Tips Merawat Tubuh dan Vagina Setelah Melahirkan

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Setelah melahirkan tubuh memiliki banyak perubahan. Diantaranya stretch mark pada bagian perut yang menjalar ke daerah paha dan bokong, vagina terasa kering dan tidak kencang, perut yang masih terlihat besar, dan terdapat bagian tubuh yang menggelambir. Dengan keluhan seperti ini tidak sedikit wanita merasa tidak percaya diri lagi untuk melakukan hubungan seksual dengan pasanganya.

    Stretch Mark

    Munculnya stretch mark pada ibu hamil ini sangatlah wajar sekali, sebab saat ibu sedang hamil kulit mengalami perenggangan yang cukup tinggi. Akibatnya setelah melahirkan munculan sebuah guratan-guratan putih agak kemerah-merehan. Beberapa cara untuk memudarkan stretch mark salah satunya yaitu:

    i. Lidah buaya

    Lidah buaya mengandung vitamin E, sangat baik untuk menjaga kesehatan kulit serta mampu menghilangkan stretch mark. Cara menggunakanya oleskan lendir lidah buaya pada kulit yang mengalami stretch mark lalu biarkan mengering dan bilas dengan air sampai bersih. Gunakan 2 kali dalam seminggu secara teratur.

    ii. Cuka apel

    Oleskan cuka apel secara rutin setiap malam sebelum tidur pada bagian tubuh yang stretch mark kemudian bilas pada pagi hari

    iii. Minyak zaitun

    Minyak zaitun memiliki kandungan vitamin C dan E yang sangat tinggi sehingga sangat cocok dijadikan sebagai solusi cara menghilangkan stretch mark. Cara menggunakanya oleskan minyak zaitun kekulit yang stretch mark kemudian pijat secara perlahan dan biarkan mengering. Lalu bilas sampai berseih

    Vagina Kering dan Tidak Kencang

    Vagina merupakan organ seksual pada wanita yang berbentuk seperti tabung. Vagina memiliki fungsi dalam berhubungan seksual dan sebagai jalan lahir. Kondisi vagina setelah melahirkan tentu akan dirasakan berbeda dengan sebelum memiliki anak.

    Setelah melahirkan Vagina akan terasa lebih longgar, lebih lembut, dan terasa lebih terbuka. Bahkan terlihat bengkak dan memar. Hal ini normal, bengkak akan berkurang dalam beberapa hari setelah bayi lahir.
    Sebagai organ vital dalam berhubungan seksual, vagina harus dirawat dan dijaga agar mampu saling memberikan kenikmatan dengan pasangannya. Ada beberapa cara untuk mengatasi vagina yang kering dan tikda kencang setelah melahirkan :

    a. Hindari penggunaan sabun antiseptik yang keras atau cairan pewangi vagina meski tujuanya agar vagina terbebas dari bau tak sedap. Penggunaan cairan pewangi dan sejenisnya justru merusak keseimbangan organisme dan cairan vagina. Dampak negatif penggunaan cairan tersebut adalah terjadinya infeksi pada vagina (vaginitis).

    b. Dalam proses pembersihan vagina gunakan pola pembersihan dari depan ke belakang, tujuanya agar kuman dari organ belakang (anus) tidak terbawa dan menempel pada vagina

    c. Pilihlah pakaian dalam yang terbuat dari katun agar mudah menyerap keringat dan membiarkan kulit bernafas. Hindari pula penggunaan pakaian dalam yang terlalu ketat, karena dapat meyebabkan aliran darah tidak lancar. Lakukan pula pergantian pakaian minimal dua kali sehari.

    d. Lakukan olahraga rutin. Olahraga merupakan suatu gerakan oleh tubuh yang memberikan efek pada tubuh secara keseluruhan (termasuk pada vagina). Olahraga membantu merangsang otot-otot dan bagian tubuh lainnya untuk bergerak sehingga otot menjadi kencang.

    e. Konsusmi makanan yang banyak memiliki manfaat untuk organ reproduksi wanita seperti yogurt, air mineral, buah dan sayur segar, bawang putih, ubi manis dan makanan tinggi protein seperti ikan, kacang-kacangan, telur dan susu berfungsi untuk memperbaiki jaringan yang rusak. Termasuk pada bagian vagina akibat trauma bersalin.

