×

Pentingnya Dukungan Suami Saat Proses Menyusui

Bagikan Artikel :

Pentingnya Dukungan Suami Saat Proses Menyusui

Dukungan suami pada ibu menyusui akan memberikan banyak manfaat. Memang hal yang sederhana, tapi jika suami memberikan dukungan emosional akan membuat produksi ASI banyak, dan tumbuh kembang bayi optimal. Selain itu ibu pun akan lebih percaya diri dan pemulihan pasca bersalin akan semakin cepat.

Jenis-jenis Dukungan Suami

Dukungan emosional, spiritual, moral dan fisik adalah jenis dukungan yang Ayah perlu berikan untuk Ibu, peranan Ayah dalam fase ini disebut sebagai “Breastfeeding Father”. Dukungan Breastfeeding Father ini datang saat Ibu memasuki fase menyusui. Ibu akan merasa lebih nyaman dan tentram ketika dukungan ini datang, sehingga produksi ASI akan lancar dan berlimpah.

Salah Satu Bentuk Dukungna Suami

  1. Menemani istri dalam memeroleh informasi yang benar seputar menyusui.
  2. Memberi dukungan kepada ibu agar tetap semangat menyusui.
  3. Lebih banyak menghabiskan waktu bersama buah hati.
  4. Tidak takut untuk terlibat dan juga belajar dalam proses menyusui.
  5. Memastikan bahwa istri memiliki asupan nutrisi yang cukup saat menyusui.

Pentingnya Dukungan Suami

Peran suami saat ibu menyusui sangat penting terhadap keberhasilan proses pemberian ASI. Ingat, lancarnya produksi ASI juga tak lepas dari peran seorang ayah. Sebagai support system terpenting, dukungan suami dalam membantu tugas-tugas dan tanpa henti menyemangati akan membuat ibu menyusui merasa berharga, akhirnya meningkatkan kadar hormon bahagia, sehingga ASI bisa mengalir deras.

Suasana kehangatan dan kebersamaan yang dibangun dari hubungan Ayah dan Ibu ikut mempengaruhi kualitas menyusui. Karena peranan Ayah sangat penting dalam proses menyusui, jadi Ibu tidak akan sendirian saat merawat sang Buah Hati. Proses ini tentu akan menjadi ritual yang seru dan menyenangkan untuk Ibu, Ayah & sang Buah Hati!

Apabila Dukunan Suami Kurang

Produksi ASI sangat berkaitan erat dengan kondisi emosional Ibu. Jika Ibu merasa cemas, takut ataupun khawatir, tentu akan mempengaruhi produksi ASI. Asupan ASI yang kurang dapat mengganggu tumbuh kembang Si Kecil. Susu formula dapat diberikan jika ada indikasi medis tertentu sesuai dengan rekomendasi dokter, namun tetap ASI adalah sumber nutrisi yang terbaik untuk sang Buah Hati.

About : Citra Dewi Amd. Keb

Citra Dewi Amd. Keb

Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : September 3, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    Bisakah Setelah Melakukan Kuret Hamil Lagi ?

  • Oleh : Nenk Marsya
  • 7 tahun, 7 bulan yang lalu

    Bu bidan, kakak saya kemarin habis kuret padahal dikehamilannya yang pertama dia melahirkan secara normal dan sekarang baru hamil muda sudah keguguran. Tapi anehnya kakak saya gak kapok bu dan katanya ingin cepat hamil lagi, tapi yang pernah saya denger katanya orang yang sudah melakukan kuret itu susah hamil itu benar gak ya bu bidan ? Terima kasih.

  • Oleh : Nenk Marsya
  • Darah implantasi atau darah haid

  • Oleh : Siti Julaeha
  • 1 tahun, 10 bulan yang lalu

    Bu bidan.. Mau tanya kemarin waktu tanggal 22 aku keluar darah tapi cuman sedikit,, trus selang 2 hari yaitu hari ini darah nya keluar lagi

    Apakah itu darah haid atau darah implantasi?

  • Oleh : Siti Julaeha
  • Benjolan di payudara

  • Oleh : Farchah Dwiyani
  • 5 tahun, 2 bulan yang lalu

    Selamat pagi saya mau tanya adik saya umur 16 tahun ada benjolan kecil dipayudara sebelah kanan benjolan bisa digerakan dan tidak terasa sakit bahaya gak ya

    Amankah episiotomi saat persalinan?

  • Oleh : Muhammad Hanif Maulana
  • 7 tahun, 6 bulan yang lalu

    Selamat sore bu bidan, saat ini saya sedang mengandung usia 8 bulan, dan setelah melakukan USG ternyata bayi saya mempunyai berat badan yang tergolong bayi besar. Kata dokter, saya lebih baik melakukan episiotomi. Tetapi saya ragu dan takut akan rasa sakitnya, dan apakah episiotomi itu amak dilakukan? Mohon penjelasannya, terimakasih

    Kuret Akibat Keguguran

  • Oleh : Ramadhan
  • 5 tahun, 8 bulan yang lalu

    Siang Dok. Saya wanita berusia 27 Tahun. Kemarin saya melakukan kuret di Rumasakit. Tetapi kenapa ya, ko setelah kuret ini saya merasakan meriang dan demam walau demam tidak begitu tinggi. Selain itu, saya juga merasakan rasa nyeri pada bagian perut bawah, rasa pegal pegal serta badan yang tiba tiba menjadi lemas. Kira kira ini masalah kesehatan apa ya dok? Apakah mungkin ini terjadi akibat adanya infeksi setelah melakukan kiret? Terus apa yang bisa di lakukan untuk membantu menghilangkan masalah kesehatan ini?

    Tanya Bidan