×

Life Skills Yang Harus Bunda Ajarkan Kepada Si Kecil Usia Prasekolah

Bagikan Artikel :

Life Skills Yang Harus Bunda Ajarkan Kepada Si Kecil Usia Prasekolah

Usia si Kecil sudah saatnya masuk sekolah dasar, tapi bingung karena si Kecil masih sangat bergantung pada Bunda? Sedikit-sedikit menangis, sedikit-sedikit minta bantuan Bunda.

Oleh karena itulah orangtua harus mengajarkan anak berbagai life skills atau kecakapan hidup dasar sedini mungkin. Life skills adalah keterampilan hidup yang biasa kita lakukan sehari-hari dan akan dilakukan sepanjang hidup.

Apabila Bunda tidak membekali anak dengan life skills, bukan hanya repot, tetapi anak bisa terkaget-kaget saat ia berada di lingkungan lain selain rumah. Padahal, anak bisa dan mampu melakukan hal-hal “kecil tapi penting” itu jika dibiasakan sejak kecil.

Lagipula, dengan memberi anak kesempatan melakukan hal-hal kecil bisa mengembangkan rasa percaya diri dan membentuk citra diri positif dalam jangka panjang. Di balik tangan-tangan kecilnya, plus dukungan Mama, anak mampu mengurus dirinya sendiri. Cepat atau lambat, akan tiba waktunya si Kecil tidak bergantung sepenuhnya pada Bunda.

Related Posts :

    Beberapa Life Skills Yang Perlu Bunda Ajarkan Sedini Mungkin

    1. Sopan santun
      Sopan santun adalah modal utama anak saat ia tumbuh besar dan berinteraksi dengan orang lain. Tentu saja sudah jadi tugas orangtua untuk berperan sebagai contoh nyata anak. Apalagi, anak itu peniru ulung, jadi ia akan melihat perilaku Bunda dan menirunya.
      Bunda bisa mulai membiasakan anak untuk mengatakan terima kasih, permisi, tolong, dan maaf. Empat kata sakti ini dasar perilaku sopan santun yang berlaku universal.
    2. Berpakaian
      Melepas pakaian dan menaruhnya di tempat pakaian kotor seharusnya sudah bisa anak lakukan sendiri pada usia prasekolah. Begitu juga dengan memilih pakaian, memakai pakaian sendiri, hingga menyisir rambut.
      Pada awalnya, Bunda butuh ekstra kesabaran dan menahan diri untuk tidak segera membantu anak ketika ia tengah berusaha. Memang, pasti ia akan lama sekali melepas atau mengenakan pakaiannya. Namun, inilah proses belajar anak. Kalau Bunda tidak sabar dan ingin cepat-cepat memakaikannya, kapan ia akan mencoba sendiri?
    3. Cuci tangan
      Cuci tangan sebelum dan sesudah makan bagian dari perilaku hidup bersih yang perlu dibiasakan sedini mungkin. Begitu juga jika si Kecil baru pulang sekolah atau bepergian, mengajaknya bersih-bersih dengan cuci tangan membantu anak paham bahwa kebersihan itu penting dan perlu.
      Bunda bisa mencoba permainan seru saat mencuci tangan, seperti memposisikan tangan dengan bentuk hewan tertentu sambil membersihkan sela-sela jari. Saat pergi ke supermarket, biarkan anak memilih sendiri sabun cuci tangan untuk membuatnya lebih bersemangat cuci tangan.
    4. Menyimpan barang di tempatnya
      Membiasakan anak selalu menyimpan barang kembali di tempatnya sama seperti meminta anak belajar membereskan barang-barang pribadinya. Jadi, Bunda tidakk perlu terjun langsung mencarikan barang miliknya.
      Ini juga melatih anak untuk bertanggung jawab pada barang miliknya sendiri. Bunda bisa meminta ia untuk selalu menaruh mainan di tempatnya, hingga menyimpan benda yang penting baginya di tempat tepat.
    5. Mengenal uang
      Bunda sudah mulai bisa mengenalkan uang pada si Kecil lewat bentuk, warna, dan nominal angka yang tertera sebagai langkah awal membantunya memahami konsep penggunaan uang.
      Anak perlu tahu bahwa semua barang yang ia miliki dibeli dengan uang. Uang berfungsi sebagai alat tukar dan alat bayar. Plus, uang diperoleh lewat usaha atau bekerja. Bunda boleh memberinya uang saat anak membantu Bunda mengerjakan sesuatu. Lalu, ingatkan si Kecil uang pun bisa disimpan dan ditabung untuk membeli sesuatu yang ia inginkan.
    6. Mengetahui jalan pulang ke rumah
      Bunda jangan lupa ketika jalan-jalan dengan si Kecil, mintalah si Kecil memimpin jalan pulang ke rumah. Sampai di rumah beri apresiasi anak dan tanyakan kembali alamat rumahnya. Atau ceritakan ulang dari awal dan deskripsikan warna cat rumah, bentuk jendela dll.
    7. Mengenal nama kedua orang tuanya
      Si kecil juga perlu mengetahui nama bunda dan nama ayah beserta pekerjaanya.
    8. Mengerjakan tugas rumah tangga
      Yakin deh,Bunda yang tidak mengandalkan jasa ART pasti sangat terbantu jika anak mau mengerjakan tugas rumah tangga. Namun, membiasakan anak dengan tugas rumah tangga bukan soal meringankan tugas bunda semata, tetapi justru membuat anak belajar bertanggung jawab pada dirinya sendiri.
      Anak usia prasekolah sudah bisa diajari membersihkan meja atau melap lantai yang basah (dengan pengawasan ya).
      Lalu, mengembalikan piring dan gelas bekas makan ke tempat cuci piring, membereskan mainan sendiri, hingga menyimpan pakaian di lemari miliknya. Biasanya si Kecil antusias ketika dimintai tolong melakukan sesuatu karena membuat ia merasa mampu dan bisa dipercaya.
    9. Merencanakan sesuatu
      Anak usia prasekolah sudah bisa diajak untuk belajar merencanakan sesuatu. Bunda bisa mengawalinya dengan meminta anak membuat rencana kecil seperti mau main apa hari ini? Atau, ketika Bunda mengajak anak pergi, libatkan anak dalam diskusi apa yang ingin dilakukan di tempat tujuan, termasuk memilih tempat makan atau tempat bermain.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : February 15, 2021