    Olahraga Untuk Mengencangkan Otot Vagina

    i. Senam Kegel

    Cara melakukan senam Kegel sangat mudah. Pertama, kencangkan otot panggul seolah-olah menahan diri ketika ingin buang air kecil, setelah hitungan beberapa detik lalu rileksasi. Anda bisa melatih otot panggul bawah sambil berbaring, duduk, atau berdiri. Pastikan bahwa kantong kemih Anda sudah kosong. Kemudian, kencangkan dan tahan otot tersebut selama lima detik. Bernapaslah seperti biasa selama Anda melakukan senam ini. Lepaskan otot dan beri jeda selama sepuluh detik sebelum mengulanginya lagi. Jika sudah terbiasa melakukan senam Kegel, Anda bisa menambah durasi saat melatih otot panggul bawah jadi sepuluh detik. Beri jeda selama sepuluh detik pula. Ulangi latihan tersebut selama kira-kira lima kali dalam satu sesi senam.

    ii. Angkat kaki

    Baringkan punggung Anda di atas alas yang datar. Perlahan-lahan, angkat kedua kaki Anda hingga tegak lurus membentuk sudut 90 derajat. Posisikan kedua tangan Anda pada masing-masing sisi tubuh. Tahan posisi ini selama yang Anda mampu atau kira-kira delapan detik. Kemudian, turunkan kembali kedua kaki Anda perlahan-lahan sampai posisi tubuh Anda berbaring lurus. Ulangi lagi gerakan tersebut sampai kira-kira sepuluh kali. Jika sudah terbiasa, Anda bisa mengulangi senam ini hingga tiga sampai lima kali sehari.

    iii. Squat

    Berdirilah dengan tegak. Buka kaki Anda hingga sedikit lebih lebar dari pinggul Anda. Rentangkan kedua tangan ke samping seperti melebarkan sayap. Secara perlahan, turunkan pinggul Anda sampai kedua lutut Anda menekuk, seolah-olah Anda ingin berjongkok. Pastikan bahwa kedua kaki Anda tetap terbuka lebar. Tahan posisi ini sambil mengencangkan otot perut, pinggul, pantat, panggul, dan paha selama yang Anda mampu. Setelah itu, berdirilah kembali ke posisi semula dan ulangi gerakan ini sampai dua belas kali.

    iv. Senam pinggul

    Baringkan punggung Anda di atas alas yang datar. Tekuk kedua lutut dan pastikan kedua telapak kaki Anda menyentuh alas sehingga sudut lutut Anda membentuk segitiga. Posisikan kedua tangan Anda di samping tubuh. Lebarkan kedua lutut Anda sampai sebatas pinggul. Lalu, angkat pinggul dan pantat Anda sambil menahan agar bahu tetap menyentuh alas. Dalam posisi pinggul di udara, gerakkan pinggul Anda membentuk angka delapan. Turunkan tubuh dengan menempelkan punggung bawah ke lantai, diikuti dengan pinggul Anda. Ulangi gerakan tersebut sampai delapan kali.

    Cara Mengembalikan Perut Yang  Terlihat Besar dan Menggelambir

    Setelah melahirkan perut membutuhkan beberapa waktu untuk mempu kembali seperti sebelum hamil. Hal tersebut normal dan biasa dialami oleh semua wanita pasca melahirkan. Ada beberapa cara untuk mengembalikan perut ke sebelum hamil diantaranya :

    1. latihan pernapasan

    latihan pernafasa merupakan faktor penting yang harus dilakukan setiap hari untuk bisa mendukung proses pengecilan perut setelah melahirkan. Cara melakukanya mudah yaitu tarik nafas panjang lewat hidung tahan beberapa detik kemudian keluarkan lewat mulut secara perlahan. Lakukan pengulangan secara rutin. Hal ini mampun membuat tubuh menjadi rileks karena proses stimulasi pada tubuh berlangsung baik dan juga mempengaruhi fungsi kerja dari otak..

