×

Tidak Hanya Ibu, Ayah Juga Memiliki Ikatan Emosional Yang Kuat Terhadap Bayi

Bagikan Artikel :

Tidak Hanya Ibu, Ayah Juga Memiliki Ikatan Emosional Yang Kuat Terhadap Bayi

Ikatan emosional (bounding) antara ibu dan anak memang sangat kuat. Tapi bukan hanya ibu saja yang punya hubungan emosionla, ayahpun punya meskipun tidak mengandung, menyusui dan melahirkan. Tidak jarang banyak bayi yang lebih dekat dengan ayahnya di banding ibunya. Bagaimana tipsnya ?

Related Posts :

    Cara Ayah Untuk Membangun Hubungan Emosional Dengan Bayi

    1. Usap perut
      Menunjukkan kasih sayang pada bayi ternyata bisa dilakukan sejak ia dalam kandungan. Mengusap perut sang istri berarti juga mengusap calon bayi Anda. Cara ini dapat mengalirkan elektron-elektron positif yang berasal dari tubuh Anda kepada bayi sehingga sifat-sifat baik serta aura positif Anda akan turun padanya. Efek jangka pendeknya, janin merasa aman, nyaman, terlindungi dan disayangi. Biasanya bayi akan merespon melalui gerakan atau tendangan sesaat setelah Anda mengusap-usap perut bunda.
    2. Mengajak ngobrol janin
      Komunikasi intensif dengan mengajak berbincang janin dapat menyiptakan dan membangun bonding yang kuat seperti misalnya jadi pendengar aktif yang berarti Anda menyampaikan obrolan yang sifatnya mengundang cerita anak dan melakukan obrolan ringan pada janin, misalnya, “Adik sedang apa di dalam? Oh, sedang main-main ya, Nak? Hebat! Anak Ayah sudah bisa menendang-nendang. Adik mau jadi pemain sepak bola, ya?”
    3. Memotong tali pusat
      Jika keadaan memungkinkan dan dokter mengizinkan, Anda dapat memotong tali pusat bayi sesaat setelah ia dilahirkan. Ini dapat menimbulkan ikatan batin antara Anda dan bayi. Proses pemotongan tali pusat diibaratkan “peresmian” dimulainya hidup si buah hati di dunia dan alangkah baiknya jika Anda sendiri yang melakukannya.
      Syaratnya, Anda harus mencuci tangan dengan sabun terlebih dahulu untuk menghindari perpindahan kuman. Tunggu instruksi dari dokter, sebab sebelum dipotong, tali pusat harus diklem terlebih dahulu oleh dokter dan gunakan gunting yang sudah disediakan. Sebelum melakukan ini, Anda juga harus siap mental karena akan ada banyak darah di sekeliling bayi.
    4. Mengadzankan atau membacakan doa
      Salah satu ritual umat muslim yang biasa dilakukan sesaat setelah sang anak dilahirkan adalah dengan melafalkan adzan di telinga kanan dan iqamah di telinga kirinya dengan suara yang lemah-lembut. Selain sebagai salah satu cara bersyukur kepada Sang Pencipta atas kelahiran bayi, ritual ini juga merupakan momen mengharukan dan berharga bagi seorang ayah. Saat ini pula lah untuk pertama kali seorang ayah berinteraksi atau bertatap muka dengan anak yang selama ini dinantikan kehadirannya. “Selamat datang buah hatiku.”
    5. Kanguru care
      Serupa dengan seekor anak kanguru yang dilindungi oleh induknya di dalam kantung bagian depan tubuhnya, cara ini juga suatu cara orangtua untuk menjaga buah hati dengan cara menggendong dan memeluknya di dada tanpa terbungkus pakaian. Dengan cara ini terdapat kontak kulit antara Anda dan bayi yang bermanfaat untuk menjaga suhu tubuh bayi, mengatur kecepatan jantung dan pernafasan bayi, menenangkan tangis bayi dan bahkan dapat menambah berat badan bayi. Secara emosional bayi akan merasa lebih nyaman dan aman. Hal ini akan membanguan rasa percaya diri Anda dalam memberikan perawatan dan perhatian terbaik bagi anak.
    6. Selalu siaga
      Menjadi ayah bukan tradisi turun-temurun atau sekadar status sosial, melainkan “profesi” yang menuntut tanggung jawab besar. Mulai dari melindungi istri yang sedang hamil hingga menyiapkan kedatangan bayi, baik secara finansial maupun secara fisik. Hasil studi University College London, mengatakan bahwa kebanyakan pria cenderung bisa punya kelekatan dengan anak-anak mereka setelah anak mencapai usia pubertas. Padahal, keterlibatan ayah dalam pola pengasuhan anak, terutama pada masa-masa emas tumbuh kembang anak (usia 0–3 tahun) akan sangat menentukan perkembangan mental dan perilaku anak di kemudian hari. Jika seorang ayah bisa lebih banyak terlibat dan merefleksikan kasih sayang serta emosinya, ikatan batin akan terjalin dan membantu mengoptimalkan tumbuh kembang anak bahkan ketika masih berada di dalam rahim sang bunda.
    7. Menggendong
