×

Tips Memilih Sendok Makan Bayi Untuk Awal MPASI

Bagikan Artikel :

Tips Memilih Sendok Makan Bayi Untuk Awal MPASI

Sebentar lagi si Kecil mau memasuki usia 6 bulan, tapi bunda masih bingung mengenai tempat makan yang aman terutama sendok makan bayi. Khawatir kalau sendok yang digunakan membahayakan si Kecil atau takut si Kecil tidak nyaman makan dengan sendoknya sehingga membuat malas untuk makan.

Related Posts :

    Selain itu, mulut si Kecil masih mungil dan belum bisa memegang sendok sendiri. Tenang bunda, kali ini bidan Citra bakal share tips memilih sendok makan yang tepat dan sesuai dengan tumbuh kembangnya.

    Tips Memilih Sendok Bayi

    1. Pilih sendok yang keamanannya maksimal
      Sendok yang asal dipilih bisa menyebabkan masalah untuk anak. Misalnya sendok yang terlalu besar, menyebabkan anak tersedak makanan karena porsi suapan terlalu banyak.
      Kadang, pegangan sendok juga membuat bahaya sendiri pada bayi. Sendok yang licin, membuat bayi yang sedang belajar makan bisa mendorong sendok terlalu dalam ke mulutnya sehingga ia muntah. Sendok yang licin juga mudah jatuh dan menjadi kotor. Pilih sendok dengan pegangan dari karet sehingga tidak mudah tergelincir dari tangan bayi.
    2. Sendok makan tidak mengandung BPA, PVC, dan Phthalates
      Terdengar sepele, namun memilih sendok makan untuk bayi sangat penting karena berhubungan dengan sistem pencernaan si Kecil. Pastikan tidak ada kandungan zat kimia berbahaya sebagai bahan pembuat sendok agar kesehatan bayi pun tidak terganggu.
      Bunda dapat melihat pada kemasan produk atau bertanya pada pemilik toko untuk memastikan sendok makan aman digunakan. Sendok makan bayi yang baik biasanya tidak mengandung Bisphenol-A (BPA), Polifinil Klorida (PVC), dan phthalates.
      BPA adalah bahan kimia pembuat plastik yang dapat terlepas akibat suhu panas, baik dari panas makanan, matahari, maupun suhu ruang. PVC merupakan zat kimia campuran plastik dan phthalates. Ini merupakan zat untuk melunakkan plastik agar lentur dan tidak retak.
      Ketiga zat kimia ini sangat berbahaya karena dapat mengakibatkan ketidakseimbangan hormon, sistem imun, hingga pertumbuhan sel kanker pada bayi.
    3. Pilih sendok makan dengan bahan yang lembut dan antipanass/ CCO Public Domain
      Pilihlah sendok makan bayi dengan bahan yang lembut sehingga tidak mengganggu pertumbuhan gusi dan giginya. Bahan yang lembut seperti silikon atau karet dan plastik bisa jadi pilihan karena nyaman dan aman bersentuhan dengan mulut, lidah, dan gusi.
      Saat anak sudah mulai besar, bunda boleh mengganti sendok makannya dengan bahan stainless steel. Selain itu, sendok makan bayi juga harus antipanas. Banyak sendok makan yang cukup sensitif terhadap makanan panas sehingga menyebabkan sendok tersebut berubah bentuk atau menjadi sangat panas ketika masuk ke mulut bayi. Pastikan juga bunda memilih sendok makan bayi yang tidak menghantarkan panas agar tidak melukai bibir dan lidah si Kecil.
    4. Cari sendok makan yang warnanya tidak mudah luntur
      Banyak sendok makan bayi memiliki bentuk dan warna yang menarik dan lucu sehingga membuat bunda dan si Kecil menyukainya.
      Namun, bunda perlu ingat, zat pewarna pada sendok kadang bisa terlepas saat dicuci atau terkena panas. Jangan sampai bahan tersebut terlepas di makanan si Kecil. Jadi, pastikan sendok makan bayi yang bunda pilih antiluntur. Bunda bisa memilih sendok makan yang bertanda Food Grade, Food Safe, dan dinyatakan aman oleh Food and Drug Administration (FDA).
      Bisa juga Bunda memilih sendok makan dengan zat PP atau polypropylene yaitu plastik kode nomor 5 yang ringan, kuat, tahan kelembapan, mudah dibersihkan, tahan terhadap sisa minyak, bakteri dan zat kimia lainnya.
    5. Sebaiknya, ujung sendok makan bayi kuat dan tak mudah patah
      Dalam memilih sendok makan, sebaiknya Bunda memastikan tidak ada bagian yang tajam. Pastikan juga sendok tersebut kuat dan tidak mudah patah. Bunda bisa mengecek kekuatannya dengan memegang tekstur sendok makan bayi terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membelinya. Bunda tidak mau, kan, jika patahan sendok tersebut dapat melukai si Kecil?