    2. Menyusui buah hati

    Menyusui bayinya yang baru lahir merupakan hal yang tentu wajib dilakukan oleh setiap wanita. Di samping untuk memenuhi asupan gizi bagi sang bayi sehingga tumbuh sehat, menyusui juga merupakan cara awal yang bisa dilakukan untuk mengecilkan perut pasca melahirkan. Karena setiap menyusui bayi berarti wanita telah mengeluarkan 5000 kalori dari dalam tubuh setiap harinya untuk ditransfer pada sang bayi. Ditambah lagi, dengan menyusui dapat membantu perangsangan kontraksi rahim yang menyusutkan ukuran uterus agar kembali seperti semula di saat sebelum hamil. Dengan demikian, seiring dengan periode pemberian ASI pada si bayi setiap harinya berarti wanita juga melakukan terapi alami untuk mengecilkan perut pasca melahirkan tanpa disadarinya. Namun tentu saja nutrisi seorang wanita selama fase menyusui juga harus dipenuhi agar kualitas ASI tetap terjaga baik.

    3. Makan dengan porsi sedikit tapi sering

    Porsi makan yang sedikit akan membantu wanita pasca melahirkan untuk membatasi asupan lemak dan kalori supaya tidak jadi penumpukan. Namun demikian agar asupan nutrisi tetap seimbang, maka frekuensi makan harus lebih sering dari biasanya. Frekuensi yang sering ini untuk menjaga sirkulasi pembakaran dalam tubuh tetap stabil mengingat porsi asupan makanan yang masuk berkurang. Frekuensi yang menjadi rekomendasi dengan porsi sedikit tersebut adalah 3 – 4 kali sehari. Apabila dilakukan secara rutin, maka hasil yang diperoleh juga akan efektif. Hal ini juga sudah dibuktikan bahwa metode seperti ini memiliki efektifitas yang tinggi untuk menurunkan berat badan, yang berarti juga mengecilkan perut pasca melahirkan. Kunci terpentingnya adalah rutin. Jika rutin, maka hal akan efektif dan maksimal sesuai yang diharapkan.

    4. Memilih makanan yang rendah lemak dan kalori

    Memilih makanan yang rendah lemak dan kalori juga merupakan cara efektif yang bisa dilakukan. Tetapi juga perlu diingat bahwa sang bayi juga membutuhkan nutrisi yang cukup, terutama dari kualitas ASI seorang ibunya, untuk proses pertumbuhan dan perkembangan tubuh yang baik. Oleh karena itu, pintar-pintar dalam memilih makanan dengan tidak mengesampingkan kebutuhan nutrisi yang diperlukan sang buah hati. Hal ini juga berarti bahwa wanita jangan sampai terlalu anti pada makanan berlemak dan berkalori. Lebih amannya, wanita bisa meminta saran dari orang-orang terdekat terlebih yang sudah pernah melahirkan tentang pola makanan yang sehat dan baik untuk sang bayi, di samping usahanya untuk mengecilkan perut.

    5. Memperbanyak konsumsi air putih

    Fungsi air putih sebagaimana kita ketahui ialah sebagai pembersih semua organ di dalam tubuh terutama saluran pencernaan dan peredaran darah dari berbagai macam penyakit dan racun. Salah satu proses yang sangat penting ialah proses hidrasi, di mana proses ini bisa membantu proses pencernaan bekerja baik dan maksimal serta membantu melangsingkan tubuh. Hal ini juga dikarenakan mengkonsumsi banyak air putih selain dapat membantu menahan rasa lapar yang muncul, juga dapat mencairkan konsentrasi sodium di dalam tubuh sehingga menyebabkan banyaknya air yang keluar pada sistem pencernaan.

    6. Melatih otot perut

    Latihan otot perut juga bisa menjadi aktivitas yang bisa anda lakukan secara rutin untuk mengecilkan perut setelah melahirkan. Di samping itu, latihan otot perut bisa dilakukan sesuka anda, mulai dengan duduk, berdiri maupun berbaring. Caranya pun cukup mudah, yaitu lakukanlah tarikan pada perut anda menuju perut bagian dalam dengan cara mengkontraksikan otot-otot perut, tahan posisi tersebut dalam waktu beberapa menit. Kemudian ulangilah secara berkali-kali sampai anda merasa cukup. Lakukan rutin setiap harinya.

