×

Pengaruh Menyusui Terhadap Kehidupan Seksual

Bagikan Artikel :

Pengaruh Menyusui Terhadap Kehidupan Seksual

Pada saat masa menyusui rasanya tubuh ini milik bersama. Ditambah lagi kita harus pinter-pinter mngendalikan diri saat mood yang tidak stabil yang salah satu penyebabnya karena hormone dan kelelahan. Selain itu harus siap sedia memberikan ASI kapanpun si Kecil mau dan melayani suami khususnya hubungan seksual kapanpun diminta. Ini perlu energy ekstra lho Bun!

Duh rasanya melakukan hubungan seksual pada masa menyusui itu banyak godaanya ya Bun, kalau di tolak takutnya suami malah jajan. Nah kali ini bidan Citra akan memberikan penjelasan beberapa perubahan kehidupan seks saat masa menyusui dan cara mengatasinya.

  1. Gairah hubungna seksual berkurang
    Pada masa menyusui, hormon yang ada di dalam tubuh wanita akan berubah. Salah satunya adalah hormon estrogen, yang dikenal sebagai hormon untuk membangkitkan gairah seks. Hormon estrogen ini akan menyusut saat Anda berada di masa menyusui.
    Sabar ya Bunda, hormone akan bertahap kembali normal saat si Kecil mulai MPASI.
  2. Payudara nyeri disentuh dan ASI rembes
    Nah agar hubungan seksual terasa nyaman, komunikasikan dulu dengan suami ya bun agar tidak memberikan rangksangan pada daerah payudara. Nah agar ASI tidak merembes saat ena-ena, gunakan bra dan breastpad. Coba berbagai posisi agar payudara tidak nyeri.
  3. Tidak percaya diri dengan bentuk tubuh yang masih bengkak
    Badan bengkak setelah melahirkan wajar ya bun, tapi jangan sampai mogok untuk melayani suami hanya karna bentuk tubuh, yuk ikuti berbagai olah raga yang aman untuk ibu menyusui. Nah untuk suami, beri diri istri untuk menerima dan kagum pada perubahan tubuh setelah melahirkan.
  4. Tubuh Anda terasa seperti milik bersama
    Untuk mengembalikan perasaan otoritas pada diri sendiri, bicarakan dengan Ayah, bagaimana ibu ingin diperlakukan saat ena-ena.
  5. Sesi ena-ena diinterupsi si Kecil
    Duh kebanyang dong lagi ena-enanya tapi si Kecil tiba-tiba nangis. Yuk cegah dengan quickie seks, tapi kalau sudah terlanjur, Ayah ngalah dulu ya demi si Kecil. Setelah itu bisa dilanjut lagi
  6. Vagina terasa kering
    Selain memengaruhi hasrat hubungan seksual, hormon estrogen juga berfungsi untuk menjaga kelembapan dan kelenturan vagina. Nah, saat hormon ini berkurang karena menyusui, maka vagina pun bisa jadi lebih kering. Tak jarang saat penis melakukan penetrasi, ini akan menyebabkan rasa sakit di vagina wanita. Inilah yang akhirnya membuat ibu menyusui cenderung enggan melakukan hubungan seks.
    Hal ini bisa diatasi dengan water based lubricant

