×

Begini Lho Cara Memerahi Anak Dengan Baik

Bagikan Artikel :

Begini Lho Cara Memerahi Anak Dengan Baik

Parent jangan marah-marah pada anak apabila melakukan kesalahan. Anak yang selalu dimarahi orang tuanya akan mudah marah juga menerima keadaan hidupnya. Perlu diketahui bahwa mengasuh anak membutuhkan kesabaran yang luar biasa, terlebih lagi jika anak masih balita dan belum paham akan perbedaan baik dan benar. Ada saatnya anak akan bersikap sulit diatur dan menguji kesabaran kita sebagai orang tua. Karakteristik anak usia dini yang ditunjukkan dengan kelakuan ajaib mereka memang akan sering membuat kita sebagai orang tua mengelus dada.

Cara Menunjukkan Marah Yang Baik Pada Anak

  1. Than Diri
    Ketika mengetahui kenakalan atau kesalahan apa yang sudah dilakukan oleh anak, sebaiknya ambil napas dalam – dalam dan tenangkan diri dulu. Jika membutuhkan waktu untuk menenangkan diri, sebaiknya jauhi dulu anak. Cara menenngkan hati dan pikiran jika ada masalah, yaitu carilah ruangan dimana Anda bisa menyendiri untuk sementara untuk mencari cara meredam emosi.
  2. Kenali Sebabnya
    Jika sudah tenang, sebaiknya mencari penyebabnya terlebih dulu kenapa dan bagaimana anak sampai melakukan kenakalan tersebut. Lalu putuskan oleh Anda bagaimana cara mengatasi anak nakal. Apakah hal itu layak diatasi dengan menggunakan hukuman kepada anak ataukah masih merupakan hal yang dapat dimaklumi.
  3. Bersikap Tegas
    Bersikap tegas tanpa menjadi galak ada perbedaannya dalam cara mendidik anak nakal. Sikap tegas akan membuat anak menjadi segan untuk mengulangi kembali perbuatannya yang salah, dan ia juga akan belajar untuk mengetahui bahwa apa yang dilakukannya tersebut adalah salah. Menjadi galak hanya akan membuat anak takut tanpa mempelajari logikanya mengapa ia dilarang melakukan sesuatu hal.
  4. Gunakan Kata – Kata Positif
    Untuk membangun pengertian positif dan memudahkan anak memahami larangan kita, gunakanlah kata – kata yang tidak menggunakan kata larangan seperti “jangan” atau “tidak boleh”. Lebih baik coba ucapkan “tidak diijinkan” yang berarti anak harus meminta ijin kita jika ingin melakukan sesuatu hal terlebih dulu. Atau bisa juga dengan kalimat yang diawali dengan “Ibu/Ayah akan sangat senang kalau kamu mau melakukan…” lalu lanjutkan dengan apa yang ingin Anda katakan. Kata – kata positif dapat menjadi cara meningkatkan keyakinan diri anak walaupun dia sedang melakukan kesalahan.
  5. Tekankan Pada Perilaku Anak
    Ketika menegur anak, usahakan tekankan pada perilakunya yang membuat Anda tidak setuju, dan bukan kepada sang anak sendiri. Jelaskan apa kesalahan anak. Misalnya katakan, “Ibu/Ayah marah karena kamu melempar botol minummu tanpa alasan kepada kucing” daripada mengatakan “Kamu nakal sekali!”. Jangan lupa untuk menatap mata anak saat berbicara.
  6. Terkadang, Mengeraskan Suara Itu Perlu
    Memang kemarahan yang ditunjukkan dengan teriakan itu sangat tidak perlu. Itu akan mempengaruhi kepribadian anak. Namun jika anak melakukan sesuatu yang berbahaya dan kebetulan jarak Anda jauh dengannya, pasti Anda tidak akan mencapainya tepat waktu. Mengeraskan suara dapat menjadi cara untuk mencegahnya sebelum terlambat. Jika anak sudah berhenti, tanyakan kepadanya alasan mengapa dia melakukan hal itu dan jelaskan bahayanya.
  7. Ajarkan konsekuensi, bukan ancaman
    Bila anak melakukan hal yang melanggar peraturan kita sebagai orang tua, agar ia jera kita harus mengajarkan konsekuensinya. Misalnya, jika anak memukul temannya. Kita bisa jelaskan bahwa memukul itu akan membuat temannya merasa tidak nyaman, dan akibatnya anak akan kehilangan teman bermain. Mengajarkan konsekuensi adalah bagian dari pendidikan karakter anak. Pentingnya pendidikan karakter anak harus dimulai sejak dini agar anak tumbuh menjadi karakter yang positif kelak.
  8. Minta Maaf
    Mengajarkan anak untuk meminta maaf apabila berbuat salah adalah hal yang sangat penting bagi pendidikan karakter anak. Kebiasaan meminta maaf akan membuat anak menjadi pribadi yang suka mengintrospeksi diri sendiri kelak, dan terbiasa mempertimbangkan perasaan orang lain.
  9. Konsisten
    Ketika memarahi anak, orang tua harus konsisten dengan apa yang dikatakan. Anda sudah menjelaskan kesalahan anak dan apa saja konsekuensinya, maka bila anak mengulanginya lagi, berikan perlakuan yang sama. Jangan sampai satu kali Anda bersikap tegas, di saat lain Anda membiarkan saja kelakuan anak yang kurang baik tersebut. Konsisten dalam bersikap adalah cara menjadi orang tua yang baik.
  10. Beri Hukuman Yang Mendidik
    Jika anak masih melakukannya beberapa kali lagi walaupun sudah diperingatkan, Anda bisa bersikap tegas dengan mengambil apa yang menjadi kesukaan anak. Misalnya, cara mendidik anak usia 3 tahun dengan tidak diijinkan untuk memainkan mainan kesukaannya selama beberapa waktu sampai dia memperbaiki perilakunya. Kalau anak mengamuk, menangis atau marah, katakan kepadanya bahwa ini adalah konsekuensi dari tindakannya yang belum mematuhi aturan yang ditetapkan.
  11. Buat Komitmen Dengan Anak
    Cara mendidik anak yang baik yaitu, anda juga bisa berdiskusi dengan anak untuk membuat kesepakatan atau komitmen dengan anak dalam arti beri tahu anak tentang peraturan yang ada. Jika dia masih melanggarnya, maka pastikan anak tahu dan setuju akibat apa yang harus dia tanggung sebagai konsekuensinya.
  12. Beri Pujian
    Ketika anak sudah paham konsekuensinya dan mulai memperbaiki perilakunya, pujilah dia dan berikan pelukan. Katakan Anda bangga dia sudah berhasil mengikuti peraturan dan bersikap baik. Perkataan yang baik dan penghargaan akan menjadi cara agar percaya diri bagi seorang anak. Sikap ini akan mendorong anak untuk terus memperbaiki perilakunya karena dia ingin mendapatkan penghargaan dan pujian dari orang tuanya.

