×

Jangan Bingung Lagi Kalau Suami Ngambek, Ini Solusinya!

Bagikan Artikel :

Jangan Bingung Lagi Kalau Suami Ngambek, Ini Solusinya!

Ngambek dan cemberut biasanya sering terjadi pada wanita karena sifat ini menjadi karakteristik bawaan. Tapi jangan salah lho! Bahwa pria juga bisa ngambek. Anda sebagai istri tentu akan bingun dong kalau melihat suami ngambek dan cemberut. Tenang saja, kali ini bidan Citra akan memberikan tips dan trik untuk meredakan suami yang ngambek.

Penyebab Suami Ngambek Sama Istri Dan Cara Mengatasinya

  1. Sifat dan Karakter Asli
    Boleh jadi perangai doyan marah dan mudah tersinggung atau moody yang ditunjukkan pasangan sebenarnya merupakan sifat aslinya.
    Mungkin ketika masa pacaran, ia tampak baik, sabar, pemaaf dan sebagainya. Wajar saja karena ia berusaha menunjukkan sikap terbaik pada sang pujaan hatinya.
    Nah, begitu menikah, setelah beberapa waktu kemudian, tampaklah “wujud” sebenarnya. Jadi selama ini yang ditunjukkan adalah kepura-puraan semata.
    Tak mudah memang mengubah karakter asli, apalagi bila sudah dewasa. Menjadi sebuah tantangan yang rumit bagi pasangan apalagi bila diketahui sifat aslinya setelah beberapa tahun menikah. Dulu kok terlihat baik, sekarang mudah tersinggung dan sensitif. Dalam hal ini, pasangan harus mampu menempatkan diri sebagai partner yang bisa membantu mengurangi pemicu yang membuat ia jadi super sensitif.
    Jadi, yang mungkin bisa dilakukan adalah mencoba meminimalisasi potensi ia “meledak”. Misalnya, kita tahu bahwa pasangan cenderung orang yang on time. Jadi, begitu suami sudah siap berangkat pergi tapi kita masih belum kelar dandan, bisa saja ia jadi marah. Atau bisa jadi karena suami suka tempat yang rapi, maka sebisa mungkin jangan sampai rumah terlihat berantakan oleh suami Anda. Maka sebagai solusinya kita perlu sensitif atas sifat, karakter ataupun kepribadian pasangan. Ketahui hal-hal apa saja yang bisa memicu ia menjadi bersikap supersensitif.
    Kemudian, perlu ada pemahaman bersama bahwa pasangan juga harus berusaha menurunkan tingkat atau kadar sensivitasnya. Walaupun tidak berarti mengubah total kepribadiannya, setidaknya dapat menurunkan derajat sensitivitasnya.
  2. Pengaruh Eksternal
    Adanya pemicu dari luar lingkungan bisa juga menyebabkan seseorang menjadi supersensitif. Boleh jadi sifat asli suami Anda memang tak mudah marah, kalem, atau pada dasarnya baik. Akan tetapi, ketika ia menghadapi tekanan dari luar secara bertubi-tubi, mungkin saja ia menjadi super sensitif.
    Contoh lain adalah ekspektasi yang tak sesuai dengan kenyataan. Mungkin seorang istri berharap suaminya memberi perhatian lebih, berbagi mengurus anak dan sebagainya.Akan tetapi, kejadian tak sesuai harapan. Usai pulang kerja, suami kecapekan dan langsung tidur. Nah, istri jadi sensitif karena harapannya tak terwujud. Yang terjadi, istri jadi uring-uringan dan akhirnya memicu pertengkaran dengan pasangan.
    Ketika pasangan menjadi super sensitif, kita coba untuk duduk bersama. Luangkan waktu untuk membicarakan hal ini. Katakan dengan jujur bahwa sikap pasangan akhir-akhir berubah menjadi super sensitif. Tanyakan apa yang menjadi akar persoalannya, apakah tekanan pekerjaan yang terlalu berat dan sebagainya. Bila sudah diketahui akar masalahnya, selanjutnya bisa dicari jalan keluarnya berdua.
    Begitupun bila pemicunya adalah faktor ekonomi atau finansial. Masalah keuangan sangat mungkin membuat seseorang menjadi super sensitif. Apalagi pria sebagai kepala rumah tangga dituntut untuk mampu memenuhi kebutuhan keluarga.
    Sebaliknya, ketika kondisi perekonomian tidak memadai, yang terjadi adalah kerisauan yang berujung pada konflik dengan pasangan. Karena itu, perlu duduk bersama untuk membicarakan akar masalahnya dan mencari solusi.
    Misalnya, apakah ada pos-pos pengeluaran yang perlu dihemat, apakah perlu mencari penghasilan tambahan, atau bahkan pindah tempat kerja untuk mendapat gaji yang lebih tinggi.
    oleh karena itu temukan akar masalah dan berusaha mencari solusi. Terkait masalah ekonomi ini, suka tak suka tentu harus dihadapi berdua. Apakah menurunkan derajat kehidupan, tidak lagi naik mobil tapi bus, misalnya. Jadi, kalau tidak dengan kepala dingin, ujung-ujung berantem terus dan pasangan masing-masing jadi supersensitive.
  3. Faktor Kombinasi
    Pasangan menjadi super sensitif lantaran dua faktor, yaitu memang dasarnya berkarakter sensitif sekaligus ditambah ada pemicu lain di luar dirinya.
    Untuk menangani hal ini tentu perlu diupayakan penanganan yang kombinasi juga masing-masing seperti yang sudah diuraikan di atas.

