×

Cara Menghadapi Bayi Yang Doyan Mengoceh

Bagikan Artikel :

Cara Menghadapi Bayi Yang Doyan Mengoceh

Tahukah bunda kalau menanggapi ochan bayi dapat mempercepat perkembangan Bahasa mereka lho! Mengoceh pada bayi adalah langkah awal belajar berbicara bun. Itu dinamakan baby talk, dan semua bayi, apa pun rasnya, akan memiliki baby talk yang kurang lebih sama.

Related Posts :

    Doronglah bayi agar mau terus mengoceh sebagai bentuk respons bagi keseluruhan perkembangan bicara si bayi. Cobalah ajak si Kecil mengobrol dan tunjukkan pada dia bahwa komunikasi verbal merupakan aktivitas yang positif dan juga menyenangkan. Berikut cara mengajak si bayi agar mau mengoceh!

    1. Lakukan percakapan dengan bayi
      Bicaralah dengan si Kecil. Biarkan dia melihat wajah mama ketika sedang berbicara dengannya. Tatap matanya dan berbicaralah kepadanya setiap kali Bunda mengganti popoknya atau memberinya makan, kapan pun Bunda membawanya..
      Bicaralah kepadanya sama seperti Bunda akan berbicara dengan seorang teman, bercerita tentang kegiatan yang sedang Bunda lakukan, menunjukkan sesuatu kepadanya di jendela rumah, dan memberikannya pertanyaan. Ia akan belajar tentang perubahan nada suara dan intonasi percakapan mama dan pada akhirnya akan menanggapi Bunda dengan baik.
    2. Merespons dan ikuti ocehan bayi
      Ulangi ocehan bayi saat ia mulai mengoceh. Jika si Bayi mengeluarkan ocehan seperti “ba-ba-ba”, maka Bunda harus ikut mengucapkan “ba-ba-ba” setelah bayi mama mengucapkannya.
      Dengan mengikuti ocehan si Bayi, ia akan tahu bahwa Bunda memberikannya perhatian tulus karena bayi menginginkan respons dari Mama, ketika Bunda memberikan perhatian, ia akan terus mengulang ocehannya sesering mungkin.
      Selain mengikuti ocehannya, Bunda juga dapat menanggapi ocehan si Bayi dengan menggunakan ekspresi-ekspresi lain yang membuatnya tahu bahwa Bunda sedang mendengarkannya. Setelah bayi Bunda mengoceh, Bunda dapat menanggapinya dengan berkata “Ya! Mama paham, Nak” atau “Ah, benarkah begitu, Nak?”
    3. Kenalkan bunyi ocehan yang baru
      Setelah bayi selesai mengoceh, kenalkan bunyi ocehan baru yang mirip dengan ocehan yang ia buat. Misal, setelah Bunda mengikuti ocehan si bayi (contohnya “ba-ba-ba”), lanjutkan dengan bunyi ocehan baru seperti “bo-bo-bo” atau “ma-ma-ma.”
      Saat membalas ocehan si Bayi, Bunda juga bisa menyertakan kata-kata sederhana yang memiliki bunyi yang serupa dengan bunyi ocehan yang ia buat. Contohnya, jika bayi Bunda mengatakan “ma”, Bunda dapat membalasnya dengan “ma-ma-mau.”
    4. Nyanyikan lagu untuknya
      Nyanyikan lagu favorit Bunda. Bayi Bunda akan menyukai apa pun lagu yang Bunda pilih, baik itu lagu pengantar tidur, lagu pertunjukan, musik folk, atau jazz. Pilih satu lagu untuk dinyanyikan setiap kali Bunda sedang menghibur si Bayi saat ia sedang kesal.
      Karena dia mulai mengenali nada, dia akan tenang segera setelah ia mendengar nyanyian Bunda. Ini sangat membantu ketika Bunda sedang mengemudi di dalam mobil dan secara fisik tidak dapat menghiburnya.
    5. Ajari bayi perintah-perintah sederhana
      Meskipun saat ini bayi masih berada dalam tahap mengoceh, akan baik jika memperkenalkannya pada beberapa perintah sederhana. Berikan ia perintah yang dapat mendorongnya untuk bisa berinteraksi dengan lingkungannya. Misalnya, cobalah ajari si bayi perintah sederhana seperti “coba peluk Bunda” atau “coba cium Bunda.”
      Contohkan juga apa yang Bunda perintahkan untuknya. Jika Bunda menyuruhnya untuk mengambil botol, sambil menyuruhnya peragakan juga contoh saat Mama mengambil botol.
      Si Bayi mungkin tidak akan langsung melakukan apa yang diperintahkan namun, setelah ia mampu untuk melakukan perintah yang diberikan, si bayi akan tertarik untuk melakukan tindakan yang diperintahkan dan mengetahui apa yang harus ia lakukan.
    6. Berikan nama pada benda-benda di sekitar bayi Bunda
      Beri nama bagian-bagian tubuh si Kecil ketika Bunda menyentuhnya, seperti hidung, jari kaki, dan pusar. Kata-kata berima seperti “jari kaki” dan “hidung” pasti menarik perhatian dan menyenangkan untuknya.
      Kenalkan juga nama benda di lingkungan sekitar. Ini termasuk orang (Bunda, ayah, Kakak), hewan (kucing, ikan, burung, atau kuda), dan benda (kursi, botol, meja).
      Secara alami bayi memiliki rasa ingin tahu terhadap dunia di sekitarnya. Ini dapat membantu bayi untuk lebih tertarik pada pengulangan nama-nama tersebut dan dapat mendorong perkembangan bicaranya.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : December 27, 2021

