×

Jenis-jenis Baby Chair Yang Perlu Bunda Tau

Bagikan Artikel :

Jenis-jenis Baby Chair Yang Perlu Bunda Tau

Ketika si Kecil mulai MPASI, Bunda tentu akan menyiapkan berbagai kebutuhan makan termasuk kusi bayi/baby chair. Baby chair ini merupakan salah satu kebutuhan yang perlu ada saat MPASI karena untuk melatih bayi agar mereka mengerti bahwa makan haruslah sambil duduk. Karena itu, sebaiknya Anda mulai mempersiapkan baby chair.

Baby chair tak hanya bisa digunakan untuk makan saja, tetapi juga sebagai tempat bermain. Jadi, Anda bisa dengan tenang melakukan pekerjaan rumah ketika si kecil bermain sendiri. Banyak baby chair berukuran besar, bahkan ada juga yang bisa dipakai untuk orang dewasa! Meski harganya lumayan tinggi, baby chair merupakan produk yang awet sehingga Anda tak akan rugi membelinya.

Related Posts :

    Nah baby chair ini banyak jenisnya lho Bun, jangan sampai bunda salah memilih baby chair. Ada beberapa poin yang harus Bunda perhatikan ketika memilih baby chair. Baby chair umumnya dibagi menjadi tiga tipe. Pilihlah tipe terbaik yang sesuai dengan lokasi dan waktu pemakaian baby chair.

    3 Jenis Baby Chair

    1. High chair
      Jika Anda ingin si kecil makan di meja yang tinggi seperti meja makan, pilihlah tipe high chair. Anda bisa mengontrol anak yang sedang duduk tanpa perlu membungkuk karena tingginya sama dengan kursi orang dewasa.
      Lalu, apabila Anda ingin menggunakannya untuk makan saja, pilihlah produk yang ketinggian pijakan kakinya bisa disesuaikan sesuai pertumbuhan anak. High chair yang dilengkapi pijakan kaki lebih stabil dan membuat anak lebih tenang ketika sedang makan. Jika ketinggian pijakan kaki kursi bisa diatur, anak Anda bahkan bisa memakainya sampai ia duduk di Sekolah Dasar (SD).
      Apabila Anda ingin produk yang bisa disimpan setelah digunakan, pilihlah high chair yang bisa dilipat. Namun, high chair yang terbuat dari kayu biasanya kokoh dan berat sehingga sulit untuk dipindah-pindah. Jika Anda ingin produk yang mudah dibawa dan dipindahkan, high chair dari bahan plastik yang bisa dilipat merupakan pilihan tepat.
    2. Low chair
      Apabila Bunda mencari baby chair yang tidak hanya bisa digunakan untuk makan, pilih tipe low chair. Karena kursinya rendah, si kecil tidak akan mudah terjatuh. Selain itu, tipe low chair bisa digunakan untuk berbagai aktivitas, misalnya sebagai kursi saat anak menggambar atau bermain. Dibandingkan dengan high chair, low chair memiliki lebih banyak variasi bentuk dan bahan. Bahkan, ada yang sudah bisa dipakai sejak bayi bisa mengangkat dan menahan kepalanya.
      Akan tetapi, ada beberapa produk low chair yang tidak bisa digunakan pada anak yang belum bisa duduk dengan stabil. Selain itu, perkembangan tiap bayi tidaklah sama. Terkadang, ada low chair yang ukurannya tidak sesuai dengan anak bunda meski target usianya sesuai. Jadi, jangan lupa untuk memperhatikan ukuran produk dan menyesuaikannya dengan ukuran tubuh bayi bunda.
      Tidak seperti high chair, tipe low chair tidak bisa digunakan oleh orang dewasa. Ukuran low chair paling besar hanyalah sampai usia Sekolah Dasar (SD). Karena low chair banyak yang dijual dengan harga terjangkau. Bunda bisa membelinya sebagai baby chair pertama anak Bunda.
    3. Table chair
      Bagi Bunda yang ingin menikmati makan di luar bersama anak, tipe table chair merupakan pilihan tepat. Bunda hanya perlu memasangnya di meja mana pun. Dengan demikian, bunda dan si kecil bisa makan di kafe dan restoran. Biasanya, tipe ini sudah dilengkapi dengan tas sehingga mudah dibawa ke segala tempat.
      Namun, sebelum membeli, pastikan ketebalannya sesuai dengan ketebalan meja yang akan dipasang table chair. Umumnya, ukuran ketebalan table chair sudah ditentukan sehingga tidak bisa dipasang di meja yang terlalu tipis atau terlalu tebal. Perhatikan juga keberadaan penghalang pada meja karena kursi bisa saja tidak dapat terpasang sempurna gara-gara penghalang tersebut.
      Karena terlihat seperti melayang di atas lantai, banyak orang tua yang meragukan keamanannya. Namun, Anda tak perlu khawatir. Produk yang dijual di pasaran biasanya sudah memenuhi standar keamanan. Anda bisa mencegah hal yang tak diinginkan asalkan memakainya dengan cara yang benar.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : December 20, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    Sperma Keluar Saat Sedang Cemas

  • Oleh : ANGGUN
  • 2 tahun, 6 bulan yang lalu

    Halo Selamat Pagi Bu Bidan, saya Edhy Prayoga. Begini, saya sering mengalami kalau sperma saya itu keluar dengan sendirinya setiap saya sedang merasa cemas dan hal itu terjadi baik saat saya dalam keadaan sadar atau bahkan ketika sedang bermimpi. Bagaimana cara menyembuhkannya bu ? Saya merasa terganggu dengan kondisi seperti ini dan tolong segera dijawab ya. Terima kasih bu bidan.

    evidence base

  • Oleh : katjawilfred9
  • 3 tahun, 1 bulan yang lalu

    Apa evidence base dari persiapan persalinan??

    Daging lebih di bibir vagina

  • Oleh : Annisa Rahmania
  • 1 tahun, 10 bulan yang lalu

    Dok sebelumnya saya ingin bertanya. Saya belum menikah dan saya belum pernah berhubungan intim, Vagina saya sering gatal trs keluar keputihan terkadang bening, berwarna putih, kadang berbau dan kadang tidak berbau. Dan muncul daging di bibir vagina,
    Itu kenapa ya dok?

    Kandungan

  • Oleh : Aldhinda Putrie
  • 4 bulan, 3 minggu yang lalu

    Dok mau bertanya saya sudah telat haid terakhir haid agustus tgl 25 agustus 2020 dan setelah itu saya tidak haid lagi dok dan pada tanggal 16 september muncul flek atau bercak darah yang sedikit dan hanya 2 hari . Tapi ketika di tespeck masih negatif , dan saya juga sudah mengalami gejala kehamilan sprti mual , sensitif , perubahan dan nyeri pada payudara
    Dok kenapa ya klo boleh tau?

  • Oleh : Aldhinda Putrie
  • Saya mau nanya

  • Oleh : Deshinta Dodyanti
  • 1 tahun, 10 bulan yang lalu

    Asalamualaikkum

    Tanya Bidan