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : December 10, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    Tips bagi ibu menyusui yang berpuasa

  • Oleh : ii ihah
  • 4 tahun, 4 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu, saya mau konsultasi nih saat ini anak saya baru saja menginjak usia 6 bulan dan saya sudah berniat mau puasa. Apakah ada dampaknya jika saya puasa sama produksi ASI saya dan apa ada tips bagi ibu menyusui yang berpuasa? mohon penjelasannya trims

    Makanan pengganti ibu hamil

  • Oleh : Ramadhan
  • 4 tahun, 11 bulan yang lalu

    Selamat siang bu bidan, saat ini saya sedang hamil 4 bulan dan saya memang termasuk orang yang tidak suka makan sayur bahkan bisa di katakan sebelum hamilpun saya tidak pernah makan sayur. Nah berhubung sekarang saya lagi hamil saya agak khawatir nih takutnya nutrisi saya dan janin tidak tercukupi karena tidak mengkonsumsi sayuran. Apakah ada makanan pengganti sayur untuk ibu hamil yang tidak suka makan sayur?

    Kehamilan

  • Oleh : ardislenehan846
  • 3 tahun, 4 bulan yang lalu

    Sering mules pada usia kehamilan 7 bulan ini wajar atau tidak dan di sertai plek

    Apakah wajar usia kehamilan 4w belum terlihat kantung janin?

  • Oleh : Anisa Azzahra
  • 3 bulan, 2 minggu yang lalu

    Malam.. saya mau tanya. HPHT saya tgl 19 mei dengan siklus yg tidak teratur dan panjang. Ketika tgl 19 juni saya keluar bercak darah saya kira haid. Tanggal 20 nya pun sama keluar bercak darah sedikit. Tapi ketika tgl 21 bercak darah hilang total dan saya coba tespack hasilnya positif tgl 23 juni saya usg transvaginal dan dokter bilang bahwa kantung janin belum terlihat, dokter bilang ada cairan diluar rahim dan saya divonis hamil diluar kandungan. Padahal saya tdk ada nyeri perut sama sekali dan keluar bercak darah pun hanya tgl 19 dan 20 juni saja.

    Yang mau saya tanyakan apakah benar cairan diluar rahim itu sudah pasti hamil diluar kandungan? Dan apakah siklus haid yang tdk teratur dan panjang mempengaruhi usia kehamilan sehingga kantung janin belum terlihat pada saat itu? Terimakasih

  • Oleh : Anisa Azzahra
  • ASI

  • Oleh : erni uli
  • 1 tahun, 4 bulan yang lalu

    bu bidan saya saya seorang ibu yg lagi menyusui,anak saya baru berumur 2,5 bulan,waktu lahir asi saya blm keluar sampai hari ke 3 setelah operasi namu anak saya gak mau menyusui langsung,jadi saya harus pumping,sementara dari PD saya setia setengah jam asi sudah menetes,jadi per dua jam saya pumping bisa sampai 500-600 ml
    nah karena saya sdh kerja saya jarang pumping akhirnya sekarang asi saya terjun bebas sekali pumping cuma 60 ml,sedih bu bidan anak saya jadi rewel
    apa yg saya harus lakukam agar asi saya bisa kembali banyak ?
    dan apakah masih mungkin bisa banyak
    Terimakasih sebelumnya

    Tanya Bidan