Tips agar Hubungan Seksual tetap panas di masa menyusui

  1. Coba ganti dengan posisi baru
    Posisi seks yang Anda pilih bersama pasangan ternyata bisa menjadi salah satu kunci agar seks tidak menyakitkan bagi wanita menyusui. Nah, berhubung saat menyusui payudara akan terasa sakit, cari posisi yang lebih aman. Biasanya posisi woman on top (wanita di atas) atau spooning (suami memeluk istri dari belakang) bisa menjadi alternatif bercinta yang nikmat.
    Pada posisi ini, tangan, lutut, dan bagian samping tubuh (jika melakukan posisi spooning), akan menahan bagian tubuh, terutama payudara. Payudara pun tidak terlalu banyak menerima gesekan atau sentuhan saat bercinta.
  2. Gunakan pelumas seks
    Seperti yang telah disinggung di atas, pada masa menyusui, vagina tidak akan mengeluarkan cairan yang cukup sebagai pelumas alami. Tak jarang, wanita akan merasakan sakit saat penetrasi. Untuk mengakalinya, coba gunakan pelumas seks. Pelumas dirancang untuk melancarkan penetrasi pada vagina. Gunakan pelumas yang berbahan air agar lebih aman sekaligus nyaman.
  3. Kurangi rangsangan di area payudara
    Untuk menghindari makin turunnya gairah seks, lebih baik Anda hindari dulu atau sentuhan atau foreplay di area payudara secara keseluruhan. Payudara tidak hanya sakit, tapi biasanya akan basah juga saat masa menyusui.
    Namun, bukan berarti ini tidak bisa memaksimalkan kepuasan bercinta Anda dengan pasangan. Anda bisa mencoba sentuhan, seks oral, atau bahkan berciuman yang lebih lama untuk memuaskan foreplay bersama pasangan.

About : Citra Dewi Amd. Keb

Citra Dewi Amd. Keb

Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : April 27, 2019

    Pertanyaan Pengunjung :

    Tidak haid

  • Oleh : Trisna Trisna
  • 1 tahun, 9 bulan yang lalu

    Tidak haid selama setahun lebih setelah kuret, dan bisa haid kalo minum obat hormon

    Tidak bisa ereksi di pagi hari

  • Oleh : Ario Hanindito
  • 1 tahun, 10 bulan yang lalu

    Selamat sore curhatbidan, saya mau nanya ini saya pada tgl 12, hari sabtu,minggu dan senin saya keluar air mani tanpa disadari. dan saya merasa nyeri pada bagian kantung kemih, esokannya saya meriang dan pergi ke dokter ternyata saya infeksi kantung kemih setelah itu paginya saya merasa tidak bisa ereksi pada pagi hari apakah saya impotensi atau karena infeksi ya?

    Infertilitas sekunder

  • Oleh : Aisyah Putri Setiawan
  • 2 tahun, 2 bulan yang lalu

    Hallo bu bidan.. usia saya 35 thn dan sudah memiliki anak berusia 10 tahun yang lahir di tahun 2006, pada tahun 2008 saya hamil kembali tapi janin tidak berkembang dan harus kuret. Setelah kuret saya langsung pakai KB spiral selma 6 tahun. Dan sudah 2 tahun berjalan saya sudah lepas KB nya. Pertanyaan saya bu bidan, apakah saya termasuk kategori infertilitas sekunder karna sampai saat ini kehamilan belum terjadi kembali bu bidan. Terima kasih

    Fases bayu berwarna gelap cenderung kehitaman

  • Oleh : destiana
  • 3 tahun, 6 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan saya ingin konsultasi nih saya punya anak usianya baru 4 bulan ketika buang air besar fasesnya berwarna gelap, mulanya berwarna hijau gelap makin kesini fasesnya cenderung kehitaman. Apakah itu normal bu bidan dan kebetulan anak saya minum sufor sama ASI cuma lebih banyak minum sufor daripada ASI. Mohon jawabannya

    Haid sedikit

  • Oleh : Ndah Jumaidah
  • 1 tahun, 6 bulan yang lalu

    Assalamualaikum
    Dok saya sudah menikah 7bulan, haid saya selalu teratur siklusnya 22-24 hari, saya terakhir haid tanggal 15 maret dengan volume yang seperty biasanya 6 hari,
    Tapi pas harusnya tanggal 5 april saya haid itu tidak haid hanya kram perut ajah, dan selama semnggu itu saya selalu keputihan encer bening tidak gatal dan tidak berbau, tanggal 12 apr saya kluar darah bercak2 sja hanya 2 jam saya pikir haid tapi kok tidak sebnyak yg biasanya saya tespek negatf .saya periksa ke dokter spog katanya bukan penyakit, trs masuk ke bulan mei saya slalu kputihan encer bening dan tgl 6 mei sya harusnya sy haid cuman kluar bercak kuning, tgl 7 kliar bercak coklat tp sedikit tdk pakai pembalut
    Smpai tgl 8 saya kputihan encer lagi
    Apa itu normal dok .saya tspek ngatf trs

    Tanya Bidan