×

Ini Lho Karakter Si Bungsu Yang Perlu Ayah Dan Bunda Tahu!

Bagikan Artikel :

Ini Lho Karakter Si Bungsu Yang Perlu Ayah Dan Bunda Tahu!

Meski satu ibu dan satu ayah, karakter setiap anak tidak ada yang sama pasti berbeda. Begitupun perlakukan kita sebagai orangtua untuk menghadapi setiap karakter anak pasti beda. Sehingga tidak bisa disamaratakan. Anak sulung pun akan berbeda dengan karakter dari anak bungsu.
Bicara tentang anak bungsu perlu diketahui bahwa dirinya cenderung lebih manja, memiliki sisi kreativitas dan selalu bisa membahagiakan orang lain. Inilah yang umumnya menjadi beberapa karakter dari anak bungsu.
Anak bungsu memiliki jiwa sosial yang tinggi. Senang menjadi pusat perhatian, humoris dan masih banyak lainnya. Untuk lebih jelasnya Ayah Bunda bisa simak karakter si Bungsu di bawah ini.

Related Posts :

    Beberapa Karakter Si Bungsu

    1. Humoris
      Anak bungsu tanpa disadari memiliki karakter yang humoris karena selera humornya cukup tinggi. Karakter ini bisa dilihat saat dirinya sedang menangis atau rewel meminta sesuatu, namun beberapa menit kemudian akan kembali tertawa dan cepat melupakan kejadian sebelumnya.
      Humor termasuk bagian yang sangat penting dalam sebuah kecerdasan seseorang ketika berpikir. Karakter humoris anak dapat membantunya berinteraksi lebih mudah bersama siapa saja termasuk orang-orang yang baru dikenalnya.
    2. Tidak Suka Ikut Campur Urusan Orang Lain
      Anak bungsu memiliki kakak yang dapat mencontohkan hal ini kepada mereka. Biasanya, saudara yang lebih tua sudah memiliki kegiatan sendiri yang tidak boleh diganggu dan membuat batasan kepada saudara termudanya bahwa ada bagian hidup mereka yang tidak bisa dicampuri. Anak bungsu dapat mengembangkan pemahaman untuk tidak mencampuri privasi orang lain kecuali mereka diminta untuk terlibat.
    3. Mempunyai Wawasan Lebih Luas
      Karena memiliki kakak dan orang tua yang jauh lebih berpengalaman daripada dirinya, hal itu dapat menjadi salah satu sumber pengetahuan bagi si anak bungsu. Kepribadian anak bungsu akan terbentuk dengan memiliki wawasan yang luas. Ia akan memiliki banyak pengetahuan yang lebih maju daripada teman – teman lainnya mulai dari musik, pelajaran, sosial, bahkan politik.
    4. Mampu menghibur diri sendiri ketika ada masalah
      Anak-anak tidak akan selamanya didampingi oleh orangtuanya terus. Meskipun ada rasa khawatir suatu saat nanti mengenai cara anak menyelesaikan masalah sendiri, namun perlu diketahui bahwa anak bungsu pasti dapat menemukan solusi terbaik.
      Anak bungsu juga memiliki kemampuan untuk menghibur dirinya sendiri saat sedang menghadapi berbagai masalah.
      Sebagai anak bungsu, ia seolah tidak pernah kehabisan akal untuk menghibur dirinya sendiri. Karakter ini bisa terlihat ketika semua orang di rumah sibuk dengan aktivitas masing-masing, maka anak bungsu cenderung kreatif dengan menciptakan mainan sendiri bersama imajinasinya.
      Walaupun bermain sendiri, dirinya tidak kehabisan akal untuk menciptakan kebahagiaan dan keseruan sendiri.
    5. Seorang pengamat yang baik
      Cara setiap orang untuk belajar dan memperkaya diri dengan berbagai pengetahuan tentu akan berbeda-beda, sehingga tidak bisa disamaratakan. Bagi si Bungsu sendiri, dirinya memiliki sebuah karakter sebagai seorang pengamat yang baik.
      Pembelajaran hidup yang seringkali dilakukan anak bungsu yaitu dengan mengamati berbagai kegagalan serta keberhasilan orang sekitar termasuk keluarga. Dirinya belajar untuk bisa lebih baik dari orang lain.
      Anda pun berperan penting dalam menciptakan karakter ini dengan memberikan saran dan selalu mengarahkannya. Selain itu, nasihat keluarga untuk kakaknya bisa membuat si Bungsu belajar menjadi pengamat yang baik.
    6. Senang mencari perhatian dan selalu ingin paling dicintai
      Saat dirinya mencari perhatian perlu diketahui bahwa ia ingin selalu merasa dicintai oleh semua orang yang ada di sekitarnya tanpa terkecuali.
      Bahkan anak bungsu seringkali tiba-tiba memeluk atau mencari perhatian sang Kakak. Bahkan anak bungsu biasanya ingin mendapatkan perhatian dari orangtuanya melebihi kakak-kakaknya.
    7. Banyak memiliki teman yang lebih tua dari usianya
      Karakter anak bungsu yang secara umum memiliki rasa percaya diri tinggi dan senang bersosialiasi membantu dirinya untuk lebih mudah berteman dengan siapa saja, tak terkecuali orang yang lebih tua.
      Anak bungsu memiliki kecenderungan untuk memiliki pergaulan yang tidak terbatas. Dirinya memiliki kemampuan untuk hidup bersosial bahkan dengan orang-orang yang baru ditemuinya.
      Karakter inilah yang membuat anak bungsu mampu berteman dengan siapa saja termasuk teman kakaknya sendiri dengan usia lebih tua.
    8. Mempunyai hak istimewa dibandingkan kakak-kakaknya
      Hak istimewa terkadang diinginkan semua anak untuk mendapatkan sesuatu yang mereka mau. Sebagai anak terakhir, si Bungsu terkadang lebih diproritaskan atau mempunyai hak istimewa dibandingkan kakak-kakaknya.
      Jika kakak beradik ini bertengkar hanya karena sebuah mainan, tak jarang orangtua akan memberikan hak istimewa dengan memberikan mainan tersebut untuk si Bungsu. Bahkan dirinya akan mendapatkan sesuatu yang lebih mudah dibanding orang lain di dalam rumah.
    9. Lebih Manipulatif
      Dengan menjadi anak termuda di keluarga, anak bungsu akan belajar dengan cepat bahwa sifat agresif tidak akan membawa keuntungan bagi mereka. Untuk mendapatkan keinginannya, mereka belajar bahwa menggunakan siasat lain akan lebih berguna. Misalnya, cemberut ketika tidak mendapatkan apa yang diinginkan. Walau bagaimanapun, itu adalah salah satu bentuk manipulasi untuk mendapatkan keinginannya, walaupun kelak ia tidak akan selalu perlu bersikap manipulatif lagi.
    10. Anak Bungsu Belajar dengan Baik jika Dibimbing
      Terbiasa mengikuti orang – orang yang lebih tua, anak bungsu mempelajari semua yang perlu mereka ketahui melalui pengamatan dan bimbingan, dan hal ini akan terlihat sangat jelas ketika mereka memasuki dunia kerja. Bila seluruh proses kerja hanya diterangkan dengan kata – kata, mereka akan bingung. Tapi apabila mereka ditempatkan untuk mengamati seniornya bekerja, mereka akan dapat belajar dengan cepat.
    11. Spontanitas menandakan anak bungsu lebih berani mengambil risiko
      Selain anak bungsu mudah tidur dengan lampu menyala dan bisingnya suara televisi, ia pun memiliki karakter yang spontanitas.
      Tak jarang dirinya tidak merasa ragu atau takut untuk mengambil segala keputusan, bahkan dalam keadaan yang darurat. Karakter anak bungsu yang spontanitas bisa menjadi tanda bahwa dirinya berani mengambil segala risiko serta tidak ragu keluar dari zona nyaman.
      Mama pun perlu mengapresiasi karakternya ini agar ia bisa berkembang dan berpetualang untuk melakukan hal-hal baru di masa depan nanti.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : January 23, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    Cara Membujuk Anak Mau Minum Obat

