Orang Tua Wajib Tau! Inilah Tanda Stres Pada Anak

Share Dan Tag Teman Kamu Di :

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Ketika kita merasa stres, apa yang akan kita lakukan? mungkin hangout? jalan-jalan? atau pergi berbelanja? mengurung diri? ngomel-ngomel? atau hanya duduk di pojokan sambil menangis?. Lalu bagaimana jika anak-anak yang mengalami stres tersebut? Sebab tahukah anda, bahwa anak-anak usia dini juga bisa mengalami stres layaknya kita orang dewasa?

    Tapi tentu saja kadar stres pada anak-anak berbeda dari stres yang terjadi pada orang dewasa. Tapi jika stres pada anak dibiarkan, atau tanpa disadari oleh orang tua, bukan tidak mungkin anak-anak akan mengalami gangguan kesehatan yang serius. Sudah tahukah bunda apa saja yang menjadi Tanda anak mengalami stres? Pada kali ini Bidan Online Akan memberikan informasi mengenai Tanda-tanda stres pada anak. Apa saja tandanya simak selengkapnya…

    Tanda-Tanda Saat Anak Merasa Stres


    1. Menangis
    Biasanya orang tua langsung terpancing emosi jika anak mulai rewel dan menangis tanpa alasan yang jelas. Untuk hal ini, sebaiknya orang tua bicara dengan lembut dan tanyakan perasaan anak saat itu. Karena bisa jadi ada sesuatu yang membuat anak merasa tidak nyaman, tapi anak sulit mengungkapkannya.

    2. Tidak Patuh
    Jika saat bunda merasa kesal karena anak sering mengabaikan kata-kata bunda, atau anak pura-pura tidak mendengar, bisa jadi ini karena anak merasa sama kesalnya dengan anda. Stres pada anak bisa terjadi karena anak merasa jenuh dengan banyak aturan, larangan atau tuntutan dari orang dewasa atau lingkungan sekitarnya. Karena berpikir tidak ada yang mengerti perasaannya, jadi anak memilih untuk bersikap cuek dan semaunya sendiri, dengan harapan agar orang tua mau bersikap sedikit lunak padanya.

    3. Mendadak hiperaktif
    Kadang stres pada anak usia dini diekspresikan dengan cara yang disebut orang tua “nakal”. Anak kecil yang mengalami stres cenderung suka berteriak marah, sengaja menimbulkan keributan atau kekacauan, bersikap agresif, tapi sangat sensitif. Banyak stres yang dialami anak dengan sikap hiperaktif itu karena kurangnya perhatian dalam keluarga, lingkungan sekolah, atau kejenuhan pada suasana dan orang-orang disekitarnya. Jadi anak akan sengaja membuat gaduh atau bersikap lebih nakal karena berharap bisa lebih diperhatikan.

    4. Murung
    Ada juga anak-anak yang terlihat seperti tenang, tidak bertingkah, tapi sebenarnya sedang mengalami stres. Orang tua bisa mengenali tandanya dari ekspresi wajah yang sering murung, berkurang selera makan, atau tidur anak tidak nyenyak, bahkan beberapa anak juga bisa mengalami mimpi buruk. Kebiasaan dan sikap anak-anak yang sedang stres pada umumnya berubah-ubah. Mereka akan cenderung lebih bergantung pada orang tua dan tidak mau melakukan aktivitas dengan orang lain, bahkan teman sebayanya.

    5. Sakit

    Para orang tua pasti selalu berpikir bahwa anak-anak sakit kepala hanya karena kehujanan. Sama seperti orang dewasa pada umumnya, ketika anak merasa tertekan, anak juga bisa mengalami sakit kepala, sakit perut, atau merasa tidak nyaman dengan kondisi tubuhnya.

    Nah bunda, itulah tanda-tanda anak mengalami stres. Setelah mengenal tanda-tanda stres pada anak usia dini, bunda bisa lebih memberikan perhatian lagi pada setiap perubahan sikap anak anda. Tidak ada gunanya sering memarahi anak. Karena akan lebih baik lagi jika bunda tetap berlaku lembut dan memberi rasa nyaman pada anak dengan selalu mengajak anak untuk berkomunikasi, bukan hanya memerintah, menggurui atau menasehati. Sehingga bunda akan lebih mengerti perasaan si kecil. Semoga Bermanfaat yah 🙂

    Penulis : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd. Keb
  • Citra Dewi Amd.Keb - January 21, 2017
    Diskusi Dari:
    Anonymous

    Bolehkah ibu hamil usia 40 minggu banyak makan buah nanas ?

    Dijawab Oleh :
    Diskusi Dari:
    Anonymous

    sy sudah mau memasuki 40 minggu tp blm ada kontraksi sebenarnya cm kontraksi palsu aj trus ..gmn caranya bisa kontraksi asli dok sy jg takut klo dokter malah menyarankan secar… makasih

    Dijawab Oleh :
    Diskusi Dari:
    Via

    ibu bidan, saya mau bertanya tentang istri saya yang mengalami buang-buang air mencret, katanya perutnya tidak enak seperti ada bunyi air deras, dia juga punya maag. apa bahaya nanti buat janin di dalam perutnya?

    Dijawab Oleh : Via
    Diskusi Dari:
    Aini Muti

    Assalamualaikum bik sy mo nnya kan sy haid bulan kemaren tgl 19 oktber dan selsai haid tgl 25okt, nah sekarng sdh blan nov tgl 29 berart telat sdh bbrpa hari kan buk? Apa benar buk sdh di hitung 2 bulan

    Dijawab Oleh : Aini Muti
    Diskusi Dari:
    ade

    Selamat sore. Saya adalah lulusan d3 kebidanan dan saat ini bekerja di salah satu rumah sakit swasta di Jawa Timur. Saya juga sangat tertarik dalam dunia media dan publikasi kesehatan. Apakah saya bisa menjadisalah satu kontributor Curhat Bidan? terimakasih

    Dijawab Oleh : ade