×

Makanan Yang Perlu Dikonsumsi Ibu Menyusui Agar Si Kecil Gemuk Sehat

Bagikan Artikel :

Banyak orang tua mendatangi dokter spesialis anak agar bayinya diberikan suplemeb penambah berat badan. Padahal salah satu yang mempengaruhi berat badan bayi adalah kecukupan nutrisi ibu ketika menyusui. Oleh karena itu agar ibu menyusui memenuhi asupan nutrisi, ada beberapa makanan yang bisa dikonsumsi ibu menyusui agar bayi bisa gemuk dan sehat. Yang paling penting bagi ibu menyusui adalah mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang. Mengonsumsi makanan bergizi tinggi tidak hanya memberi energi, tetapi juga membuat tubuh tetap sehat. Selain itu, makanan yang bergizi akan memberikan kecukupan nutrisi bagi bayi yang disusui. Karena nutrisi dari makanan yang ibu makan akan terkandung di dalam ASI yang diberikan pada Si Kecil. Memang tidak selamanya bayi yang gemuk adalah bayi yang sehat, bayi yang kurus pun belum tentu tidak sehat. Tapi tentu setiap orang tua ingin bayi kecilnya terlihat gemuk yang sehat dan menggemaskan. Nah kita akan simak beberapa makanan yang perlu dikonsumsi ibu menyusui agar bayinya terlihat gemuk sehat. Makanan untuk Ibu Menyusui 1. Daun katuk dipercaya dan terbukti memperlancar dan meningkatkan kualitas ASI. Oleh Karena itu, daun katuk banyak diekstrak dan dijadikan tambahan kandungan susu ibu menyusui dan dijadikan tablet untuk ibu menyusui. Secara alami, daun katuk mudah didapat di pasar-pasar tradisional, karena menanamnya juga mudah. Katuk yang dikonsumsi langsung biasanya dimasak dengan sebutan sayur bening 2. Sayur dan buah Busui disarankan mengonsumsi tiga porsi sayur dan buah setiap hari. Pilihlah sayuran berwarna hijau dan buah yang berwarna terang, karena kandungan nutrisinya beragam. Beberapa jenis sayur dan buah yang bisa dipilih adalah bayam, wortel, brokoli, alpukat, tomat, dan kentang. 3. Protein tanpa lemak Ibu menyusui disarankan mengonsumsi setidaknya tiga porsi protein tanpa lemak dalam sehari. Sumber protein yang baik meliputi daging, ikan, dan telur, serta sumber protein nabati, seperti tahu dan tempe. 4. Kurma Kurma merupakan salah satu makanan alami yang dipercaya bahkan orang di dunia, banyak mengandung energi dan berbagai kandungan lain. Mengkonsumsi ini akan menghasilkan kualitas ASI yang sangat baik dan bayi cerdas, sehat, dan gemuk. Untuk itulah beberapa susu ibu menyusui saat ini ditambahkan kandungan ekstrak kurma. Manfaat kurma untuk ibu menyusui sangat banyak begitu pula manfaat kurma untuk bayi . 5. Biji-bijian Konsumsilah minimal empat porsi biji-bijian dalam sehari. Makanan yang termasuk biji-bijian ini adalah gandum dan kacang-kacangan. 6. Susu Selama menyusui, ibu juga disarankan untuk mengonsumsi susu setidaknya 2 gelas per hari. Susu mengandung banyak nutrisi, seperti kalsium, lemak, dan protein. Susu juga bisa menambah asupan cairan ibu agar terhindar dari dehidrasi. Selain susu, produk olahannya, seperti yoghurt dan keju, juga baik untuk dikonsumsi ibu menyusui. 7. Kalsium Kebutuhan kalsium ibu menyusui sama dengan kebutuhan ibu hamil, yaitu sekitar 1000 - 1200 mg per hari. Asupan kalsium ini bisa didapatkan dari susu, ikan, roti, kedelai, dan sereal yang diperkaya kalsium. Apabila asupan kalsium dari makanan kurang, ibu menyusui perlu minum suplemen kalsium. Namun perlu diingat, mengonsumsi kalsium pun sebaiknya tidak berlebihan. Hal ini karena kalsium yang berlebihan dalam tubuh dapat menyebabkan batu ginjal, dan gangguan penyerapan zat besi dan zinc. 8. Vitamin D Vitamin D penting untuk pertumbuhan tulang dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Dosis vitamin D yang tepat untuk ibu menyusui adalah 600 IU (15 mikrogram) per hari. Hindari mengonsumsi vitamin D lebih dari 4000 IU, sebab berisiko merusak ginjal dan hati. Meskipun ibu menyusui sudah mengonsumsi cukup vitamin D, ASI tidak serta merta mengandung vitamin D yang cukup untuk bayi. Karena itu, bayi perlu mendapatkan tambahan vitamin D. Namun sebelum memberikan suplemen vitamin D pada bayi, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter anak. 9. DHA ASI dapat mengandung DHA, terutama jika ibu menyusui rutin mengonsumsi makanan sumber DHA, seperti ikan dan telur. Jika jarang mengonsumsi makanan tersebut, ibu menyusui dapat mengonsumsi suplemen DHA, tentunya setelah berkonsultasi dengan dokter. Selama kebutuhan kalori dan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi ibu menyusui mencukupi, bayi dapat tumbuh gemuk. Namun perlu diingat, gemuk belum berarti sehat, jadi jangan hanya berpatokan pada berat badan. Fokuskan pada kecukupan jenis dan jumlah nutrisi dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, agar tumbuh kembang bayi dapat optimal.