      Inilah momen yang tepat untuk memulai kedekatan dengan bayi. Namun kenyataannya, tak jarang para ayah merasa ‘takut’ untuk menyentuh bayinya untuk pertama kali. Padahal, begitu Anda menggendong bayi baru itu artinya semakin dini pula bayi Anda mengenal sosok ayah. Pelukan dan dekapan saat menggendong secara tidak sadar akan membuat aroma tubuh Anda masuk ke dalam indera penciuman bayi dan sentuhan dini yang diberikan akan melatih bayi untuk mengenal Anda sebagai figur yang dekat dengannya selain bunda. Dunia kedokteran pun mengakui bahwa menggendong dan menyentuh bayi dapat menurunkan hormon stres atau cathecholamine, yang berpengaruh pada kekebalan tubuh. Sentuhan juga memperbaiki sirkulasi darah dan pernafasan. Sentuhan di kulit bayi merangsang berbagai hormon pertumbuhan dan hormon serotonin, sehingga membuat bayi nyaman dan tumbuh lebih baik.
    8. Memandikan dan memakaikan baju
      Dua hal ini bukan semata-mata tugas seorang ibu. Ikatan batin antara ayah dan bayi akan terjalin baik saat Anda mencoba melakukannya.
    9. Membacakan buku cerita
      Meski bayi akan memberi respon terhadap bunyi yang didengarnya, namun suara yang keluar dari mulut orangtua lah yang paling menarik perhatiannya. Ia akan belajar dengan cepat mengenal suara Anda ketika sedang gembira, sedih, tenang, khawatir ataupun marah. Ketika ayah mulai membacakan cerita, bayi memang belum mengerti arti kata dan kalimat yang terucap, namun ia memiliki kemampuan belajar yang cepat. Kegembiraan dan kehangatan ketika Anda membacakan cerita tertanam di memorinya bahwa membaca merupakan saat-saat yang menyenangkan. Pilih buku yang memiliki jalan cerita sederhana dan material buku terbuat dari bahan yang lembut. Tak perlu kaku mengikuti teks yang ada di dalam buku. Bacalah dengan pelafalan kata yang jelas dan ekspresif. Jangan ragu menirukan berbagai macam jenis suara, seperti suara hewan, petir, angin, pintu dibuka atau ditutup. Biarkan bayi ikut memegang atau menyentuh buku yang Anda bacakan. Setelah selesai membacakan, letakkan buku yang terbuat dari material yang lembut disekitar bayi, sehingga ia dapat bersentuhan dengan buku tersebut kapanpun juga. Tinggalkan buku dalam keadaan terbuka untuk memancing rasa ingin tahunya.
    10. Menggantikan popok
      Sebelum Anda ganti popok bayi, yakinkan dulu Anda melakukannya dalam ruangan yang bersuhu hangat. Selain itu, persiapkan semua barang yang dibutuhkan dalam jangkauan Anda. Ingat, jangan meninggalkan bayi sendirian, walau sebentar. Gantilah popok bayi dengan lembut dan perlahan-lahan, serta dalam suasana yang menyenangkan.
    11. Dampingi saat anak sakit
      Ketika sakit, biasanya bayi lebih rewel. Bukan semata-mata manja tetapi secara naluriah karena ia mencari rasa nyaman untuk kesembuhan. Kehadiran ayah ditambah sentuhan membuat bayi merasa aman, nyaman, dihargai dan disayang, sehingga memiliki semangat untuk sembuh. Sentuhan dapat memindahkan panas tubuh bayi kepada orang yang memeluk, sehingga menurunkan demamnya. Pijatan lembut juga menimbulkan relaksasi pada otot pernafasan, sehingga meringankan gejala batuk dan asma. Saat bayi sakit perut, pijatan lembut di perut merangsang hormon serotonin, sehingga meringankan gejala.
    12. Menjadi ayah ASI
      Dukunglah sang istri dalam membrikan ASI. Kehadiran Anda sangat menentukan sukses atau tidaknya pemberianASI eksklusif juga dapat menjalin bonding dengan bayi. Yang harus Anda lakukan adalah ciptakan atmosfer menyusui yang positif. Misalnya ketika bepergian, cari tahu letak ruang laktasi sehingga bayi tetap dapat menyusu pada sang ibu, beri dukungan positif dan semangat agar sang ibu tetap percaya diri dalam menyusui. Hujani istri dengan pujian, penghargaan atas usahanya dan kata-kata yang bisa membangkitkan semangat untuk tidak berhenti menyusui. Ketika menghadapi situasi dimana Andai tidak tahu bagaimana cara mendukung pasangan katakan “Aku tidak tahu apa yang harus diucapkan, tapi aku akan selalu mendukung apapun keputusanmu”.
    13. Bermain bersama anak
      Bermain merupakan kegiatan yang menyenangkan sekaligus cara untuk memperkuat rasa cinta dan kedekatan anak dengan sang ayah. Tapi perlu diingat bahwa ketertarikan dan rentang perhatian bayi berbeda – beda terhadap suatu permainan. Jadi, jangan sampai berlebihan! Segera berhenti bermain dan beristirahat begitu bayi memalingkan muka, mengalihkan pandangan matanya atau mulai rewel.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : March 15, 2019