    Latihan otot perut lainnya bisa dilakukan menggunakan metode shoulder lift. Latihan ini hanya memerlukan matras sebagai alat pembantunya. Caranya adalah:

    • Pertama: baringkan tubuh anda pada matras secara terlentang.

    • Kedua: tekuk kaki beserta telapak kaki anda hingga menyentuh lantai.

    • Ketiga: hembuskan nafas dan kontraksikan pada otot perut, kemudian angkat kepala dan pundak anda.

    • Keempat: tahan posisi tersebut dalam waktu beberapa detik, lalu turunkan kepala dan pundak yang terangkat secara perlahan-lahan.

    • Kelima: ulangi dari awal sehingga anda merasa cukup dan biasakan untuk melakukannya secara rutin setiap hari.

    7. Makan buah dan sayur berserat tinggi

    Cara mengecilkan perut setelah melahirkan juga dapat dilakukan dengan konsumsi makanan berserat tinggi. Setelah melahirkan dokter pasti menganjurkan agar anda untuk memperbanyak konsumsi buah dan sayur berserat tinggi. Hal ini dilakukan karena demi menjaga stamina dan daya tahan pada tubuh, mengingat tubuh pasca melahirkan masih sangat lemah dan lelah selama proses persalinan berlangsung. Perut buncit yang tampak setelah melahirkan karena adanya penumpukan lemak dan kalori serta kurangnya vitamin di dalam tubuh. Oleh karena itu, memakan makanan seperti buah dan sayur berserat tinggi akan membantu pencernaan dalam tubuh sehingga tidak akan ada lagi penumpukan.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Citra Dewi Amd.Keb - July 25, 2018
    Diskusi Dari:
    Bang Andre

    Di usia saya yang baru menginjak 19 tahun, saya sering kali merasakan perih setelah buang air kecil, padahal saya belum menikah. Apakah hal ini berbahaya bagi kesehatan saya? Dan apa biasanya yang menyebabkan rasa perih itu sering muncul setelah buang air kecil ini?

    Perlu Jawaban
    Diskusi Dari:
    Claudia harapankita

    Dok selama ini saya sering kali merasakan masalah dibagian hidung seperti hidung yang terasa perih sehingga membuat saya kesulitan untuk bernafas dimana hal ini sering juga disertai dengan adanya rasa sakit pada bagian kepala. Biasanya saya merasakan hal ini dimana saat musim dingin dok. Dulu saya sempat tinggal di daerah perkampungan yang udaranya sangat dingin sehingga tiap malam dan pagi hari saya sering merasakan masalah pada bagian hidung serta bersin bersin. Saya mau tanya, kira kira ini salah satu gejala penyakit apa ya dok? Terus berbahaya gak ya bagi kesehatan saya?

    Dijawab Oleh : Claudia harapankita
    Diskusi Dari:
    Setya

    BAB sudah 7 kali dalam sehari warna fesesnya hijau encer dan ada biji”annya.. dan BAB nya setiap selesai menyusu.. itu knp yaa dok ?

    Dijawab Oleh : Setya
    Diskusi Dari:
    Nenk Marsya

    Bu bidan, kakak saya kemarin habis kuret padahal dikehamilannya yang pertama dia melahirkan secara normal dan sekarang baru hamil muda sudah keguguran. Tapi anehnya kakak saya gak kapok bu dan katanya ingin cepat hamil lagi, tapi yang pernah saya denger katanya orang yang sudah melakukan kuret itu susah hamil itu benar gak ya bu bidan ? Terima kasih.

    Perlu Jawaban
    Diskusi Dari:
    Nani Mulyaningsih

    Selamat pagi bu bidan saya Lutfia umur 25 tahun saat ini saya sedang mengandung 7 bulan. Saat ini saya sering mengalami rasa mulas meskipun setelahnya di barengi BAB. Namun apakah wajar jika rasa mulas muncul lebih sering saat hamil? Mohon jawabannya bu bidan

    Dijawab Oleh : Nani Mulyaningsih