertambah saat bayi berusia sekitar 2 minggu.
    4. Bayi buang air kecil 6-8 kali per hari
      Ketika bayi mendapatkan kolostrum, maka ia hanya buang air kecil 1-2 kali dalam 24 jam pertama kehidupannya. Namun, setelah bayi mendapat cukup ASI secara teratur atau setelah usianya 5 hari, maka intensitas buang air kecilnya bertambah menjadi 6-8 kali per hari.
    5. Bayi sering menyusu
      Bayi yang sering menyusu secara teratur kira-kira sebanyak 8-12 kali sehari, dan dapat menghisap payudara dengan benar, tentu akan memperoleh kecukupan ASI.
    6. Bayi ceria dan aktif ketika bangun tidur
      Jika bayi memperoleh kecukupan ASI terutama sebelum tidur, ia akan lebih aktif dan ceria ketika bangun tidur. Hal ini tentu bagus untuk perkembangannya.
    7. ASI ditelan dengan baik
      Ketika bibir bayi menempel ke puting payudara untuk menyusu, maka ia akan mengisap dengan cepat. Namun, jika gerakannya melambat dan tarikannya terasa lebih dalam, maka ia sedang menelan ASI. Selain itu, Anda juga dapat melihat dagunya turun ke bawah dan terdengar suara menelan. Bayi yang menelan ASI dengan baik tentu tidak akan mengalami kurang ASI.
    8. Warna feses kuning
      Warna feses juga penting sebagai tanda bayi mendapat cukup ASI. Ketika buang air besar pertama, biasanya feses berwarna hitam dan lengket. Namun setelah mendapat ASI, feses akan berwarna hijau dan berubah menjadi kuning dengan sedikit berair karena cairan ASI. Pastikan juga bayi buang air besar minimal satu kali sehari.
    9. Urine berwarna jernih
      Urine yang berwarna jernih dapat menandakan bayi cukup mendapat ASI. Sebab, jika bayi tidak mendapat cukup ASI, maka urinenya akan berwarna lebih gelap karena mengalami dehidrasi.

    Tanda Bayi Tidak Cukup ASI

    • Berat badan bayi turun terus menerus. Jika setelah lima hari kelahirannya, berat badan bayi tidak bertambah atau bahkan malah berkurang terus maka ini bisa menjadi tanda bayi tidak mendapat cukup ASI.
    • Popok bayi tetap kering setelah 4-6 jam.
    • Setelah lima hari kelahirannya, feses bayi berwarna gelap dan sedikit.
    • Urine bayi berwarna sangat gelap. Jika bayi memiliki urine yang gelap seperti jus apel, maka ini dapat menandakan bayi kekurangan cairan karena tidak mendapat cukup ASI.
    • Bayi sering rewel atau lesu. Jika setelah diberi ASI, bayi sering rewel atau terlihat lesu maka itu bisa menjadi tanda bayi tidak cukup ASI. Bayi yang sering rewel dapat pula menandakan dirinya lapar.
    • Mulut atau mata bayi tampak kering.
    • Bayi terlihat tidak kenyang. Meski sudah menyusu dalam waktu yang lama, namun bayi tetap rewel. Hal ini bisa disebabkan oleh ketidakmampuan bayi untuk menghisap puting susu.
    • Payudara tidak terasa lembut setelah menyusui. Jika payudara tidak terasa lembut setelah menyusui, maka dapat menandakan pengosongan ASI tidak sempurna.
    • Bayi tidak terdengar menelan ketika menyusu. Meski suara bayi ketika menelan ASI tidak selalu terdengar, Anda perlu memperhatikannya karena bisa saja bayi tidak minum ASI sehingga tidak mendapat cukup ASI.

    Yang Harus Dilakukan Ketika Si Kecil Mengalami Tanda-tanda Kurang ASI

    Jika Anda melihat tanda-tanda bayi tidak mendapat cukup ASI atau Anda tidak dapat menghasilkan produksi ASI yang cukup untuk bayi, sebaiknya berkonsultasilah pada dokter.
    Dokter akan memberi saran pada Anda untuk mengatasi masalah tersebut. Selain berkonsultasi pada dokter, teruslah menyusui bayi secara bergantian dari satu payudara ke payudara yang sebelahnya agar ASI dapat sepenuhnya kosong dan bayi mendapat cukup ASI.

    Hal Yang Perlu Dilakukan Agar Si Kecil Meneguk ASI Dengan Cukup

    • Rasakan mulut bayi saat menyusui, dan pastikan mulutnya sudah menyedot puting susu dengan benar.
    • Perhatikan lidah bayi. Gangguan pada lidah bayi, seperti tongue-tie, dapat membuat bayi sulit menyusu.
    • Periksalah payudara Bunda setelah menyusui. Jika tidak terasa lebih kosong atau lunak, mungkin Si Kecil tidak menyusu dengan baik.
    • Perhatikan sikap Si Kecil, apakah tenang atau justru gelisah.
    • Perhatikan juga warna kulitnya. Jika warnanya menjadi lebih kuning setelah minggu pertama kelahirannya, maka segera periksakan ke dokter.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : April 10, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    Saya hamil tapi sakit saat kencing

  • Oleh : Amel Sapiteri
  • 1 tahun, 4 bulan yang lalu

    Dok saya mau nanya ,saya kecing terus ,tapi kencing nya sedikit ,disaat saya mau kencing ,saya tidak tahan ,jadi saya kencing ditisu ,ternyata setelah kencing warna kencing nya merah dan berdarah ,itu kenapa ya dok?

    Menstruasi Setelah Melakukan Hubungan Suami Istri

  • Oleh : ALif AL Maun Yoyox
  • 5 tahun, 3 bulan yang lalu

    Assalamualaikum Bu Bidan, Melakukan hubungan pasangan suami istri sebelum masa menstruasi itu apakah termasuk pada masa subur ? Tapi kalau setelah berhubungan intim lalu terdapat darah haid bagaimana, apa kemungkinan bulan besoknya saya bisa hamil atau harus melakan hubungan pasangan suami istri lagi bu ? Terima kasih sebelumnya.

  • Oleh : ALif AL Maun Yoyox
  • kehamilan

  • Oleh : Gek Anik
  • 4 tahun, 8 bulan yang lalu

    selamat siang,
    saya dwik ingin menanyakan dulu saya kista,sekarang kista saya di nyatakan layu
    terus saya berhubungan badan karna saya menginginkan kehamilan,
    apakah mungkin bisa jadi kehamilan bila kista sudah layu
    mohon di bantu infonya,,
    terima kasih

    Tanda awal kehamilan

  • Oleh : I made oka putra Wirawan
  • 1 tahun, 10 bulan yang lalu

    Selamat pagi
    Saya mau tanya..tanda tanda awal kehamilan seperti apa.?
    Istri saya awal haid tgl 5januari 2020..siklus bisa 28 dan 30hari..pas tgl 16januari 2020 saya cek pakai alat ovulasi tetnyata positif..dan kami melakukan hub suami istri…
    Dari tgl 23 januari perut sebelah kiri bawah mulai kram2 sampai saat ini..kadang2 kram sampai ke punggung dan bagian tengah perut bawah..serta susah BAB dan sering buang gas..
    Tapi sampai sekarang belum ada nyeri d payudara..
    Apa mungkin istri saya hamil.?

    Terima kasih..

    Vagina

  • Oleh : Ety Nuryanti
  • 1 tahun yang lalu

    Ka mau tanya , saya kan lagi halangan dan ada tiba tiba ada benjolan merah di vagina itu kenapa ya

  • Oleh : Ety Nuryanti
  • Tanya Bidan