    Pertanyaan Pengunjung :

    Menstruasi

  • Oleh : Putri Ainun
  • 1 bulan, 3 minggu yang lalu

    Dok saya mau tanya, selasa lalu saya berhubungan badan dengan suami saya tapi ejakulasi diluar suami saya ragu kalau ada sedikit sperma yang masuk kedalam vagina saya, kemudian hari sabtu saya haid lebih awal 4 hari dari biasanya, hari pertama keluar darah berwana merah muda kemudian hari kedua keluar darah berwarna merah gelap ada gumpalan darahnya saat hari ketiga darahnya berwarna merah muda dan tidak ada gumpalan darahnya. Apakah itu darah implantasi atau darah haid ya dok?

  • Oleh : Putri Ainun
  • Let It Ovum

  • Oleh : Tika
  • 2 tahun, 3 bulan yang lalu

    Saya mau bertanya kasus mengenai let it ovum.. itu kasus yang seperti apa ya? Ada nama lain nya tidak? Saya cari di google tdk ada

    Penyakit Radang Panggul Pada Remaja

  • Oleh : Khansa Adeline
  • 2 tahun, 2 bulan yang lalu

    Selamat siang bu bidan, saya mau tanya nih, apakah anak remaja yang sama sekali belum pernah melakukan hubungan seksual bisa terserang penyakit radang panggul? jika bisa, bagaimana solusi dan pencegahannya? Terimakasih bu bidan…

    Kehamilan

  • Oleh : dimas syahputra
  • 10 bulan, 1 minggu yang lalu

    Saya ingin bertanya apakah penis dimasukan ke dalam vagina hanya 1x(masuk langsung keluar)bisa menyebabkan kehamilan?

    Terlambat haid

  • Oleh : Ani Kumala
  • 1 tahun, 8 bulan yang lalu

    Mau tanya bu bidan saya haid Biasany tgl 19 sudah cek HCG 3 kali tp negatif??
    Tetapi saya belum haid juga apakah hasil HCG yg negatif bisa hamil?????

    Tanya Bidan