×

Cara Menghilangkan Keloid Bekas Operasi Caesar

Bagikan Artikel :

Cara Menghilangkan Keloid Bekas Operasi Caesar

Kekhawatiran ibu pasca operasi Caesar salah satunya yaitu timbulnya daging/masa pada bekas luka jahitan. Bekas jahitan caesar yang timbul dan menonjol di tubuh disebut sebagai keloid. Penyebabnya yang paling sering yaitu lain karena faktor genetik atau pengaruh gesekan pakaian. Sebagian orang bisa dibuat risih jika ada keloid di tubuhnya.

Keloid terbentuk karena hasil respon penyembuhan berlebihan pada beberapa orang, terutama yang memiliki banyak pigmen di kulit mereka. Keloid tidak bisa mengecil seiring berjalannya waktu. Orang yang memiliki keloid biasanya menjadi tidak nyaman karena penampilannya kurang sedap dipandang hingga bisa nyeri ketika terdapat di dekat sendi.

Related Posts :

    Banyak perempuan yang merasa resah karena memiliki keloid setelah operasi caesar. Beberapa tindakan yang mengeluarkan biaya besar banyak dilakukan untuk menghilangkan keloid.

    Penyebab Tumbuhnya Keloid

    1. Luka atau tusukan (termasuk kegiatan mencukur).
    2. Terbakar.
    3. Sayatan operasi.
    4. Gigitan serangga.
    5. Jerawat.
    6. Cacar air atau penyakit yang menyebabkan luka pada kulit.
    7. Tato atau tindikan.

    Treatment Untuk Menghilangkan Keloid

    1. Gel
      Gel khusus atau lembaran silikon untuk menghilangkan bekas luka paling banyak digunakan untuk membantu mengobati keloid dengan cara rumahan. Beberapa orang merasa keloid mampu meminimalkan serta mengecilkan bentuk keloid.
      Cara ini efek sampingnya rendah dan mudah digunakan. Dalam penelitian yang dipublikasikan dalam Aesthetic Plastic Surgery dan Journal of Cutaneous and Aesthetic Surgery mengungkap bahwa penggunaan lembar silikon atau gel dapat memberikan manfaat yang efektif mengecilkan bekas luka sekaligus membantu mencegahnya timbul kembali.
    2. Krim
      Sebuah tinjauan dalam International Journal of Cosmetic Science menyatakan kalau beberapa produk kulit yang mengandung lanolin atau petrolatum dapat memperbaiki penampilan bekas luka. Meski krim yang mengandung ekstrak bawang merah atau vitamin E dipercaya dapat menyembuhkan bekas luka, namun menurut penelitian dari American Family Physician serta studi di Dermatologic Surgery menemukan kalau bahan-bahan tersebut belum terbukti membantu mengatasi keloid.
      Kalau begitu, periksa kembali krim yang dipakai untuk menghilangkan keloid di tubuh anda. Pastikan sudah mengandung lanolin atau petrolatum dan kaya akan vitamin C.
    3. Cryotherapy
      Cryotherapy adalah proses yang melibatkan pembekuan jaringan sementara dengan alat medis. Banyak orang mentoleransi terapi ini dengan baik tapi beberapa dari mereka bisa mengalami rasa sakit yang parah selama prosedur tersebut berlangsung. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Cutaneous and Aesthetic Surgery menunjukkan bahwa setelah beberapa kali perawatan, cryotherapy dapat mengurangi ukuran keloid hingga 50 persen. Namun penelitian tersebut menunjukkan kalau cara ini paling ampuh untuk jenis keloid kecil yang usianya kurang dari 3 tahun.
    4. Suntikan steroid
      Perawatan ini telah digunakan selama bertahun-tahun untuk menyembuhkan keloid. Termasuk jika Anda punya luka bekas operasi caesar. Sebuah studi dalam Journal of Medical Investigations and Practice menyatakan kalau steroid menjadi cara efektif mengurangi ukuran dan penampilan keloid. Sebuah studi baru di American Family Physician menyatakan kalau terapi steroid bisa bekerja lebih efektif ketika dikombinasikan dengan operasi pengangkatan bekas luka. Ini juga bisa dilakukan bersamaan dengan cryotherapy.
    5. Perawatan laser
      Perawatan ini bertujuan untuk mengurangi ukuran sekaligus memudarkan warna keloid yang memerah, menghitam, atau keunguan. Perawatan untuk keloid ini biasanya dilakukan bersamaan dengan suntikan obat kortikosteroid. Nantinya, keloid dan kulit di sekitarnya akan disinari dengan laser yang menggunakan sinar cahaya yang tinggi. Tak hanya memudarkan warna keloid, cahaya dari laser ini bekerja untuk mengempeskan keloid. Sayangnya, laser dapat memberikan efek samping berupa kemerahan pada kulit dan meninggalkan bekas luka. Sebelum memilih perawatan ini, konsultasikan kembali pada dokter Anda.
    6. Perawatan radiasi
      Perawatan yang lebih baru menunjukkan hasil lebih menjanjikan dengan terapi radiasi jangka pendek. Ini dilakukan setelah operasi keloid. Beberapa penelitian dalam literatur bedah plastik dan dermatologi menunjukkan tingkat penyembuhan yang tinggi atau setidaknya perbaikan pada bekas luka keloid untuk Mama yang diobati dengan metode ini. Meski demikian, penyembuhan keloid bekas operasi caesar perlu dikonsultasikan dulu dengan dokter agar tidak salah langkah.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : July 9, 2021

