×

Tips Memilih Baby chair

Bagikan Artikel :

 Tips Memilih Baby chair

Ketika si Kecil mulai MPASI tentu Bunda mencari berbagai peralatan yang dibutuhkan untuk si Kecil seperti peralatan makan, bahan makanaan dan kursi duduk khusus bayi. Kursi makan bayi jadi hal yang penting untuk bayi saat belajar makan.

Kursi makan bayi bermanfaat untuk kemampuan makan bayi loh, karena menopang tubuh bayi agar dalam posisi yang nyaman dan aman saat makan. Kursi makan bayi ini banyak sekali merknya, orangtua sebaiknya harus lebih cermat dan teliti dalam memilihnya. Sebaiknya bunda memilih baby chair yang banyak kegunaannya dan dapat digunakan dalam jangka waktu lama. Kini baby chair hadir dalam berbagai bentuk dan tentunya ragam harga. Lalu, bagaimana sih cara memilih yang tepat untuk si Kecil?

Cara Memilih Baby Chair

  1. Perhatikan material utama yang digunakan
    Terdapat dua pilihan material yang biasanya digunakan sebagai bahan utama baby chair,yaitu material kayu atau fiber. Pilihlah sesuai kebutuhan, umumnya bahan kayu lebih berat, sedangkan fiber lebih ringan sehingga memudahkan bunda jika ingin dipindahkan. Selain itu, baby chair dari bahan fiber memiliki kelebihan dibandingkan kayu, bahan ini lebih mudah dibersihkan dari noda yang membandel
  2. Pastikan bahan yang digunakan aman dan lolos uji mutu
    Untuk menjamin keselamatan bayi, pastikan produk baby chair yang digunakan aman untuknya. Selain itu, sebelum membeli bunda harus pastikan juga bahwa baby chair tersebut sudah lolos uji badan atau Badan Standarisasi Nasional.
  3. Perhatikan keamanan bayi
    Umumnya setiap anak gemar bereksplorasi dengan benda-benda di sekitarnya, tak terkecuali saat mereka berada di baby chair. Oleh karena itu, utamakan memilih baby chair yang aman dan nyaman saat digunakan si Kecil.
    Pilihlah baby chair yang memiliki sabuk pengaman dan bantalan, sehingga bayi merasa lebih aman dan nyaman ketika duduk di atasnya. Pilih juga desain baby chair yang stabil sehingga mengurangi risiko si Kecil terguling ketika duduk di dalamnya.
  4. Pilih baby chair yang multifungsi
    Pilih baby chair yang dapat digunakan untuk jangka panjang. Biasanya bayi dapat mulai memakai baby chair saat berusia empat sampai enam bulan.
    Idealnya, pilih baby chair yang tidak hanya berfungsi sebagai kursi makan saja, namun dapat dimanfaatkan juga untuk keperluan yang lain seperti kursi belajar anak.
  5. Punya fitur yang dapat disesuaikan
    Biasanya bayi akan memerlukan baby chair saat makan hingga usianya kurang lebih 2 tahun. Oleh karena itu, bunda membutuhkan baby chair yang memiliki fitur yang dapat disesuaikan ukurannya dengan perkembangan tubuh bayi. Jangan sampai saat digunakan, kursinya terlalu besar atau justru kesempitan.
  6. Pilih baby chair yang sesuai dengan ketersediaan ruangan
    Bila ketersediaan ruangan di rumah tidak terlalu besar, pilih baby chair dengan desain yang simpel dan praktis. Bunda bisa memilih baby chair dengan model penyangga, yang dapat diletakkan di atas kursi.
  7. Pastikan baby chair mudah dipindahkan
    Untuk menghindari rasa bosan si Kecil bila sedang makan, disarankan agar bunda pilih baby chairyang mudah dipindahkan. Baby chairyang dilengkapi dengan roda bisa menjadi pilihan yang tepat, karena dapat dipindahkan dari satu ruangan ke ruangan lainnya.
    Salah satu hal penting yang harus bunda ingat adalah selalu awasi bayi saat duduk di baby chair agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Selalu mencari tahu mengenai produk terlebih dahulu, tentang usia dan berat badan maksimal penggunaannya.

About : Citra Dewi Amd. Keb

Citra Dewi Amd. Keb

Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : December 18, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    Sulit makan MpAsi….,,

  • Oleh : THESSYA ULIANTRY
  • 5 tahun, 8 bulan yang lalu

    Assalamualaikum,, bu bidan sya ibu aan dari kasturi,, yg waktu mw lahiran di ibu ga jadi krna ibu sakit,, bu saya mau konsul,, bayi sya udh berumur 6bln jalan mau 7 bln,, tpi ia ada keluhan dlm pencernaan makanan, semenjak makan MPAsi ia suka mual2 dan muntah gak cocok hingga sampai kekurangan cairan akibat dehidrasi dan wktu itu ibu ngasih obat mual,, sampai asi pun di muntah kan tpi dri obat ibu, asi bisa masuk lagi.
    Dan skrng sya bingung , anaknya sudah mau makan bngt,, lalu sya kasih alternatif lain yg alami,, yaitu ubi/ boled,, lalu ia pun suka dn ga muntah alhamdulillah,, tapi bu ia skrng bab terus dan ada darah sedikit hari ini saja,, mungkin karena ada dua hal, sya makan pedas wktu kemarin atau krna makan ubi,, mohon solusi dari ibu…..,,

    sy sudah mau memasuki 40 minggu tp blm ada kontraksi sebenarnya cm kontraksi palsu aj trus ..gmn caranya bisa kontraksi asli dok sy jg takut klo dokter malah menyarankan secar… makasih

  • Oleh : demetriusnies67
  • 6 tahun yang lalu

    sy sudah mau memasuki 40 minggu tp blm ada kontraksi sebenarnya cm kontraksi palsu aj trus ..gmn caranya bisa kontraksi asli dok sy jg takut klo dokter malah menyarankan secar… makasih

    Tanya dokter

  • Oleh : Taufik Hidayat
  • 3 tahun, 4 bulan yang lalu

    Mau tanya dok. Anak bayi saya kok ada bintik putih itu kenapa ya dok..

  • Oleh : Taufik Hidayat
  • Petting

  • Oleh : Rafli Basitu
  • 1 tahun, 5 bulan yang lalu

    Saya mau tanya, jika melakukan petting dan saya keluar di atas cd pasangan saya apa dapat membuat pasangan saya hamil, tetapi pasangan saya masih gadis

  • Oleh : Rafli Basitu
  • Haid Lama, Tapi Hanya Flek

  • Oleh : Yayu Yu
  • 3 tahun, 10 bulan yang lalu

    Bu Bidan, izin bertanya. Usia saya 19 tahun, sudah sekitar satu tahun lebiy saya haid selalu 15 hari, tapi hanya keluar flek saja, tidak pernah keluar darah. Waktu saya usia 17 tahun kemaluan saya mengeluarkan darah segar setiap saat sampai beberapa hari, tapi setelah pergi ke dokter pendarahannya berhenti. Bagiamana ya bu bidan? Saya sudah pergi ke dokter hingga ke bidan untuk mengonsultasikan hal ini, tapi ujung-ujungnya hanya diberi obat saja, dan tidak kunjung sembuh. Apa sangat di perlukan untuk pergi ke spesialis bu bidan, mohon jawabannya bu bidan. Terima kasih banyak.

    Tanya Bidan