Normalkah Jika Ubun – Ubun Bayi Berdenyut ?

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Selamat datang dan terima kasih sudah berkunjung ke webiste Bidan Online dimana situs kesehatan seputar ibu hamil, ibu menyusui anak – anak dan kondisi kesehatan bayi. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi yang tidak kalah penting yaitu mengenai Normalkah Jika Ubun – Ubun Bayi Berdenyut ?
    Dimasa awal menjadi ibu terkadang sulit dan membuat kebingungan serta mengamati kondisi bayi yang baru lahir dan hal ini bisa menyebabkan Anda panik. Kepanikan yang berlebihan tentu saja tidak baik dan biasanya hal ini akibat kurangnya pengetahuan akan perkembangan si kecil namun yang harus Anda ketahui bahwa hal ini tidak mempengaruhi kondisi pertumbuhan dan perkembangan abnormal. 

    Normalkah Jika Ubun – Ubun Bayi Berdenyut ?
    Ubun – ubun yang berdenyut pada bayi terkadang dikhawatirkan oleh banyaknya orang tua. Maka dari itu kami akan menjelaskan mengenai normalkah jika ubun – ubun bayi berdenyut ? Karena, perlu Anda ketahui bahwa kepala bayi di bentuk oleh lempengan tulang dimana tulang yang membentuk kepala bayi terdiri dari satu bagian tulang belakang dan dua tulang pada bagian kanan dan kiri serta dua tulang di area depan. Pada bayi yang baru saja lahir biasanya tulang belum terbentuk dan terhubungan dengan sempurna sehingga terdapat celah diantaranya. Dan, hal ini dikenal dengan ubun – ubun.
    Dalam istilah kedokteran, ubun – ubun dikenal dengan fontanela dimana merupakan bagian kecil dari kepala bayi yang terlihat lunak padahal ubun – ubun tidak selunak yang dibayangkan karena dilapisi oleh membran yang kuat. Salah satu fungsi dari ubun – ubun atau fontanental ini adalah fungsi untuk melindungi bayi pada saat persalinan sehingga mengetahui besar tekanan pada otak bayi.
    Faktor mengapa ubun – ubun berdenyut adalah karena belum menutup dan pada umumnya akan kembali menutup setelah berusia 9 bulan meskipun sebagian besar bayi menutup pada usia ubun – ubun 18 bulan. Anda tidak perlu khawatir jika pada usia di bawah 20 bulan tetapi jika sudah lebih usia 29 bulan dan ubun – ubun masih berdenyut maka Anda harus melakukan pencegahan sejak ini karena hal ini bisa menjadi faktor dari kelainan seperti sindroma down, hidrosefalus atau pembesaran tengkorak kepala atau hipotiroidisme atau kekurangan hormon tiroid.
    Meskipun pada dasarnya ubun – ubun berdenyut namun Anda tetap harus mengenali perubahan bentuk yang terjadi jika bayi mengalami beberapa hal di bawah ini :
    Jika sampai terjadi perubahan bentuk dan kulit sehingga terlihat cembung maka menandakan adanya tekanan pada otak bayi yang tinggi. Suhu kepala dan tekanan yang tinggi.
    Ubun – ubun yang terlihat cekung serta menandakan adanya perubahan yang seharusnya diwaspadai yaitu bayi yang mengalami dehidrasi dan hal ini biasanya akibatkan karena perubahan diare atau muntah – muntah.
    Dan yang terakhir, ubun – ubun yang menutup terlalu cepat dimana jika pada normalnya anterior atau ubun – ubun utama (besar) menutup setelah usia anak 1,5 tahun dan ubun – ubun yang lebih kecil akan menutup pada usia bayi 5 bulan. Percepatan menutupnya ubun – ubun bisa menjadi salah satu tanda kadar kalsium yang tinggi.
    Untukmendapatkan informasi yang lebih lengkap dan mendapatkan penanganan yang lebih jelas alangkah baiknya jika Anda langsung mengkonsultasikannya kepada dokter untuk mengetahui penyebab yang benar sehingga bayi Anda segera mendapatkan pengobatan yang tepat juga. Karena, adakalanya juga ubun – ubun cekung dan cembung terjadi karena bayi sedang menangis sehingga tekanan pada otak bayi sedang tinggi.
    Baca Juga :

    Penulis : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd.Keb - September 23, 2017
    Diskusi Dari:
    Day

    Persalinan pertama saya mengalami gangguan medis yang mengharuskan saya operasi caesar, dan yang mau saya tanyakan adakah resiko bagi saya yang sebelumnya melakukan operasi caesar, dan lantas dikehamilan kedua saya ingin memlih jalan persalinan normal ? Mohon penjelasannya bu bidan

    Dijawab Oleh : Day
    Diskusi Dari:
    hayleyfrench7

    Selamat pagi bu bidan saya mau bertanya saat ini saya sedang hamil memasuki trimester kedua akhir-akhir ini saya sering kali marah-marah dan mood saya pun gampang berubah-ubah. Apakah saat ini saya stres dan apakah ada dampaknya bagi janin dalam kandungan saya. Jika iya bagaimana cara mengatasinya mohon jawabannya

    Dijawab Oleh : hayleyfrench7
    Diskusi Dari:
    Dah Wisnugaduh

    Hallo bu bidan, saya ini termasuk wanita yang suka mengalami PMS ketika menstruasi, yang ingin saya tanyakan ketika PMS makanan dan minuman apa saja yang harus dikonsumsi dan dihindari agar PMS tidak mengganggu aktivitas saya. Terimakasih bu bidan, ditunggu jawabannya.

    Dijawab Oleh : Dah Wisnugaduh
    Diskusi Dari:
    Ochaa

    Saya ingin bertanya apakah setiap kehamilan BO slalu disertai perdarahan?kl tidak alasannya apa.tks

    Dijawab Oleh : Ochaa
    Diskusi Dari:
    tickanevianti

    selamat siang, saya mau tanya sekarang saya memasuki umur kehamilan 30w berdasar hasil USG terakhir berat badan janin saya 1,04 kg apa berat tersebut kurang? dan jika saya berpuasa ramadhan apa di perbolehkan/ tidak karena faktor berat badan janin tersebut

    Dijawab Oleh : tickanevianti