×

Bolehkah Seafood Dijadikan Menu MPASI ?

Bagikan Artikel :

Bolehkah Seafood Diberikan Pada MPASI ?

Sejak Si Kecil mulai diberikan MPASI yaitu usia 6 bulan, seafood boleh diberikan. Seafood ini adalah salah satu protein hewani yang dibutuhkan oleh tumbuh kembang Si Kecil. Meski terbukti memiliki nilai protein yang baik dan mengandung nutrisi lainnya, seafood dapat menimbulkan reaksi alergi, dengan gejala-gejala seperti gatal-gatal, ruam merah, sampai asma yang sangat mengganggu pernapasan Si Kecil.

Tapi jika pada keluarga tidak ada riwayat alergi, sebaiknya bunda mencoba memperkenalkanya pada Si Kecil saat diberikan MPASI. Jika terdapat gejala-gejala alergi maka hentikan pemberian seafood.

Related Posts :

    Beberapa Seafood Yang Bisa Diberikan Pada Si Kecil

    1. UDANG
      Selain mudah didapatkan, udang juga mudah diolah menjadi aneka jenis masakan, seperti capcay udang, udang goreng tepung, hingga baKso udang. Pesona makanan laut yang satu ini kadang sulit ditolak oleh si kecil. Pilih udang dengan warna kehitaman yang cerah, terlihat keras dan penuh, tidak berbau busuk, dan tidak berlendir.
      Manfaat dari udang yaitu kaya protein, vitamin dan mineral, seperti vitamin D, vitamin B12, vitamin E, vitamin B6, vitamin A, vitamin C, selenium, fosfor, zat besi dan tembaga, magnesium, zinc, sodium, potassium, dan kalsium. Udang bermanfaat dalam pembentukan sel darah merah dalam tubuh. Seng dan zat besi yang tinggi di dalamnya jadi penghasil sel darah merah yang dibutuhkan oleh tubuh si kecil.
    2. KEPITING
      Hewan laut yang memiliki dua capit dan bercangkang keras ini memiliki daging lembut yang mudah diolah dan dicerna oleh balita. Anda bisa memasak kepiting menjadi sup atau bubur. Pastikan memilih kepiting segar daripada kalengan, agar hasil masakan dan gizi yang didapatkan anak semakin maksimal.
      Manfaatnya yaitu terdapat Asam lemak omega-3 dalam jumlah yang besar. Nutrisi ini berfungsi untuk mencerdaskan otak anak. Protein, Vitamin B12, dan mineral zinc pada kepiting juga berfungsi mempercepat penyembuhan luka pada tubuh si kecil. Selain itu, kandungan gizi lainnya di dalam kepiting dapat meningkatkan kekebalan tubuh anak, memelihara kesehatan mata, serta meningkatkan energi dan stamina tubuh.
    3. LOBSTER
      Sebutan untuk udang raksasa ini memiliki rasa daging yang lebih nikmat, manis, dan gurih dibandingkan udang jenis lainnya. Pastikan saja Anda pilih lobster yang segar. Tandanya, mata cenderung berkilau dan masih aktif bergerak, terutama di bagian antenanya. Hindari lobster yang cangkangnya rusak, lemas/terlihat sakit, atau bermata kelabu. Anda juga bisa memilih lobster yang masih bercangkang atau lobster kupas yang siap olah. Olah lobster menjadi sup, bubur, atau hidangan pelengkap spaghetti aglio olio.
      Manfaatnya, lobster termasuk sumber protein yang sangat baik. Karena itu, balita dimasa pertumbuhan disarankan untuk mengonsumsi lobster. Di dalam makanan ini juga terdapat omega-3 dan 6 yang dapat meningkatkan kecerdasan otak anak.

    Hindari Ikan Laut Yang Mengandung Merkuri

    Ikan laut seperti ikan cucut, ikan hiu, serta ikan makarel merupakan jenis ikan laut yang tinggi akan kandungan merkuri. Merkuri merupakan salah satu zat berbahaya yang bisa menjadi salah satu penyebab tumbuhnya sel kanker. Maka dari itu, hindari memberikan jenis-jenis ikan laut yang tinggi akan merkuri pada bayi Anda dan bahkan pada Bunda sendiri.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : October 14, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    Tanda awal kehamilan

  • Oleh : I made oka putra Wirawan
  • 7 bulan, 2 minggu yang lalu

    Selamat pagi
    Saya mau tanya..tanda tanda awal kehamilan seperti apa.?
    Istri saya awal haid tgl 5januari 2020..siklus bisa 28 dan 30hari..pas tgl 16januari 2020 saya cek pakai alat ovulasi tetnyata positif..dan kami melakukan hub suami istri…
    Dari tgl 23 januari perut sebelah kiri bawah mulai kram2 sampai saat ini..kadang2 kram sampai ke punggung dan bagian tengah perut bawah..serta susah BAB dan sering buang gas..
    Tapi sampai sekarang belum ada nyeri d payudara..
    Apa mungkin istri saya hamil.?

    Terima kasih..

    Tentang payudara

  • Oleh : Nur Nur
  • 1 tahun, 9 bulan yang lalu

    Bu bidan selama saya hamil, bagian bawah payudara saya merah gatal krn gak sadar saya garuk jadinya luka lecet bagian bawah payudara saya?
    Apa itu normal bawaan hamil atau kanker

    Sperma Kosong, Apakah Normal ?

  • Oleh : Santana jaya
  • 2 tahun, 1 bulan yang lalu

    Assalamualaikum Bu Bidan, saya Melia Rasya. Saya dan suami saya sudah menikah hampir satu tahun dan kami juga belum memiliki anak atau saya bahkan belum mengandung. Saya sudah di cek ke dokter dan hasilnya baik, tapi suami saya tidak mau di cek ke dokter dan setiap kami melakukan hubungan, sperma suami saya kosong bu bidan, apa itu wajar ?

    Menstuasi

  • Oleh : Humaira Humaira
  • 1 bulan, 1 minggu yang lalu

    Dok, saya mau konsul, saya sudah tidak ada menstruasi selama 2 bulan, tapi stelah dua bulan tidak ada menstruasi keluar bercak hitam selama 30 hari, keluarnya tidak banyak dok cuman sedikit, tapi saya takut apa itu penyakit.karena keluarnya seperti lem, lengket gitu dok.hanya itu
    Terimakasih dok

    Tips cara menjemur bayi yang benar

  • Oleh : reinaldo9976
  • 3 tahun, 6 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan saya destian saya saat ini mempunyai bayi yang berumur 1 bulan setengah, katanya sinar matahari memiliki manfaat yang baik ya bagi bayi. Namun ada juga yang mengatakan saat bayi di jemur jangan langsung terkena sinar matahari. Yang sanya mau tanyakan bagaimana cara menjemur bayi yang benar ya mohon jawabannya

    Tanya Bidan