  • Oleh : Dayat Ya Hidayat
  • 4 tahun, 11 bulan yang lalu

    Selamat siang bu bidan, saya mau tanya. Bagaimana caranya supaya anak mau minum obat tanpa paksaan ? Anak saya sudah berusia 6 tahun masih saja menolak minum obat ketika ia sakit. Metode mencekoki obat ke mulutnya tak mempan, yang ada obat keluar lagi. Mohon solusinya bu. Terimakasih

  • Oleh : Dayat Ya Hidayat
  • Frekuensi BAB Pada Bayi

  • Oleh : juwita
  • 3 tahun yang lalu

    Siang Bu Bidan, saya mau tanya, pada bayi usia 7 bulan berapa kali frekuensi BAB yang normal ?

    Apakah saya hamil?

  • Oleh : uye (wanita)
  • 5 tahun, 3 bulan yang lalu

    selamat pagi bu bidan. Saya mau tanya, saya baru saja menikah bulan maret kemarin. Dan setelah menikah hingga sekarang saya hanya mengalami satu kali datang bulan yaitu pada tanggal 15 april lalu. kemudian saya mencoba tes menggunakan tespack. Namun hasilnya negatif. Saya dan suami masih penasaran. Hingga seminggu kemudian kamipun tes ulang menggunakan tespeck, namun hasilnya masih negatif. apa yang terjadi pada saya bu bidan? apa saya hamil? tetapi mengapa hasil di tespeck negetif? mohon jawabannya bu bidan..

    apakah ini hamil atau tidak

  • Oleh : muhammad faiz
  • 4 bulan, 1 minggu yang lalu

    halo dok saya mau tanya jika remaja melakukan hubungan seks dan tidak menggunakan alat pengaman, tetapi ia mengeluarkan nya di luar di sekitaran perut apakah ada kemungkinan remaja tersebut mengalami kehamilan ?

  • Oleh : muhammad faiz
  • cara mengatasi kebiasaan anak usia 5 tahun yang masih suka mengompol di tempat tidur

  • Oleh : Vita Ratnasari
  • 4 tahun, 11 bulan yang lalu

    ibu bidan, anak saya laki-laki usia 5 tahun masih suka minum susu pake botol, juga masih suka ngompol di tempat tidur, bagaimana solusinya ya?

    Tanya Bidan