×

Resep Mengolah Daun Kelor Untuk Para Ibu Menyusui

Bagikan Artikel :

Resep Mengolah Daun Kelor Untuk Para Ibu Menyusui

Banyaknya manfaat ASI membuat para ibu ingin selalu memberikan ASI meskipun sibuk bekerja. Bahkan ada ibu karir yang rela memeras ASI diwaktu luangnya demi terpenuhinya ASI pada si Kecil. Tapi kalau produksi ASI nya sedikit gimana nih? Nah kali ini Bidan Citra bakalan kasih tau makanan yang bisa menambah jumlah ASI, yaitu daun kelor. Daun kelor memang sudah dikenal sejak dulu sebagai makanan yang bisa menambah jumlah ASI dan sudah teruji laboratorium. Apa saja manfaatnya selain menmbah jumlah ASI ?

  1. Memperbanyak produksi ASI
    Seperti halnya manfaat daun katuk untuk ibu menyusui, daun kelor juga dapat digunakan untuk membantu memperbanyak produk asi. Daun kelor merupakan daun yang berasal dari pohon moringa oleifera yang memiliki banyak kandungan nutrisi baik mineral, vitamin, dan lainnya. Kandugan flavonoid pada daun kelor dapat membantu membuat produksi asi menjadi berlimpah. Manfaat daun kelor untuk ibu menyusui dalam hal memperbanyak produksi ASI tersebut sudah dibuktikan melalui penelitian ilmiah baik di dalam maupun di luar negeri.
  2. Meningkatkan kualitas ASI
    Daun kelor dikenal memiliki banyak potensi nutrisi yang terkandung di dalamnya beberapa kali lebih besar dari nutrisi pada bahan makanan lain. Daun kelor memiliki jumlah protein, vitamin, dan mineral, serta nutrisi lainnya yang dapat membantu meningkatkan kualitas asi. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa daun kelor memiliki kandungan zat besi 25 kali lebih besar dibandingkan bayam, vitamin C 7 kali lipat dibanding jeruk, vitamin A 4 kali lipat dibanding wortel, kalsium 4 kali lipat dibanding susu, potasium 3 kali lipat dibanding pisang, dan protein yang 2 kali lipat lebih banyak dibanding susu. Berbagai kandungan berlimpah tersebut dapat dikonsusmsi sebagai salah satu cara meningkatkan kualitas asi agar bayi gemuk.
  3. Mengurangi gangguan perut
    Manfaat lain daun kelor untuk ibu menyusui adalah dapat membantu mengurangi gangguan yang terjadi pada perut seperti kram dan nyeri sisa proses persalinan. Kandungan zat besinya juga dapat membantu mengembalikan kebutuhan zat besi yang banyak hilang pasca melahirkan.
  4. Menjaga berat badan ibu menyusui
    Berat badan merupakan salah satu hal yang menjadi konsen ibu pasca proses kehamilan yang secara umum meningkatkan berat badan. Untuk membantu menjaga berat badan agar selalu seimbang maka konsumsi daun kelor secara rutin dapat dilakukan oleh ibu menyusui.
  5. Menghalangi terjadinya infeksi bakteri
    Daun kelor juga memiliki senyawa antibakteri yang dibuktikan dalam sebuah penelitian. Dengan kandungan senyawa antibakteri tersebut maka daun kelor dapat bermanfaat untuk melindungi tubuh ibu menyusui dari kemungkinan adanya infeksi bakteri.
  6. Meningkatkan daya tahan tubuh
    Berbagai kandungan vitamin C dan antioksidan yang terdapat di dalam daun kelor dapat membantu ibu menyusui dalam meningkatkan daya tahan tubuhnya. Peningkatan daya tahan tubuh tersebut dapat menjadikan ibu menyusui lebih kuat dan tidak rentan terhadap berbagai resiko penyakit sehingga tidak terjadi gangguan dalam proses menyusui.
  7. Memperlancar sistem pencernaan
    Maag bisa saja terjadi pada ibu menyusui yang akan menimbulkan rasa sakit berlebih pada bagian perutnya sehingga harus dicegah agar tidak terjadi. Kandungan antiinflmasi pada daun kelor dapat membantu mengatasi sakit akibat maag dan membantu memperlancar sistem pencernaan ibu menyusui.
  8. Menyehatkan kulitManfaat lainnya yang dapat diperoleh ibu menyusui dengan mengkonsumsi daun kelor adalah dapat menyehatkan kulitnya. Kesehatan kulit tersebut dapat diperoleh melalui kandungan vitamin C, antioksidan, dan beberapa mineral penting lain yang terdapat di dalam daun kelor.
  9. Mencegah terjadinya diabetes
    Tingginya kandungan seng pada daun kelor mampu membuatnya memiliki manfaat sebagai anti diabetes alami. Dengan adanya anti diabetes tersebut dapat menurunkan resiko ibu menyusui mengalami diabetes. Konsumsi daun kelor ini sangat cocok bagi ibu menyusui yang sudah memiliki riwayat diabetes.
  10. Menstabilkan emosi dan mood ibu menyusui
    Tingginya beban yang harus dihadapi oleh ibu menyusui untuk membesarkan serta memperhatikan perkembangan bayinya menjadikan kestabilan mood dan emosi sering tidak dapat terjaga. Untuk membantu mengatasi masalah tersebut, konsumsi daun kelor dapat membantu ibu menyusui untuk mengontrol emosi dan moodnya.
    Itulah beberapa manfaat daun kelor untuk ibu menyusui yang bisa didapatkan dengan mengkonsumsinya secara rutin melalui beberapa bentuk olahan sesuai selera, jika sang Ibu tidak menyukai aroma ataupun rasa dari daun kelor maka dapat juga mengkonsumsi secara rutin Kapsul Bubuk Daun Kelor.