    Pertanyaan Pengunjung :

    cesar

  • Oleh : Tania
  • 2 tahun, 11 bulan yang lalu

    maaf sebelumnya. saya mau tanya.
    istri saya melahirkan anak pertama dengan operasi cesar. sebab air ketuban sudah pecah pada bukaan 2. dan sekarang sudah hamil yg kedua, kata dokter kemungkinan besar harus di cesar. karena yg pertama cesar dan tidak boleh persalinan dibawa ke bidan karena tidak diperbolehkan suntik pacu. sampai sekarang bekas cesar masih terasa nyeri. padahal sudah 5 tahun. dan dokter menyarankan cesar sebelum waktu kontraksi. dikarenakan posisi bayi sampai minggu ke 37 masih belum turun.
    apakah cara seperti ini baik menurut islam? atau sebaiknya saya tunggu sampai kontraksi, kemudian dibawa kerumah sakit dan tunggu keputusan dari dokter di RS? apakah memang tindakan harus cesar atau normal.
    terimakasih

    Benjolan di area miss v

  • Oleh : Erind Dwi
  • 1 tahun, 4 bulan yang lalu

    Hallo, dok.
    Perkenalkan nama saya Erin, saya berusia 20 tahun, pelajar.
    Saya mau tanya dok, kenapa ya di area miss v saya ada benjolan sebelah kiri arah bawah yang kira-kira sebesar 1 butir kacang tanah, tapi saya tidak merasakan keluhan apapun dok, jika saya mengalami bisul di area miss v saya maka itu terasa sakit, tapi ini saya tidak merasakan apapun dok. Jika diraba agak terasa keras seperti bisul. Dan saya tidak pernah melakukan hubungan intim dok.
    Mohon bantuannya dok agar rasa cemas saya bisa sedikit terobati.
    Terimakasih, dokter.

    Pendarahan

  • Oleh : Kristin Titin
  • 4 bulan, 2 minggu yang lalu

    Sy mu tanya dok
    Kmarin sore pas sya bagun tdur siang.tiba” sya megeluarkan darah sdikit.pas pagi hari ini sya megeluarkan darah lagi dok tpi berwana pink”pucat serta ada darah merah dan rasa prut sya pas kluar rada skt dok .padahal hari terakhir sya haid tgl 25-01-21 ini dok
    Apakah ini dikategorikan sebagai keguguran? Mohon bantuanya dok

  • Oleh : Kristin Titin
  • mual, eneg saat makan, kehilangan nafsu makan saat hamil

  • Oleh : Mending Ora Usah Jenengan
  • 4 tahun, 9 bulan yang lalu

    Siang ibu bidan, saya mau tanya apa ibu hamil yang mual-mual dan eneg saat makan itu wajar? Saya juga kehilangan nafsu makan jadinya, solusinya gimana ya?

  • Oleh : Mending Ora Usah Jenengan
  • menstruasi tidak lancar

  • Oleh : Peggy Shintya
  • 10 bulan, 3 minggu yang lalu

    Hallo dok, perkenalkan nama saya peggy.usia saya 22 tahun.saya mengalami menstruasi yang tidak lancar.saya tidak menstruasi paling lama selama 6 bulan. sekarang sayang sudah tidak menstruasi selama 4 bulan.saya ingin menanyakan apa itu bahaya atau tidak?dan apa yang saya harus lakukan.sedang kan saya lihat dan baca info di media internet selalu yang sudah menikah.sedangkan saya belum menikah.terima kasih

    Tanya Bidan