×

4 Alat Bantu Melatih Berjalan Bayi

Bagikan Artikel :

4 Alat Bantu Melatih Berjalan Bayi

Melatih berjalan pada si Kecil adalah momen-momen yang menyenangkan sekaligus menegangkan. Meskipun proses agar bayi dapat berjalan sendiri itu tidak mudah, Bunda tetap harus semangat serta memberikan keberanian dan stimulasi pada si Kecil.

Sebelum dilatihh berjalan, bayi harus melalui beberapa tahap dulu, seperti merangkak dan mampu berdiri sendiri. Jangan terburu-buru untuk melatih si Kecil berjalan, meskipun teman seusianya sudah berjalan bunda tetap harus sabar karena tumbuh kembang setiap anak berbeda-beda.

Kemampuan berjalan bayi dapat dilakukan jika otot-otot, syaraf dan tulangnya telah tumbuh sempurna. Memaksakan bayi berjalan sejak dini hanya akan menimbulkan trauma serta gangguan pada perkembangan fisiknya.

Jika si Kecil sudah menunjukkan tanda-tanda siap berjalan, Bunda bisa membantu menstimulasinya menggunakan alat bantu atau mainan yang menarik perhatiannya untuk memudahkan Bunda melatih si Kecil berjalan sekaligus membuat proses latihan jadi terasa menyenangkan bagi bayi.

Related Posts :

    Beberapa Alat Bantu Berjalan Bayi

    1. Baby moon walk
      Melatih bayi berjalan jadi terasa mudah berkat alat bantu ini. Bentuknya sederhana, yakni tali dengan bagian ujung berupa pengait yang dipasangkan ke badan dan selangkangan untuk menjaga bayi tetap aman.
      Dengan alat ini, orangtua tak perlu lagi bersusah payah membungkuk demi memegang tangan atau badan bayi. Sebab alat ini mampu menopang tubuh anak dari bawah dan melindungi posisi tubuhnya agar nyaman bergerak.
    2. Baby push walker
      Cara kerja push walker ini mirip dengan trolley belanja di supermarket. Jadi, mainan ini akan bergerak jika anak mendorongnya. Nah, saat mainannya bergerak maju, otomatis kaki anak akan melangkah mengikuti gerak mainan sebagai bentuk keseimbangan tubuhnya agar tidak terjatuh.
      Selain efektif merangsang bayi untuk belajar berjalan, penggunaan alat ini sekaligus melatih keberanian dan rasa percaya diri anak. Secara tidak sadar anak akan berani melangkahkan kakinya tanpa bantuan dari siapapun.
      Meski demikian, sebaiknya Bunda selalu mengawasi si Kecil saat menggunakan alat ini ya, terutama jika ia baru belajar berjalan atau baru mengenal alat ini. Bunda bisa membantu dengan cara menahan push walker agar tidak bergerak terlalu cepat, sehingga anak mampu menyesuaikan langkah serta menghindari risiko terbentur atau terjatuh.
    3. Funky footprints
      Bentuknya yang menyerupai tapak kaki warna warni mampu menarik perhatian si Kecil untuk merangkak atau berjalan di atasnya. Ketika diinjak, alat ini akan mengeluarkan lampu dan suara atau musik yang menyenangkan. Hal itu membuat bayi penasaran dan ingin mencobanya.
    4. Pull Toy
      Pull Toy lebih direkomendasikan untuk bayi yang sudah dapat berjalan walaupun masih tertatih-tatih. Mainan ini bisa berbentuk hewan peliharaan atau mobil-mobilan yang dilengkapi tali penarik. Jadi anak dapat menyeret pull toy berkeliling ruangan yang tanpa disadari juga turut memperkuat otot-otot kaki dan tubuhnya.
      Anda bisa membawa si kecil ke toko mainan untuk memilih sendiri pull toy favoritnya, mungkin yang berbentuk anjing, kelinci, kucing, atau kuda.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : December 31, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    apakah berhububgan badan saat haid aman?

  • Oleh : Kelvin Wijayanti
  • 2 bulan, 2 minggu yang lalu

    saya berhubungan badan saat hari ke-4 menstruasi dan tidak menggunakan kondom. apakah aman” saja? apa yg harus saya lakukan untuk mencegah penyakit? terimakasih

  • Oleh : Kelvin Wijayanti
  • Sakit tifes

  • Oleh : Chika ELlo
  • 3 tahun, 2 bulan yang lalu

    Bun saya mau tanya ank saya dari kmarin demam.tpi kalau pagi badanya anget klau mnjelang malam agak panas dikit…tpi mkanya gk kyak biasanya klau minum susu tetep ..bun minta solusinya makasih

    Keluar bercak merah kecoklatan sebelum masa haid

  • Oleh : Dwi Nanda
  • 9 bulan, 2 minggu yang lalu

    Mau tanya dok apakah itu normal?, padahal saya baru umur 18 tahun dan memang siklus haid saya belum teratur

    Telat haid

  • Oleh : Risma Imma
  • 5 bulan yang lalu

    Saya mau Tanya. Wkt bulan 10 Saya haid Dari TGL 29-2 November. Kemudian akhir November Saya seprtinya ada kluar darah tapi semacam flek. Mulai December sampai sekrang tidk prnh lagi tpi Saya tespack masih negatif. Apakah itu bulan ketika flek kluar sudah terhitung telat datang bulan? Dan apakah Saya ada kemungkinan hamil tpi tespack masih negatif

    Kesehatan

  • Oleh : Yunita yunita
  • 9 bulan, 1 minggu yang lalu

    Masalah sakit vagina

  • Oleh : Yunita yunita
  • Tanya Bidan