Jangan Gengsi Meminta Maaf

Jika Anda melakukan kesalahan dan membuat suami Anda ngambek, jangan ragu untuk meminta maaf terlebih dahulu dan berjanji tidak akan mengulanginya. Ets jangan lupa ucapkan kata maaf dengan halus ya! Dengan demikian ngambeknya suami pasti akan reda dan suami juga akan merasa lebih dihargai sebagai pemimpin rumah tangga.

Related Posts :

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : April 26, 2019

    Pertanyaan Pengunjung :

    Faktor yang berpengaruh agar memiliki bayi kembar

  • Oleh : Siska zumrotul fauziah
  • 2 tahun, 11 bulan yang lalu

    Selamat pagi bu bidan saya mau bertanya apa saja faktor yang dapat berpengaruh agar memiliki bayi kembar pada keluarga yang tidak mempunyai riwayat anak kembar. Mohon penjelasannya

    Sperma Kosong, Apakah Normal ?

  • Oleh : Santana jaya
  • 1 tahun, 9 bulan yang lalu

    Assalamualaikum Bu Bidan, saya Melia Rasya. Saya dan suami saya sudah menikah hampir satu tahun dan kami juga belum memiliki anak atau saya bahkan belum mengandung. Saya sudah di cek ke dokter dan hasilnya baik, tapi suami saya tidak mau di cek ke dokter dan setiap kami melakukan hubungan, sperma suami saya kosong bu bidan, apa itu wajar ?

    Kesehatan vital

  • Oleh : Putra Inhil
  • 1 tahun, 2 bulan yang lalu

    Permisi buk bidan, saya pernah baca artikel yang menjelaskan tentang bahaya masturbasi pada pria, saya sering melakukan masturbasi, tetapi jika saya berhenti masturbasi, apakah semua akan kembali normal?

    sering mual muntah di pagi hari

  • Oleh : chairia
  • 2 tahun, 8 bulan yang lalu

    Malam Dok…!
    Dok,saya mau tanya kenapa hampir setiap pagi hari,setelah sarapan,,sering mual2 dan muntah2…usia kehamilan saya saat ini sudah 10 minggu…
    Terima kasih atas jawabannya dok…!

    mengatasi gatal pada puting saat menyusui

  • Oleh : Rhiyad Suhpriatin
  • 3 tahun, 11 bulan yang lalu

    Siang bu, saya mau tanya. Saya adalah seorang ibu menyusui, terkadang puting saya terasa sangat gatal serta timbul bercak putih pada puting payudara saya, apakah ini termasuk kanker atau bagaimana bu? bagaimana cara menanganinya?

  • Recent Topics

  • Baru-baru ini :

  • Follow Kami Di :

  • Tanya Bidan