×

Dampak Jika Ibu Tidak Mau Menyusui Bayinya

Bagikan Artikel :

Dampak Jika Ibu Tidak Mau Menyusui Bayinya

Memberikan ASI atau sufor memang menjadi pilihan bagi ibu. Sebagian besar alasan ibu mengganti ASI dengan sufor karena ASI nya tidak keluar, karena pekerjaan, sakit berat, dan diet ketat untuk mengembalikan berat badanya.

Sangat disayangkan jika ASI ibu banyak dan memutuskan untuk tidak diberikan kepada si Kecil, karena ASI ini adalah nutrisi yang terbaik bagi bayi. Selain itu jika ibu bekerja ibu bisa memerah ASI dan menyimpannya di kulkas.

Nah jika ibu tidak ingin menyusui bayinya, maka aka nada beberapa dampak, salah satunya yaitu :

  1. Bertambahnya kerentanan bagi ibu dan anak
  2. Jika tidak menyusui maka tidak dapat pencegahan 1/3 kejadian infeksi saluran pernafasan atas (ISPA dan diare pada bayi
  3. Pengeluaran lebih besar karena harus membelu susu formula
  4. Bay i yang tidak menyusu ASI juga cenderung beresiko obesitas,
  5. Tidak mendapatkan 10% pencegahan kanker payudara dikemudian hari
  6. Tidak mendapatkan pencegahan dari penyakit diabetes tipe 2 karena menyusui berarti menyalurkan gula yang diproduksi lebih untuk bayi, sehingga tidak tertimbun di tubuh ibu.
  7. Ibu yang tidak menyusui beresiko lebih tinggi untuk menderita kanker ovarium

Kondisi Payudara Ibu Ketika Tidak Ingin Menyusui

Pada hari-hari awal setelah persalinan, kebocoran ASI mungkin akan terjadi. Selain itu, pembengkakan payudara mungkin juga terjadi. Jika ASI tidak dikonsumsi bayi atau tidak dipompa, produksi susu berhenti secara bertahap.

Dalam hitungan 6-7 hari, produksi susu bisa mencapai nol! Jadi, jika Ibu tidak menyusui, maka yang akan terjadi tak lain ialah produksinya yang macet. Produksi susu benar-benar tergantung pada kebutuhan bayi. Jika bayi mengonsumsi lebih banyak ASI, pasokannya juga akan meningkat.

Jika bayi tidak mengonsumsi susu apapun, pasokannya akan pasti menurun. Ibu yang tidak ingin menyusui bisa memakai bra pendukung yang mengikat payudara dan mengurangi pembengkakan payudara.

Jika perempuan memilih untuk tidak menyusui, tubuh akan menyerap susu kembali dan menghentikan produksinya. Jadi susu itu tidak sampai ke mana-mana. Itu hanya akan diserap. Sebagai efek samping, beberapa perempuan akan mengalami rasa sakit di payudara, saluran tersumbat, mastitis dan keluhan lainnya.

Related Posts :

    Solusinya, bicaralah dengan dokter tentang keputusan Ibu yang tak ingin menyusui. Dokter pastinya dapat membantu Ibu dengan menawarkan tip untuk mengatasi atau mencegah efek samping seperti jika Ibu tidak ingin menyusui.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : January 15, 2021

    Pertanyaan Pengunjung :

    Telat mens

  • Oleh : Aul Lia
  • 4 bulan, 3 minggu yang lalu

    Mlm dok, sya mau tanya. Sya sdh lebih dari 2 minggu belum mens. Tp pernah ada keluar bercak darah sedikit, tapi gak mens dok.
    Sya hari pertama terakhir mens tgl 21 agustus. Sampai sekarang blm mens.
    Ini karna murni telat mens atau hamil ya dok ?
    Soalnya waktu sya berhubungan sex, tidak keluar di dalam dok.

  • Oleh : Aul Lia
  • Berhubungan sehari setelah menstruasi

  • Oleh : Agus Putra
  • 7 bulan yang lalu

    Selamat sore buk , saya mau bertanya seputar kehamilan,
    Jadi gini buk,saya mempunyai seorang pacar yang masih perawan,suatu hari saya ingin melakukan hubungan badan dengan pacar saya,kebetulan saya melakukan hubungan badan sehari setelah dia menstruasi(rada – rada masih haid ),jadi pas saya melakukan hubungan badan,saya sebelum sebelumnya itu sering sekali mengeluarkan sperma saya sehari bisa 1 smpek 2 kali,saya keluarin 3 hari berturut turut sebelum melakukan hubungan badan sama pacar saya,pas saat saya berhubungan badan,saya menyentuh vagina pacar saya dan saya merasakan kalau ada cairan yang kluar dari dalam vagina pacar saya,pas saya hirup baunya khas ( lendir ) perempuan,setelah itu saya cuma memasukan kemaluan saya ke vagina pacar saya sampai berbunyi ” krek “,dan itu pun saya cuma memasukannya,setelah itu langsung saya cabut,dan saya mengeluarkan sperma saya di luar vagina pacar saya,
    Pertanyaan saya,apakah dapat mengakibatkan kehamilan ?
    Dan seumpama kalau ada setetes sperma yg msuk kedalan vagina,apa dapat menyebabkan kehamilan pada saat mens/haid?

    Sakit payudara

  • Oleh : Mhocye Uchlud
  • 7 bulan, 1 minggu yang lalu

    Dok saya sering mengalalami sakit payudara setlah haid 1 mnggu
    Dan akan berhnti sakitnya pas mau haid 1mnggu itu knpa yah dok

  • Oleh : Mhocye Uchlud
  • Bingung dengan seseorang yang ngasih harapan ke kita ngajak serius sedangkan dia

  • Oleh : fajar prasetyo
  • 1 tahun, 10 bulan yang lalu

    Dia tadinya mau ngajak serius sama saya dan saya juga mau serius sama dia …dan sedangkan dia punya pacar.
    Dia pernah ditinggal pacarnya nikah ?
    Saya takut kalau dia masih punya fikiran kalau menganggap cwo itu sama semua?

    Masalah haid

  • Oleh : Yunita Oktaviani
  • 3 bulan, 3 minggu yang lalu

    Bu bidan saya sudah menikah 1 tahun.
    Tp saya tdk haid sdh sekitar 11 bulan tp saya blm jg hamil. Sdh usg kata nya tdk ada miom atau kista. Masalah nya apa ya?

  • Oleh : Yunita Oktaviani
  • Tanya Bidan