Obat-obatan Yang Dilarang Selama Kehamilan

Banyak wanita hamil yang mengkonsumsi obat-obatan yang diresepkan obat-obat bebas, atau bahkan obat-obat lain yang terlarang pada beberapa waktu saat kehamilan. Secara umum, obat seharusnya tidak dikonsumsi saat kehamilan kecuali jika benar-benar sangat dibutuhkan, karena dapat membahayakan janin. Sekitar 2-3% cacat bawaan disebabkan oleh penggunaan obat-obatan yang dilarang oleh ibu hamil.

Berikut ini daftar obat-obatan yang dilarang selama kehamilan:

1. Obat Anti Kanker
Jaringan tubuh janin tumbuh dengan sangat cepat dan sangat rentan terhadap obat anti-kanker, yang dapat menimbulkan terjadinya cacat bawaan, seperti hambatan pertumbuhan dalam rahim, kelainan tulang belakang, kelainan kaki, atau keterbelakangan mental. Beberapa contoh obat yang digunakan untuk penyakit kanker adalah Cyclophos phamide, Pazopanib, dll.

2. Vaksin
Vaksin yang dibuat dari virus yang hidup, misalnya vaksin rubella dan varicella, tidak boleh diberikan untuk wanita yang hamil atau mungkin hamil, karena berpotensi terjadi infeksi pada plasenta dan janin.

3. Obat Jerawat
Selama hamil, perubahan hormon dalam tubuh bisa memicu tumbuhnya jerawat. Namun tidak perlu minum obat jerawat untuk menghilangkannya. Biarkan saja jerawat sembuh dengan sendirinya.

4. Obat Demam
Obat untuk demam biasanya mengandung paracetamol yang wajib dihindari ibu hamil. Sebab dosis tinggi paracetamol sangat memepengaruhi perkembangan janin pada tiga bulan pertama kehamilan.

5. Obat Anti Mabuk Perjalanan
Jangan minum obat anti mabuk saat perjalanan selama kehamilan. efeknya bisa buruk terhadap bayi. Temukan cara lain yang alami untuk mengatasi masalah mabuk perjalanan.

6. Obat Anti Alergi
Selain anti jamur, obat anti alergi juga perlu dihindari. Atasi masalah alergi dengan cara alami. Misalnya menjauhi debu, rajin membersihkan rumah, dan memperkuat sistem imun dengan makan-makanan bergizi.

7. Obat Herbal
Meskipun berasal dari tanaman dan sifatnya alami, ternyata herbal juga termasuk obat yang sebaiknya dihindari ketika hamil. Misalnya lidah buaya, ginseng, dan rosmary.

8. Obat Tidur
Bahkan obat tidur bagi pria dan wanita normal pun memiliki dampak tidak sehat, apalagi jika ibu hamil mengkonsumsinya. Tak perlu minum obat tidur saat ibu merasa sulit memejamkan mata.

Dengan memperhatikan obat yang dilarang selama kehamilan akan turut membantu menjaga kesehatan bayi dan ibu, baik selama mengandung ataupun ketika anak telah lahir ke dunia.

Jenis-jenis obat yang dilarang ini dapat Tanya Bidan atau tanyakan lebih lanjut ke Dokter kandungan untuk mendapatkan keterangan yang lebih lengkap dan akurat. Semoga informasi tentang penggunaan obat-obatan yang sangat berbahaya bagi wanita dimasa-masa kehamilan ini dapat menambah wawasan anda.

Citra Dewi Amd.Keb - July 18, 2016
Diskusi Dari:
erin dianawati

Halo Bu Bidan,
Saya ingin bertanya, anak saya usia 8 bulan ketika tidur malam hari sering berkeringat padahal udaranya dingin. Apa ada masalah dengan anak saya saya ? Terimakasih sebelumnya

Perlu Jawaban

Selamat pagi Bu Bidan,

Saya aneu, 25 tahun. Saat ini saya sedang hamil usia kandungan 2 bulan, tapi tidak ada tanda-tanda seperti payudara sakit dan membengkak, mual-mual di pagi hari seperti contoh tanda kehamilan umumnya. Apakah kehamilan saya normal?

Dijawab Oleh : Ribka Veronika Tatengkeng
Diskusi Dari:
Amel Fayunl

Masa nifas saya selesai tgl 4nov.2017..Masa subur saya kira2 tgl BRP yah..

Dijawab Oleh : Amel Fayunl
Diskusi Dari:
Anonymous

Saya mau tanya setelah berhubungan intim dengan suami saya langsung meminum obat KB apakah masih bisa terjadi kehamilan? sedangkan sperma yang masuk sangan sedikit lebih baik minum obat KB atau pil kontrasepsi darurat?apakah tidak apa2 setelah minum pil KB langsung meminum pil kontrasepsi darurat mohon penjelasannya. karena saya dan suami menunda momongan

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Rikha Fatimah

Halo bu bidan, saya wanita yang sudah menikah dan usia pernikahan saya 7 bulan tapi belum juga hamil. Saya juga sering menstruasi sambil merasakan nyeri dibagian perut kadang rasa sakit itu masih bisa saya tahan tapi beberapa kali rasa sakitnya tidak bisa saya tahan lagi dan harus minum obat dari dokter. Jika tidak diminum, saya bisa mual dan muntah setelah minum obat rasanya sakit berkurang. Jadi saya mau tanya bu bidan, apa di dalam alat reproduksi saya ada yang salah ? Mungkin kista atau apa ?

Perlu Jawaban