×

Obat-obatan Untuk Si Kecil Yang Harus Sedia Di Rumah

Bagikan Artikel :

Obat-obatan Untuk Si Kecil Yang Harus Sedia Di Rumah

Anak di bawah 2 tahun memang rentan sakit. Bisa demam, sariawan, flu dan batuk, atau diare. Kebanyakan anak biasanya mengalami sakit ringan atau kecelakaan di rumah, itu adalah bagian dari proses pertumbuhan mereka.

Sebagai orang tua tnetnu kita harus selalu siap siaga membantu dan menjaga mereka tetap aman. Salah satunya dengan menyiapkan beberapa obat kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) anak. Berikut adalah beberapa obat-obatan yang sebaiknya ada di dalam kotak P3K Si Kecil. Bunda juga bisa melengkapinya dengan obat-obatan khusus lainnya yang direkomendasikan dokter sesuai dengan kondisi bayi.

Related Posts :
    1. Iodin, plester dan kassa
      Tidak ada yang menyangka akan terjadi kecelakaan yang membuat si kecil cedera. Apalagi si kecil sangat aktif dan rentan jatuh. Oleh karena itu Bunda wajib menyediakan iodin dan kassa untuk membersihkan luka si kecil
    2. Saline Spray dan Nasal Aspirator
      Selama enam bulan pertama, bayi cenderung lebih sering mengalami pilek dan hidung tersumbat. Alih-alih memberikan obat, sebaiknya untuk menangani pilek dan hidung tersumbat pada bayi menggunakan nasal aspirator. Disarankan untuk menggunakan nsal aspirator khusus bayi dengan ukuran yang lebih kecil. Selain itu, penggunaan saline spray untuk mengatasi masalah hidung tersumbat pada bayi. Bunda bisa membelinya di toko obat anak atau membuatnya sendiri.
    3. Bye bye fever bayi
      Bye bye fever bayi merupakan plester yang digunakan untuk kompres demam dan nyeri yang ditujukan untuk anak umur 0-2 tahun. Plester ini berfungsi meredakan demam, sakit kepala, dan sakit gigi. Bye bye fever ini lebih mudah digunakan ketimbang menggunakan waslap atau handuk karena terdapat seperti perekat atau gel yang membuat kompres ini menempel di kulit bayi sehingga tidak mudah jaatuh.
    4. Obat batuk untuk Bayi
      Kebanyakan dokter anak menyarankan untuk menyediakan obat batuk bayi di kotak P3K, namun perlu Bunda ingat bahwa obat ini hanya boleh diberikan pada bayi yang berusia minimal 4 hingga 6 bulan.
      Untuk bayi di bawah 4 bulan, disarankan untuk menggunakan pengobatan alami dan tidak boleh diberikan obat. Konsultasikan dengan dokter mengenai penanganan yang tepat sesuai dengan gejala batuk Si Kecil.
    5. Paracetamol dan Ibuprofen untuk Bayi
      Paracetamol dan ibuprofen aman digunakan untuk mengobati nyeri dan demam pada bayi.
      Umumnya, paracetamol dan ibuprofen untuk bayi tersedia dalam bentuk cair sehingga lebih mudah diberikan pada bayi. Namun, untuk memberikan parasetamol untuk mengobati demam Si Kecil, pastikan usianya minimal dua bulan atau lebih. Sebaiknya Bunda memilih paracetamol atau ibuprofen bebas gula. Karena obat-obatan yang mengandung gula atau pemanis berpotensi merusak gigi bayi. Selain itu, pastikan Bunda menggunakan takaran yang tepat dengan kondisi dan usia Si Kecil. Periksa label obat anak yang Bunda gunakan untuk mengetahui dosis yang tepat atau sesuaikan dengan dosis yang dianjurkan dokter.
    6. Krim Ruam Popok
      Ruam popok tidak bisa dihindari pada semua bayi. Maka dari itu, salah satu obat anak yang paling penting ada di kotak P3K sudah pasti termasuk krim ruam popok. Carilah produk yang mengandung zinc oxide, yang dinilai paling ampuh untuk menenangkan kulit bayi yang teriritasi.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : October 12, 2021

    Pertanyaan Pengunjung :

    Penyebab Munculnya Flek Darah saat Hamil

  • Oleh : Henny Diastara
  • 5 tahun yang lalu

    Selamat pagi, saya sedang hamil fase trimester pertama dan saya khawatir tentang flek yang terjadi saat hamil, yang ingin saya tanyakan apa penyebab munculnya flek darah saat hamil? Terimakasih

  • Oleh : Henny Diastara
  • Bingung dengan seseorang yang ngasih harapan ke kita ngajak serius sedangkan dia

  • Oleh : fajar prasetyo
  • 2 tahun, 5 bulan yang lalu

    Dia tadinya mau ngajak serius sama saya dan saya juga mau serius sama dia …dan sedangkan dia punya pacar.
    Dia pernah ditinggal pacarnya nikah ?
    Saya takut kalau dia masih punya fikiran kalau menganggap cwo itu sama semua?

    haid tidak lancar

  • Oleh : fiddina muthiahwari
  • 2 tahun, 6 bulan yang lalu

    assalamualaikum ka,, saya fiddina mau tanya faktor tidak lancarnya haid berpengaruh ga sama anemia??..makasih

    Pendarahan setelah melakukan hubungan badan

  • Oleh : Reni Ristiani
  • 9 bulan, 4 minggu yang lalu
  • Oleh : Reni Ristiani
  • kehamilan

  • Oleh : leny agustini
  • 1 tahun, 1 bulan yang lalu

    selamat pagi dok,, saya mau bertanya begini dok di desa saya masih ad dukun beranak dok nah krna kpercayaan ntah apa jadi saya ngikut2 sblumnya sya sudah pijat ke dukun itu sampai bulan lalu saya telmbat haid udh 2 bulan prutsya di pijit perlhan katanya sudah ad janin katanya perut saya sudah keras gitu dok trus sya coba tespack dan USG hasilnya negatif stlh itu saya dtang bulan lagi sya kira udah kguguran sya ke dukun itu lgi masih ada tp di usg hasil kosong sya merasa mual , perut sering sakit di bagian bawah kadang sampe ga bisa jalan dok itu gimana ya dok mohon pencerahannya … trimakasih

  • Oleh : leny agustini
  • Tanya Bidan