×

Cara Mengatasi Kutu Rambut Di Kepala Si Kecil

Bagikan Artikel :

Cara Mengatasi Kutu Rambut Di Kepala Si Kecil

Selucu dan semenggemaskannya si Kecil, jika di rambutnya terdapat kutu tentu akan memberikan kesan jorok. Hal ini tentu akan membuat para bunda mencari cara untuk mengatasi kutu rambut pada kepala si Kecil. Untuk menghilangkan kutu rambut di kepala si Kecil, Anda kamu harus menghilangkan organisme dan telur yang bertelur di kepala. Kutu rambut berukuran sangat kecil, kira-kira sebesar ketombe. Kutu umumnya ditemukan di kulit kepala, garis leher, dan di belakang telinga.

Bahayakah Kutu Rambut Bagi Si Kecil?

Meski terkesan jorok, tapi ternyata kutu tidak berbahaya. Kutu bukan pertanda kepala kotor. Karena siapa pun yang memiliki rambut, dapat dihinggapi kutu saat kontak langsung dengan kutu atau telur kutu. Penyebarannya bisa terjadi di mana saja, termasuk bagian belakang kursi bioskop dan pesawat terbang.

Mengatasi Kutu Rambut Bayi

  1. Menyisir Rambut Si Kecil
    Menyisir rambut dengan sisir bergigi halus untuk mencari kutu adalah cara yang paling efektif untuk mengatasi kutu di rambut bayi. Biasanya, metode lain hanya akan membuat proses menyisir lebih mudah. Bunda bisa menyiapkan sisir kutu bergigi halus, semangkuk air bersih yang ditambahkan sabun, semprotan yang diisi detangler alami seperti cuka sari apel, kertas tisu, dan jepitan rambut jika diperlukan.
    Caranya, semprotkan detangler atau cuka sari apel ke seluruh rambut Si Kecil, kemudian sisiri seluruh bagian rambut. Mulai dari kulit kepala, gunakan sisir kutu dan tarik sisir dari kulit kepala ke ujung. Mungkin Moms akan melihat adanya kutu dan telur.
    Kemudian celupkan sisir ke dalam mangkuk air atau bersihkan dengan tisu. Ulangi setiap bagian beberapa kali. Sisir setiap bagian sampai Moms tidak lagi melihat kutu yang muncul di sisir. Ulangi proses ini untuk setiap bagian rambut.
  2. Matikan Kutu dengan Minyak
    Minyak kelapa lebih efektif dalam membunuh kutu daripada kebanyakan obat bebas. Untuk mengatasi kutu di rambut bayi dengan minyak kelapa, bunda harus membiarkannya menempel di rambut Si Kecil semalaman.
    Caranya, cuci dan bilas rambut Si Kecil sampai kering. Kemudian oleskan minyak kelapa ke seluruh bagian rambut dan tutupi dengan shower cap plastik. Biarkan selama 8 jam atau semalaman. Setelah itu, ikuti metode menyisir seperti poin sebelumnya.
  3. Gunakan Bawang Putih
    Bawang putih adalah salah satu pengobatan alternatif dan alami yang paling tua untuk mengatasi kutu rambut bayi. Bawang putih telah digunakan sejak tahun 600-an. Caranya, cukup oleskan minyak bawang putih pada kulit kepala untuk membantu membunuh kutu hidup. Untuk kasus yang ekstrem, bunda bisa mencoba masker rambut bawang putih yang lebih manjur daripada minyak.
    Untuk membuat masker rambut bawang putih, Bunda bisa menghancurkan sepuluh siung bawang putih. Lalu, tambahkan tiga sendok makan jus lemon atau jeruk nipis untuk membuat pasta, dan oleskan di helaian rambut sebagai masker, kemudian diamkan selama 30 menit.
  4. Gunakan Sampo Khusus
    Gunakan sampo dan lotion khusus yang dibuat untuk membunuh kutu rambut. Bunda tetap harus memperhatikan keamanan sampo sebelum membelinya.Ada sampo yang aman digunakan untuk bayi berusia 2 bulan, tapi ada juga sampo yang hanya boleh dipakai anak berusia 2 tahun atau lebih.
    Supaya lebih aman, Bunda juga bisa ke dokter anak untuk meminta rekomendasi sampo anti kutu. Bila masalah kutu lebih sulit dari yang diperkirakan, dokter juga akan meresepkan obat oral.

Hindari Hal Ini untuk Mengatasi Kutu Rambut Bayi

• Jangan gunakan hair dryer setelah mengaplikasikan perawatan kulit kepala. Sebab beberapa produk memiliki kandungan yang akan bereaksi terhadap api.
• Jangan gunakan semprotan serangga karena berbahaya bagi Si Kecil.
• Jangan gunakan minyak esensial seperti ylang ylang atau tea tree oil untuk mengobati kutu rambut. Minyak esensial dapat menimbulkan reaksi alergi pada kulit buah hati.

About : Citra Dewi Amd. Keb

Citra Dewi Amd. Keb

Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : January 17, 2021

    Pertanyaan Pengunjung :

    haid tidak lancar

  • Oleh : fiddina muthiahwari
  • 1 tahun, 11 bulan yang lalu

    assalamualaikum ka,, saya fiddina mau tanya faktor tidak lancarnya haid berpengaruh ga sama anemia??..makasih

    Pingin punya anak

  • Oleh : Rudi Hermawan
  • 2 tahun, 1 bulan yang lalu

    Dok apakah ejakulasi dini mempengaruhi kehamilan

    Sdh hamil 8 bln blum ada tanda2 memproduksi asi

  • Oleh : Sabilillah Anjani Cintakamoesllu
  • 4 tahun, 3 bulan yang lalu

    Siang bu bidan.. Saya hamil anak pertama.. Usia kehamilan sy jalan 8 bln.. Tapi payudara saya blum ada tanda2 memproduksi asi.. Apa itu normal? Atau berbahaya? Apakah saat nanti melahirkan ada kemungkinan asi bisa keluar?

    Muntah setelah minum ASI

  • Oleh : Debby
  • 2 tahun, 6 bulan yang lalu

    Siang Bu Bidan,
    Bayi saya usia 4 bulan sering muntah kalau sudah minum ASI. Muntahnya kadang banyak dan kadang sedikit. Apa penyebab bayi saya sering muntah ? Apa bayi saya baik-baik saja kalau sering muntah ?

    Perut gaenak

  • Oleh : Reska Siti
  • 2 bulan, 3 minggu yang lalu

    Perut saya bagian bawahnya mengeras sering sendawa sering kentut terus sering keram gitu di area perut atas dan bawah dan biasa nya kalo mau tiba menstruasi suka keputihan atau keluar lendir bening tapi sekarang kok jadi gaada ini tanda kehamilan apa begah disebabkan makanan?

  • Oleh : Reska Siti
  • Tanya Bidan