Kandungan Daun Kelor

Daun kelor berasal dari pohon kelor, yang punya nama latin moringa oleifera. Daun kelor didukung oleh rentetan nutrisi yang penting bagi tubuh, seperti vitamin A, B, dan C. Per 100 gram daun kelor juga mengandung 75 kalori, 60 gram protein, 13 gram karbohidrat, dan 353 mg kalsium. Selain itu, daun kelor mengandung zat besi yang bisa mencegah anemia. Total kandungan nutrisi dalam 200 mg daun kelor bahkan setara dengan 4 butir telur dan 2 gram susu. Sehingga ibu menyusui yang rutin mengonsumsi kapsul daun kelor sebanyak dua kali sehari mengalami peningkatan produksi ASI yang cukup tinggi.
Bagi ibu menyusui yang harus mengonsumsi makanan bernutrisi tinggi demi menjamin ketersediaan ASI untuk buah hati, daun kelor adalah salah pilihan yang tepat. Namun, konsumsi daun kelor tetap harus diimbangi dengan menu makanan sehat lainnya.

Cara Mengolah Daun Kelor Untuk Dikonsumsi

Ada perbedaan penggunaan daun kelor di Indonesia dengan di negara-negara lain. Biasanya, di negara lain daun kelor diubah menjadi esktrak dalam bentuk kapsul siap minum.
Di Indonesia, daun kelor seringnya diolah menjadi jamu rebusan yang Anda minum airnya beberapa kali sehari, atau dilalap daunnya untuk teman lauk makan nasi. Selain itu Anda juga bisa mengolahnya menjadi salad sayur yang dicampur dengan mayonnaise atau menjadi makanan hits jaman kini yaitu vietnames rolls.

About : Citra Dewi Amd. Keb

Citra Dewi Amd. Keb

Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : February 17, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    Bayi Berkeringat Di Malam Hari

  • Oleh : Himawan
  • 1 tahun, 9 bulan yang lalu

    Pagi bu Bidan, saya punya bayi usianya baru 8 bulan 10 hari. Setiap tidur di malam hari bayi saya selalu berkeringat. Apalagi saat terbangun dan saya kasih ASI, keringatnya malah semakin mengucur padahal AC diruangan sudah mencapai 23 derajat. Itu normal gak bu bidan ? Terima kasih.

    Flek Cokelat

  • Oleh : Dian Poenya Raizo
  • 2 tahun, 2 bulan yang lalu

    Assalamu’alaikum Bidan saya mau tanya dalam istilah medis ada kata SADARI
    apa perlu kita mendatangi Bidan di kota kita dan dokter kandungan?
    bagaimana maksudnya?mohon dibalas.

    Infertilitas sekunder

  • Oleh : Aisyah Putri Setiawan
  • 1 tahun, 8 bulan yang lalu

    Hallo bu bidan.. usia saya 35 thn dan sudah memiliki anak berusia 10 tahun yang lahir di tahun 2006, pada tahun 2008 saya hamil kembali tapi janin tidak berkembang dan harus kuret. Setelah kuret saya langsung pakai KB spiral selma 6 tahun. Dan sudah 2 tahun berjalan saya sudah lepas KB nya. Pertanyaan saya bu bidan, apakah saya termasuk kategori infertilitas sekunder karna sampai saat ini kehamilan belum terjadi kembali bu bidan. Terima kasih

    Masalah Pada Vagina

  • Oleh : Jenni
  • 1 tahun, 9 bulan yang lalu

    Selamat siang dok, saya mau bertanya. Saat ini usia pernikahan saya menginjak 2 minggu. Saat saya melakukan hubungan intim dengan suami saya pertama kalinya, tiba tiba saya merasakan gatal di bagian vagina yang tidak tertahankan. Selain itu, dari bagian vagina saya juga keluar cairan putih yang di sertai dengan kepingan putih seperti susu. Selain itu, saya juga sering merasakan gatal, perih dan juga sakit yang begitu dasyat ketika melakukan hubungan. Apakah ini merupakan hal yang serius bagi kesehatan?

    Normalkah sering pipis saat hamil

  • Oleh : Putri Kintamani
  • 3 tahun, 8 bulan yang lalu

    Bu bidan saya wanita usia 27 tahun, saat ini saya sedang mengandung usia 5 bulan. Yang mau saya tanyakan apakah normal jika saya sering pipis dan bagaimana cara mengatasinya?

  • Recent Topics

  • Baru-baru ini :

  • Follow Kami Di :

  • Tanya Bidan