    Pertanyaan Pengunjung :

    Alergi Dingin

  • Oleh : Claudia harapankita
  • 3 tahun, 11 bulan yang lalu

    Dok selama ini saya sering kali merasakan masalah dibagian hidung seperti hidung yang terasa perih sehingga membuat saya kesulitan untuk bernafas dimana hal ini sering juga disertai dengan adanya rasa sakit pada bagian kepala. Biasanya saya merasakan hal ini dimana saat musim dingin dok. Dulu saya sempat tinggal di daerah perkampungan yang udaranya sangat dingin sehingga tiap malam dan pagi hari saya sering merasakan masalah pada bagian hidung serta bersin bersin. Saya mau tanya, kira kira ini salah satu gejala penyakit apa ya dok? Terus berbahaya gak ya bagi kesehatan saya?

    Kehamilan

  • Oleh : Novia Vidiyana
  • 3 tahun yang lalu

    Sya terakir haid tgl 28 juni 2019 , dan skrang saya mengalami tanda” , mual” , perut kram , payudara sakit apakah bisa di katakan sya hamil… tpi tgl menstruasi blum tiba …

    Bayi Sering Muntah Saat Diberikan ASI

  • Oleh : penneybolinger
  • 5 tahun, 7 bulan yang lalu

    Halo bu bidan saya Delia usia 26 tahun. Saya mau tanya tentang soal bayi. Bayi saya jalan 7 minggu bu tapi kenapa bayi saya sering muntah kalau sedang di berikan asi.

    Puting kecil

  • Oleh : Jilly lamia Jil
  • 1 tahun, 11 bulan yang lalu

    Selamat siang Bidan , Saya Mengalami hal Pada Puting saya , Padahal Saya Sudah 16thun ,Tapi Puting Saya Masi Kecil , Tidak seperti Puting yang lain sudah membesar ,apakah solusi Dari pada ini ? apakah Ada Cara Untuk Membesarkan puting payudara

  • Oleh : Jilly lamia Jil
  • Telat Haid

  • Oleh : Khusnul Khotimah
  • 1 tahun, 11 bulan yang lalu

    Assalamualaikum Dok..Sata Mau Tanya Kan Saya Udah Telat Haid Selama 3 Hari Perut Bagian Bawah Rasanya Nyeri Seperti Mau Haid Tapi Nyerinya Ringan Dan Gak Lama Trus Payu Dara Saya Juga Linu Gitu Rasanya Kemarin Di Perut Bagian Bawah Seperti Ada Kedutan Tapi Cuman Berkedut 3x langsung ilang gak ada lagi…Apakah Saya Hamil Ya Dok? Tapi Saya Gk Brani Buat Tespek Takut Di PHP.in…Gimana Dong Dok?? Mohon Pencerahannya…

  • Oleh : Khusnul Khotimah
  • Tanya Bidan