Panduan Tips Menjalankan Kehamilan Pada Trimester Kedua

Dalam menjalani kehamilan pertama kali bagi calon ibu, Bunda sebaiknya memperhatikan hal-hal penting yang harus dilakukan ibu hamil, dan tetap menjaga kesehatan tubuh baik untuk kebaikan bunda, dan juga janinnya.

Terlebih saat kehamilan memasuki Trimester kedua, kewaspadaan pada ibu hamil juga harus ditingkatkan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Nah, untuk kali ini Curhat Bidan akan memberikan informasi penting untuk Anda, yaitu tentang Panduan Tips Menjalankan Kehamilan Pada Trimester Kedua. Simak artikel berikut ini untuk mengetahui selengkapnya.

Pada saat kehamilan memasuki trimester kedua, tentu kandungan ibu hamil juga semakin berkembang. Diantaranya adalah mulai terbentuknya beberapa bagian tubuh bayi, seperti perkembangan kaki, pergelangan kaki dan lainnya. Maka dari itu banyak dari kasus ibu hamil yang mengalami pemengkakan di beberapa bagian tubuhnya dan membuat ibu hamil mengalami kegemukan. Namun tidak perlu khawatir, selama kondisi tersebut tidak menimbulkan masalah serius, maka dipastikan kondisi kehamilan baik-baik saja.

1. Melakukan konsultasi rutin ke dokter kandungan atau Bidan pilihan Anda.

Sangat penting jika Bunda tetap memeriksakan kondisi kehamilan pada dokter kandungan atau bidan terdekat. Terlebih karena pada kehamilan trimester kedua, biasanya ibu hamil mengalami keluhan gangguan pada aluran darah yang berakibat pada wasir hingga varises. Jika sudah mengalami kondisi tersebut segeralah periksakan ke dokter, karena kehamilan dengan gangguan wasir ataupun varises berpotensi mengalami peningkatan pada hormon kehamilan secara berlebih.

2. Selain itu, pastikan untuk mengkonsumsi makanan kaya akan serat.

Saat bunda mengalami gangguan pencernaan seperti sulit buang air besar, bunda diharuskan untuk memperbanyak konsumsi makanan berserat tinggi sepeti sayuran, buah dan cukupi kebutuhan air minum untuk membantu melancarkan sistem pencernaan yang ada di dalam tubuh.

Berikut adalah tips lainnya yang bisa dilakukan ibu hamil dalam menjalani kehamilan sehat pada usia kehamilan trimester kedua.

  • Sebaiknya ibu hamil saat akan mengambil barang di lantai, hindari sikap tubuh membungkuk. Hal ini dilakukan agar perut tidak mengalami penekanan, cara yang tepat adalah dengan berjongkok secara perlahan dan berhati-hati.
    Ibu hamil juga sebaiknya menghindari aktifitas berat yang berisiko fatal hingga menyebabkan keguguran. Aktifitas berat seperti memutar tubuh dengan terlalu cepat, mendorong sesuatu, memanjat, berolahraga berat harus dihindari.
    Ibu hamil yang memasuki usia kehamilan trimester kedua untuk lebih banyak beristirahat. Hal ii dikarenakan saat usia demikian, berbagai alat vital di dalam tubuh bekerja sangat keras, seperti organ jantung, paru-paru, ginjal, hati dan lainnya.
  • Memulai untuk merawat kesehatan payudara dengan memulai memijat puting susu juga membersihkannya dengan tujuan agar nanti ASI yang diproduksi lebih lancar, serta cukup untuk memenuhi kebutuhan asupan gizi bayi setelah lahir.
  • Memilih mengenakan bra yang pas dan tidak membuat sesak saat hamil dan menyusui nanti, karena payudara akan membesar akibat produksi ASI. Pilihlah bra dengan bahan yang menyerap keringat, menopang, dan membuat kulit terasa nyaman.
  • Untuk menghindari terjadinya varises, cara yang cermat dilakukan adalah membuat keadaan kaki lebih tinggi dibandingkan tubuh saat berbaring agar membuat peredaran darah di bagian kaki lebih lancar.
  • Hindari menggunakan sandal atau sepatu dengan hak tinggi, dan mulailah mengenakan sandal lembut, atau yang permukaannya datar.
  • Biasakan untuk mandi dengan air hangat untuk merilekskan tubuh. Selain itu lebih bermanfaat untuk membuat bunda dapat tidur nyenyak saat malam hari.
  • Tidak mengkonsumsi makanan yang digoreng, makanan pedas dan lebih banyak untuk mengkonsumsi makanan yang dikukus atau dipanggang.
  • Perhatikan juga dalam porsi makan, pastikan untuk mengkonsumsi makanan dalam porsi kecil saja namun lebih sering. Tapi, hindari mengkonsumsi makanan menjelang tidur, beri jeda minimal 1-2 jam agar pencernaan tidak sakit.
    Menghindari berdiri terlalu lama agar tidak menyebabkan varises, bengkak kaki hingga pingsan.
  • Selalu berfikit positif agar tenang, dan terhindar dari depresi yang bisa sewaktu-waktu terjadi dan akhirnya berpengaruh pada janin.

Semoga bermanfaat bunda, salam!

Citra Dewi Amd.Keb - March 30, 2017
Diskusi Dari:
Anonymous

maaf mau tanya..saya dan suami nikah sudah 7 bulan…dan saya alhamdulillah sudah hamil 5 bulan…masalahnya hymen saya masih utuh (intact) sampai sekarang,dokter menyarankan untuk operasi pembukaan hymen tapi saya takut…apakah apabila tidak dioperasi, hymen saya bisa sobek dengan sendirinya ataukah malah akan menutupi/mengganggu proses kelahiran anak saya nanti?

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Nenden Mustika

Ibu saya ingin bertanya,,saya ingin sekali mempunyai momongan,apakah menstruasi saya di katakan normal kalau bulan
januari menst tgl 10
Febuari menst tgl 10
Maret menst tgl 11 karena selama sebelum menikah dan sudah menikah jadwal menst saya tanggal tdk pernah berubah ubah,,terimakasih banyak atas jawabannya..

Dijawab Oleh : Nenden Mustika

Selamat pagi Bu Bidan,

Saya aneu, 25 tahun. Saat ini saya sedang hamil usia kandungan 2 bulan, tapi tidak ada tanda-tanda seperti payudara sakit dan membengkak, mual-mual di pagi hari seperti contoh tanda kehamilan umumnya. Apakah kehamilan saya normal?

Dijawab Oleh : Ribka Veronika Tatengkeng
Diskusi Dari:
Anonymous

selamat siang, saya mau tanya sekarang saya memasuki umur kehamilan 30w berdasar hasil USG terakhir berat badan janin saya 1,04 kg apa berat tersebut kurang? dan jika saya berpuasa ramadhan apa di perbolehkan/ tidak karena faktor berat badan janin tersebut

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Aisyah Putri Setiawan

selamat pagi bu bidan, saya mau bertanya. Saya mempunyai anak usia dua tahun kurang saat ini memang sedang aktif-aktifnya kesana kemari. Namun anak saya itu tidak mau makan sayur, setiap hari anak saya selalu makan dengan daging. Apakah jika anak saya tidak mau makan sayur akan berdampak pada perkembangan juga kesehatannya? dan bagaimana cara agar anak saya mau makan sayur? Mohon jawabannya Terimakasih

Dijawab Oleh : Aisyah Putri Setiawan