    Pertanyaan Pengunjung :

    Bagaimana Cara Menghadapi Anak yang Super Aktif dan Ngga Mau Diam

  • Oleh : leticiabauer1
  • 5 tahun, 7 bulan yang lalu

    Anak saya umurnya 5 tahun, dia tipe anak engga bisa di suruh diam atau bahkan malah ngga dengerin apa yang orang tua bilang. Saya sebagai orang tua kadang merasa kesal karena susah diatur dan bingung mesti ngapain. Apakah menurut bu bidan, tipe anak seperti ini bagus dalam tumbuh kembangnya? dan bagaimana sikap orang tua sebaiknya dalam menghadapi anak yang seperti ini?

    Terlambat haid

  • Oleh : Yuni Arra
  • 2 tahun, 5 bulan yang lalu

    Bu saya terakhir menstruasi tanggal 1 februari, siklus menstruasi saya 28 hari dan tidak pernah terlambat,
    Kemaren saya tespek hasil negatif, hari ini perut saya kram seperti mau haid tp lebih sakit lagi dan pegel2 juga itu kenapa ya ? Mohon di jawab . Terimakasih bu …

    Saya mau nanya

  • Oleh : Deshinta Dodyanti
  • 3 tahun, 3 bulan yang lalu

    Asalamualaikkum

    Pentingkah Pemeriksaan TORCH Pada Ibu Hamil ?

  • Oleh : Sherly davies
  • 3 tahun, 11 bulan yang lalu

    Bu Bidan nama saya Adinda Laras dan sekarang ini saya sedang hamil untuk yang pertama kali jadi perasaan antara khawatir, takut dan cemas dan senang bercampur. Apa saya perlu melakukan tes torch bu ? Tapi saya tidak memiliki riwayat pelihari kucing dan kehamilan saya juga baik – baik saja tapi tetap saja saya merasa takut. Menurut bu bidan saya harus bagaimana ?

    Tentang pra subur

  • Oleh : Ahmad Dun
  • 3 tahun, 6 bulan yang lalu

    Kpd bidan yg terhormat:
    Setelah menstruasi/ sudah suci, trus brhubungan badan.. Apakah bisa terjadi hamil?

    Tanya Bidan