Banyak orang tua mendatangi dokter spesialis anak agar bayinya diberikan suplemeb penambah berat badan. Padahal salah satu yang mempengaruhi berat badan bayi adalah kecukupan nutrisi ibu ketika menyusui. Oleh karena itu agar ibu menyusui memenuhi asupan nutrisi, ada beberapa makanan yang bisa dikonsumsi ibu menyusui agar bayi bisa gemuk dan sehat.

Yang paling penting bagi ibu menyusui adalah mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang. Mengonsumsi makanan bergizi tinggi tidak hanya memberi energi, tetapi juga membuat tubuh tetap sehat.

Related Posts :

    Selain itu, makanan yang bergizi akan memberikan kecukupan nutrisi bagi bayi yang disusui. Karena nutrisi dari makanan yang ibu makan akan terkandung di dalam ASI yang diberikan pada Si Kecil.

    Memang tidak selamanya bayi yang gemuk adalah bayi yang sehat, bayi yang kurus pun belum tentu tidak sehat. Tapi tentu setiap orang tua ingin bayi kecilnya terlihat gemuk yang sehat dan menggemaskan. Nah kita akan simak beberapa makanan yang perlu dikonsumsi ibu menyusui agar bayinya terlihat gemuk sehat.

    Makanan untuk Ibu Menyusui

    1. Daun katuk dipercaya dan terbukti memperlancar dan meningkatkan kualitas ASI. Oleh Karena itu, daun katuk banyak diekstrak dan dijadikan tambahan kandungan susu ibu menyusui dan dijadikan tablet untuk ibu menyusui. Secara alami, daun katuk mudah didapat di pasar-pasar tradisional, karena menanamnya juga mudah. Katuk yang dikonsumsi langsung biasanya dimasak dengan sebutan sayur bening
    2. Sayur dan buah
      Busui disarankan mengonsumsi tiga porsi sayur dan buah setiap hari. Pilihlah sayuran berwarna hijau dan buah yang berwarna terang, karena kandungan nutrisinya beragam. Beberapa jenis sayur dan buah yang bisa dipilih adalah bayam, wortel, brokoli, alpukat, tomat, dan kentang.
    3. Protein tanpa lemak
      Ibu menyusui disarankan mengonsumsi setidaknya tiga porsi protein tanpa lemak dalam sehari. Sumber protein yang baik meliputi daging, ikan, dan telur, serta sumber protein nabati, seperti tahu dan tempe.
    4. Kurma
      Kurma merupakan salah satu makanan alami yang dipercaya bahkan orang di dunia, banyak mengandung energi dan berbagai kandungan lain. Mengkonsumsi ini akan menghasilkan kualitas ASI yang sangat baik dan bayi cerdas, sehat, dan gemuk. Untuk itulah beberapa susu ibu menyusui saat ini ditambahkan kandungan ekstrak kurma. Manfaat kurma untuk ibu menyusui sangat banyak begitu pula manfaat kurma untuk bayi .
    5. Biji-bijian
      Konsumsilah minimal empat porsi biji-bijian dalam sehari. Makanan yang termasuk biji-bijian ini adalah gandum dan kacang-kacangan.
    6. Susu
      Selama menyusui, ibu juga disarankan untuk mengonsumsi susu setidaknya 2 gelas per hari. Susu mengandung banyak nutrisi, seperti kalsium, lemak, dan protein. Susu juga bisa menambah asupan cairan ibu agar terhindar dari dehidrasi. Selain susu, produk olahannya, seperti yoghurt dan keju, juga baik untuk dikonsumsi ibu menyusui.
    7. Kalsium
      Kebutuhan kalsium ibu menyusui sama dengan kebutuhan ibu hamil, yaitu sekitar 1000 – 1200 mg per hari. Asupan kalsium ini bisa didapatkan dari susu, ikan, roti, kedelai, dan sereal yang diperkaya kalsium. Apabila asupan kalsium dari makanan kurang, ibu menyusui perlu minum suplemen kalsium.