Dampak Anak Yang Sering Dimarahi

Terlalu sering dimarahi akan menjadi penyebab anak melawan orang tua. Beberapa penelitian juga menyebutkan, membentak atau memarahi anak dengan suara keras akan menyebabkan anak kehilangan sel – sel otaknya. Kedengarannya mengerikan bukan? Karena itu sebelum terlambat, cobalah untuk mengendalikan kemarahan Anda menjadi sesuatu yang bersifat lebih konstruktif. Hindari melampiaskan kemarahan secara berlebihan kepada anak, apalagi sampai menggunakan kekerasan fisik kepadanya, apalagi sampai menamparnya. Bahaya menampar anak akan sangat mempengaruhi pembentukan karakter anak di masa depan.

Related Posts :

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : August 13, 2019

    Pertanyaan Pengunjung :

    Tentang Masa Subur dan Kehamilan

  • Oleh : Latifa Arisanny
  • 8 bulan, 2 minggu yang lalu

    Assalamualaikum dokter, saya Nanda. Saya nikah baru 1thn, dan memang selama ini saya dan suami menunda punya anak ( mau pacaran dulu )

    Mau nanya dokter, saya kan telat menstruasi nih baru bulan ini. Seharusnya saya mens di tanggal 8 tapi belum haid juga, dan perkiraan di Aplikasi Flo tanggalan haid saya itu masuk di tgl 12 utk Haid nya.

    Dan saya pagi ini berhubungan intim, lalu suami menumpahkan sperma di dalam hanya sedikit, apa kah itu bisa kemungkinan hamil di tgl tua yg seperti ini subur/tidak subur ibu dokter?

    Dan untuk lebih jelas lagi kapan saya bisa testpeck ibu dokter?

  • Oleh : Latifa Arisanny
  • Makanan Sehat Untuk Wanita

  • Oleh : Uchi Susilawati
  • 4 tahun, 9 bulan yang lalu

    Assalamualaikum Selamat pagi bu bidan, saya mau tanya kita sebagai wanita kan akan mengalami fase fase sulit seperti menstruasi, hamil, pasca melahirkan dan lain sebagainya. Nah makanan seperti apa yang dianjurkan untuk kita (wanita) agar kesehatan kita tetap terjaga dan seimbang? agar kita tidak rentan lelah atau terserang penyakit. Terimkasih bu bidan Wassalam…

  • Oleh : Uchi Susilawati
  • Terlambt haid di tespek negatif

  • Oleh : Elpi Hadia
  • 1 bulan, 1 minggu yang lalu

    Terlmbt haid lima bulan trus keluar darah haid setelh lima bulan

  • Oleh : Elpi Hadia
  • Darah keluar

  • Oleh : Fajar Fajar
  • 4 bulan, 3 minggu yang lalu

    Assalamualaikum kak,
    Saya mau tnya istri sya kluar bercak darah pda selang waktu 1hari setelah berhubungan, apakah itu tnda kehamilan?

  • Oleh : Fajar Fajar
  • Mual Saat Minum Susu Pada Masa Hamil

  • Oleh : Khansa Adeline
  • 4 tahun, 10 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan, saya mau bertanya istri saya sedang hamil 4 bulan dan di haruskan untuk minum susu oleh dokter. Namun istri saya selalu mengeluhkan rasa mual setelah mengkonsumsi susu, bahkan sekarang istri saya enggan untuk minum susu karena rasa mual yang sangat mengganggu. Apakah ada tips untuk mengatasi masalah istri saya bu bidan. Mohon jawabannya

    Tanya Bidan