×

Manfaat Dan Macam-macam Protein Nabati Untuk MPASI

Bagikan Artikel :

Manfaat Dan Macam-macam Protein Nabati Untuk MPASI

Saat memberikan MPASI pada si kecil, Bunda sebaiknya memberikan menu yang seimbang yang sesuai dengan menu MPASI 4 bintang. Salah satu nutrisi yang harus ada yaitu protein nabati. Protein nabati menjadi salah satu nutrisi yang wajib dipenuhi jika ingin si kecil tetap sehat dan tumbuh dengan baik.

Manfaat Protein Nabati untuk MPASI

• Mengoptimalkan pembentukan massa otot
• Mengoptimalkan pembentukan sel-sel tubuh (sekaligus merawatnya)
• Menjaga kesehatan tulang
• Meningkatkan metabolisme tubuh
• Membentuk sistem kekebalan tubuh yang kuat
• Membantu tumbuh kembang otak
• Membantu tumbuh kembang jaringan tubuh
• Sumber energy dan kekebalan tubuh
• Memproduksi kadar hemoglobin
• Menyokong pertumbuhan bayi yang sedang sangat pesat dalam masa emasnya.
• Membantu pertumbuhan dan kesehatan organ tubuh

Related Posts :

    Macam-macam Protein Nabati

    1. Tempe
      Berbahan baku kedelai yang difermentasi, tempe sangat kaya akan protein. Dari 4 potongan tempe setidaknya terdapat 10 gram protein. Tempe juga merupakan sumber serat, kalsium dan zat besi, Moms.
    2. Tahu
      Hampir sama dengan tempe, tahu juga berasal dari kacang kedelai yang difermentasi. Bedanya tahu hanya diambil sarinya yang kemudian dicetak. Dari sekitar 120 gram tahu, terdapat sekitar 10 gram protein. Selain mudah diperoleh, tahu juga mudah diolah ke dalam makanan dan bisa dikonsumsi sebagai makanan selingan oleh si kecil.
    3. Kacang Merah
      Selain mengandung protein nabati, kacang merah juga mengandung zat besi yang tinggi, sehingga bisa mencegah anemia defisiensi besi pada bayi.
    4. Kacang Hijau
      100 gram kacang hijau mengandung 116 kilo kalori dan 7 gram protein. kacang hijau sangat mudah untuk dicerna oleh tubuh karena kaya akan serat. Ada dua macam serat yang terkandung dalam kacang hijau, yaitu serat larut yang dapat mengurangi masalah sembelit dan tidak larut yang berguna menjaga kadar gula darah.
    5. Kacang Tanah
      Kacang tanah merupakan sumber protein yang memiliki kualitas asam amino yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi.
    6. Edamame
      Setiap edamame yang direbus mengandung 11, 4 gram protein, ,6 gram lipid, 7,4 gram karbohidrat, 1,9 gram serat, 70 mg kalsium, dan 140 mg fosfor. Ya. selain tinggi protein, edamame juga tinggi kalsium sehingga bisa menjaga kesehatan tulang bayi. Nah Moms, agar si kecil tak bosan, Anda juga bisa mengolah edamame dengan menumisnya bersama sayuran favoritnya Moms.
    7. Almond
      Setiap satu ons kacang almond panggang tanpa garam mengandung 5,5 gram karbohidrat, 3,3 gram serat pangan, 8 persen kalsium, 7 persen zat besi, dan 6,5 gram protein. Selain itu, almond juga merupakan sumber vitamin E yang baik, yang bagus untuk kesehatan rambut dan kulit bayi.
    8. Alpukat
      Setengah buah alpukat segar ukuran sedang mengandung 77 persen lemak, 19 persen karbohidrat, dan 4 persen protein atau setara dengan 2 gram. Selain itu, alpukat juga mengandung mangan yang terlibat dalam fungsi otak dan syaraf.
    9. Kacang Panjang
      Setiap 100 gram kacang panjang mengandung 2,8 gram protein, Moms. Anda bisa menumis kacang panjang sebagai sayuran untuk menu MPASI si kecil. Selain itu, kacang panjang juga mengandung karbohidrat dan lemak yang dibutuhkan oleh bayi.
    10. Buncis
      Setiap 100 gram buncis mengandung 1,8 gram protein nabati. Buncis juga mengandung vitamin C yang bisa membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi, dan vitamin A yang bisa memelihara kesehatan mata si kecil.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : June 16, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    Menjaga Kesehatan Sperma

  • Oleh : Alwia
  • 3 tahun, 7 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan saya adrian usia 27 tahun saya sudah menikah 1,5 tahun namun saat ini belum mempunyai momongan. Yang saya mau tanyakan bagaimana cara menjaga kesehatan sperma agar saya cepat dapet momongan. Ditunggu jawabannya trims

    Jerawat di vagina

  • Oleh : Agustina Effendi
  • 4 bulan yang lalu

    Selamat malam dok. Mau bertanya, kmrn di vagina saya daerah tumbuhnya rambut ada satu jerawat, jerawat ini muncul beberapa hari setelah saya mencukur bulu, dan berbarengan jg dgn kemunculan jerawat di wajah.
    Jerawat yg di vagina td seperti pecah dan mengeluarkan darah. Kira2 berbahaya atau tidak ya?

    cara mengetahui lebih dini mengenai kehamilan anggur

  • Oleh : Ratu
  • 3 tahun, 7 bulan yang lalu

    Pagi Bu Bidan, sodara saya kemarin mengalami keguguran yang diakibatkan oleh kehamilan anggur atau kosong. Namun, hal itu sebelumnya tidak diketahui oleh keluarga kami dan sebelumnya juga kami menyangka sodara saya mengalami kehamilan normal.

    Nah, belajar dari pengalaman sodara saya, bagaimana cara mengetahui lebih dini mengenai hamil anggur itu? dan adakah gejala yang membedakannya?

    Makan dan minum saat proses bersalin, bolehkah?

  • Oleh : Rani Anggraeni
  • 3 tahun, 11 bulan yang lalu

    Sore bu bidan.
    Saya saat ini tengah mengandung usia kehamilan tua, dan ini adalah kehamilan kedua saya. Saat persalinan saya yang pertama, saya kurang begitu banyak memiliki tenaga. Kata teman-teman saya, lebih baik pada persalinan kali ini saya ngemil jadi tenaga saya bisa bertambah. Yang mau saya tanyakan, jika saya makan atau ngemil dalam proses tahapan persalinan apakah berbahaya atau tidak? Terimakasih

  • Oleh : Rani Anggraeni
  • Gatal pada vagina

  • Oleh : Tristi Garneta
  • 1 tahun, 3 bulan yang lalu

    Dok mau tanya vagina saya gatal ketika malam hari, kemudian saya baca di google katanya diberi baby oil ketika malam vaginanya.. setelah beberaha minggu saya beri baby oil ketika mai tidur kog setiap malam tambah gatal dan bulu kemaluan saya jadi banyak sampek di dalam pinggir vagina. Samapi sekarang masih gatal” kalau malam hari.. di garuk” kadang sembuh tapi meninggalkan rasa panas dvagina. Kemungkinan kenapa ya dok. Obat untuk menyembuhkannya apa yg alami? Terimakasih

  • Recent Topics

  • Baru-baru ini :

  • Follow Kami Di :

  • Tanya Bidan