      Namun perlu diingat, mengonsumsi kalsium pun sebaiknya tidak berlebihan. Hal ini karena kalsium yang berlebihan dalam tubuh dapat menyebabkan batu ginjal, dan gangguan penyerapan zat besi dan zinc.
    8. Vitamin D
      Vitamin D penting untuk pertumbuhan tulang dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Dosis vitamin D yang tepat untuk ibu menyusui adalah 600 IU (15 mikrogram) per hari. Hindari mengonsumsi vitamin D lebih dari 4000 IU, sebab berisiko merusak ginjal dan hati.
      Meskipun ibu menyusui sudah mengonsumsi cukup vitamin D, ASI tidak serta merta mengandung vitamin D yang cukup untuk bayi. Karena itu, bayi perlu mendapatkan tambahan vitamin D.
      Namun sebelum memberikan suplemen vitamin D pada bayi, konsultasikan terlebih dahulu ke dokter anak.
    9. DHA
      ASI dapat mengandung DHA, terutama jika ibu menyusui rutin mengonsumsi makanan sumber DHA, seperti ikan dan telur. Jika jarang mengonsumsi makanan tersebut, ibu menyusui dapat mengonsumsi suplemen DHA, tentunya setelah berkonsultasi dengan dokter.
      Selama kebutuhan kalori dan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi ibu menyusui mencukupi, bayi dapat tumbuh gemuk. Namun perlu diingat, gemuk belum berarti sehat, jadi jangan hanya berpatokan pada berat badan. Fokuskan pada kecukupan jenis dan jumlah nutrisi dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, agar tumbuh kembang bayi dapat optimal.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : December 20, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    Mr.p

  • Oleh : Sandro Tobing
  • 9 bulan, 2 minggu yang lalu

    Assalamu’allaikum kak mau tanya makanan apa saja yang bisa meningkatkan Hormon dan bisa membuat ukuran mr p bertambah?

  • Oleh : Sandro Tobing
  • Ciri2 ibu hamil terkena rubella dan sejenisnya

  • Oleh : Rara Anteng
  • 2 tahun, 1 bulan yang lalu

    Dok mau tanya. Pas hamil 5 bln saya masuk rumah sakit karna semua otot saya sakit dan panas juga setelah itu memasuki usia kandungan 30w jari kaki tengah saya sakit sprt kesemutan itu sampai 1bln tidak hilang2. Dan sekarang memasuki 37w saya malah flu atau sering keluar lendir di hidung dan mulut apakah itu ciri2nya virus rubella dok, secara kerja saya sering berinteraksi dgn anak2 yg terkena rubella dari kandungan . terimakasih

    Masalah keputihan

  • Oleh : Venny Molan
  • 4 bulan yang lalu

    Selamat pagi dok.. mau bertnya apakah keputihan yg dialami setelah haid sampai pada jelang haid itu normal ya? Keputihan seiring berwarna putih kehijauan dan terasa gatal… Apakah ada solusinya ? Mohon masukannya

  • Oleh : Venny Molan
  • Impotensi

  • Oleh : Eko Priono
  • 2 tahun, 2 bulan yang lalu

    Dok saya mau tanya, saya kalo pagi hari ereksi, tp kalo kalo udah sore ereksi tp cuma sebentar, untuk obat yang aman menyembuhkan impoten apa dok

    Haid

  • Oleh : Nurlialah Alawiyah
  • 10 bulan, 3 minggu yang lalu

    Dok saya umur 19 tahun,udah dua bulan saya tidak haid,bagaimana ya caranya? Solusinya,smga d jawab ya,,makasih dok sebelumnya

  • Oleh : Nurlialah Alawiyah
  • Tanya Bidan