×

Tips Ehem Ehem Setelah Punya Si Kecil

Bagikan Artikel :

Tips Ehem Ehem Setelah Punya Si Kecil

Semua butuh usaha ya, termasuk ehem-ehem. Apalagi udah ada anak, tantangannya kalau enngak kita yang ketiduan ketika nidurin anak atau anak gak tidur-tidur sampai kita malah ketiduran lho. Pada akhirnya apapun pilihannya tetep deg-degan berusaha enjoy aja deh.

Nah ada beberapa tips buat ehem-ehem ketika sudah ada Si Kecil. Biar ehem-ehemnya tenang gak deg-degan dan gak panic.

Related Posts :
    1. Janjian biar suasana di kondisikan
      Biasanya kendala ada pada istri, karena yang lebih banyak mengurus anak. Bisa saja kan anak di suruh bermain sama teman atau dititipin ke eyangnya.
    2. Minum kopi penahan ngantuk
      Kalau sama-sama sibuk pasti sering kelelahan dong ya. nah jangan sampai pas lagi hubungan seksual, anda dan pasangan lagi pada ngantuk. Jadi kurang menikmati dan otomatis pasti pengen cepet-cepet selesai biar cepet tidur.
    3. Tidurin anak lebih cepat
      Kode keras nih kalau suami bilang “Bun, cepet tidurin Si Kecil!” wah-wah ayah minta jatah rupanya. Tapi jangan sampai malah ketiduran sama si Kecil ya. Kasihan bapaknya sudah nunggu
    4. Bangun lebih awal
      Melakukan hubungan seksual bisa kapan aja dong. Termasuk dini hari, ketika Si Kecil lagi nyenyak-nyenyaknya tidur
    5. Berusaha enjoy walaupun deg-degan takut si Kecil bangun
      Pasti semua parent pernah mengalami hal ini. Sangat disayangkan ya kalau belum selesai tapi si Kecil bangun. Anak dibiarin ga mungkin, ehem-ehemnya ditunda pun sayang. Giliran anak udah ditidurin lagi, doi udah tidur juga. Padahal lagi pengen di lanjut. Pernah kan pernah ?
    6. Lakukan saat anak tidak sedang di rumah
      Bila buah hati Anda sudah menginjak usia sekolah, mengapa harus pusing mencuri waktu untuk behubungan seks? Berhubungan seksual, sejatinya tidak harus dilakukan malam hari menjelang tidur. Dengan aktivitas sekolah anak yang berjalan di kala hari masih terang, kenapa tidak menggunakan momen ini sebagai waktu yang pas untuk bercinta?
    7. Samarkan suara dengan musik atau suara air
      Rasanya kurang nikmat, kalau bercinta tanpa suara erangan atau rintihan antara Anda dan pasangan. Di mana hal tersebut, nyatanya menjadi momok ketakutan sendiri bagi Anda yang tidak mau suara bercintanya terdengar oleh anak sendiri.
      Anda masih tetap bisa mencuri waktu untuk berhubungan seks di malam hari, dengan meminimalisir suara-suara yang timbul nantinya. Mudah saja, cukup nyalakan musik atau televisi di tempat anak tidur. Pasang volume secukupnya, jangan terlalu keras dan jangan terlalu samar suaranya. Setidaknya, Anda bisa mengira-ngira sejauh mana suara televisi atau musik yang dipasang, bisa meredam suara bercinta Anda dengan pasangan.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : November 8, 2019

    Pertanyaan Pengunjung :

    Kehamilan

  • Oleh : dimas syahputra
  • 1 tahun, 8 bulan yang lalu

    Saya ingin bertanya apakah penis dimasukan ke dalam vagina hanya 1x(masuk langsung keluar)bisa menyebabkan kehamilan?

    Cara mengobati inpotensi

  • Oleh : Ario Hanindito
  • 2 tahun, 8 bulan yang lalu

    Dok saya mau menanyakan bagaimana cara mengobati impotensi dan bisakah ipotensi itu karena saraf yang putus?

    Anak usia 2 tahun tidak mau makan sayur

  • Oleh : Aisyah Putri Setiawan
  • 5 tahun, 4 bulan yang lalu

    selamat pagi bu bidan, saya mau bertanya. Saya mempunyai anak usia dua tahun kurang saat ini memang sedang aktif-aktifnya kesana kemari. Namun anak saya itu tidak mau makan sayur, setiap hari anak saya selalu makan dengan daging. Apakah jika anak saya tidak mau makan sayur akan berdampak pada perkembangan juga kesehatannya? dan bagaimana cara agar anak saya mau makan sayur? Mohon jawabannya Terimakasih

    benjolan

  • Oleh : jessica kheai
  • 1 tahun, 7 bulan yang lalu

    Selamat sore ibu bidan,, saya ibu rumah tangga usia 32 thn. Payudara sebelah kiri ada benjolan yg bs pindah pindah jika ditekan, dan kelenjar getah bening bawah ketiak membesar dan keduanya tdk kunjung hilang kurun waktu 1 thn belakang ini. Tdk terasa sakit at keluhan lainnya. Apa itu tanda2 dr kanker payudara? Terima ksh

    Menstruasi

  • Oleh : Ardhia Rally Aurelia
  • 1 tahun, 4 bulan yang lalu

    Dok mau tanya, kenapa ya udah 2 bulan ini haid saya ko cuma flek aja dan hari nya itu gak lama kurang lebih cuma 3 hari. dan tanggal haid nya selalu telat 2/3 hari. Itu kenapa ya dok? Mohon solusinya🙏

    Tanya Bidan