×

Yang Dapat Dilakukan Ketika Si Kecil Mogok Menyusu

Bagikan Artikel :

Yang Dapat Dilakukan Ketika Si Kecil Mogok Menyusu

Bunda tidak selamanya lho si Kecil menyusu kuat. Adakalanya si kecil mogok menyusu. Tentu hal ini membuat bunda khawatir. Coba dicek apakah kondisi mulutnya baik-baik saja. Bagaimana kesehatannya? Apa dia sedang tidak enak badan? Coba cek pula diri Anda sendiri, Bunda, apakah produksi ASI Anda masih berlimpah?

Sebagai orangtua tentu saja tugas kita menemukan penyebab dan solusinya. Agar si Kecil tetap menyusu dan mendapatkan nitrisi yang dibutuhkan. Jangan sampai bunda menyerah memberikan ASI kepada si kecil dan bahkan langsung memutuskan menyapihnya segera. Jangan patah semangat dulu ya bun.

Apa yang dimaksud nursing strike/mogok meyusu?

Bayi disebut mogok menyusu (nursing-strike) apabila ia tidak mau menyusu padahal belum waktunya disapih. Mogok menyusu pada dasarnya merupakan cara si kecil mengatakan kepada Anda ada yang salah, entah pada cara ia menghisap ASI, masalah pada ASI Anda, atau ada yang salah pada tubuhnya.

Related Posts :

    Penyebab si Kecil tidak mau menyusu

    1. Kondisi mulut yang tidak nyaman akibat tumbuh gigi, sariawan, atau infeksi mulut lainnya.
    2. Flu atau hidung mampet sehingga mereka kesulitan bernapas saat menyusu.
    3. Infeksi telinga yang mengakibatkan tekanan atau rasa sakit saat menyusu.
    4. Suplai ASI mulai berkurang atau sedikit.
    5. Trauma karena pernah Anda marahi (atau setidaknya Anda menjerit) saat ia tidak sengaja menggigit puting Anda.
    6. Bau tubuh Anda yang berbeda dari biasanya karena Anda sedang ganti sabun atau wewangian lainnya.
    7. Jadwal menyusu yang tidak tentu dan lingkungan sekitar ketika si kecil menyusu terlalu ramai atau banyak gangguan sehingga konsentrasinya pecah.
    8. Perubahan rasa ASI, yang bisa disebabkan oleh konsumsi vitamin atau obat Anda, atau bisa juga karena perubahan hormonal karena Anda sedang haid.

    Apa yang harus dilakukan ketika bayi mogok menyusu?

    Anda harus sangat sabar ketika menghadapi bayi yang mogok menyusu. Dengan kesabaran dan dukungan penuh dari Anda, si kecil bisa kembali semangat menyusu.
    Bayi yang tidak mau menyusu otomatis menyapih dirinya sendiri. Tentu kondisi ini amat menyedihkan bagi Anda. Namun sebagai seorang Bunda, anggaplah hal ini sebagai tantangan baru. Dengan semangat ini, Anda tetap akan berupaya menyusui si kecil.

    Bukan hanya Anda yang merasa tersiksa karena aksi mogok ini. Si kecil juga merasa sedih, lho, Bunda. Karena itu, saat si kecil enggan menyusu Anda bisa terus memberikan perhatian, dan kalau perlu perhatian ekstra, di samping tentu saja kontak fisik yang akan meningkatkan ikatan antara anak dan bundanya.

    Saat si kecil mogok menyusu, biasanya orang tua khawatir anak akan kekurangan cairan sehingga memicu dehidrasi. Jika Anda cemas bayi Anda tidak mendapat cukup asupan ASI, coba perhatikan popoknya. Jika popok si kecil penuh sedikitnya 5-6 popok sekali buang setiap hari (atau 6-8 kali ganti popok kain per hari) itu artinya Anda tidak perlu khawatir. Si kecil mendapat cukup cairan, kok, Bun. Dia tidak akan dehidrasi karenanya.

    Mogok menyusu biasanya terjadi sekitar 2-5 hari, meski ada pula beberapa kasus yang lebih dari itu. Sambil terus mengupayakan agar buah hati Anda kembali menyusu, Anda bisa memompa ASI sesering mungkin. Bisa juga dengan cara manual, yakni menekan payudara dengan tangan.

    Mengapa ASI harus tetap dikeluarkan? Sebab hal ini banyak manfaatnya, lho, Bunda. Pertama, payudara dapat terus memproduksi ASI meski tidak langsung dihisap oleh si kecil. Alasan lainnya mengapa ASI harus dikeluarkan adalah agar penyumbatan ASI dapat dicegah, begitu pun masalah pembengkakan payudara dapat dihindari. Selain itu, meski mogok menyusu bayi tetap dapat menikmati ASI meski lewat botol, sippy cup, pipet, jarum suntik makan, atau sendok.

    Solusi mogok menyusu

    1. Lakukan aneka eksperimen terhadap posisi menyusui. Siapa tahu bayi kurang nyaman dengan posisi Anda menyusui selama ini.
    2. Coba menyusui ketika bayi Anda sangat mengantuk. Banyak bayi menolak disusui ketika sedang melek namun bersedia menyusu saat menjelang tidur.
    3. Susui si kecil sambil bergerak. Beberapa bayi lebih senang menyusu sambil ditimang-timang bundanya atau sambil berjalan-jalan.
    4. Coba bawa si kecil ke dokter untuk memastikan apakah ada penyakit seperti infeksi telinga atau sariawan. Nantinya dokter akan memberikan obat untuk mengatasi masalah mulut si kecil. Anda bisa juga meminta saran kepada dokter bagaimana cara menyusui si kecil dalam kondisi seperti ini.
    5. Susui buah hati Anda di tempat yang bebas gangguan. Banyak bayi usia 6-9 bulan mogok menyusu karena sedang senang-senangnya melihat lingkungan sekitarnya. Pada usia ini bayi sangat mudah teralihkan perhatiannya, sehingga mereka lebih memilih melihat-lihat hal-hal baru sambil hanya “bermain-main” pada payudara Anda dan bukan sambil menghisap ASI. Karena itu cobalah susui dalam kondisi lampu redup, ruangan sepi, jauh dari suara radio atau televisi.
    6. Usahakan sebanyak mungkin melakukan skin-to-skin contact (kontak antar kulit) karena hal ini akan menyamankan bayi Anda dan ia merasa Anda sangat menyayanginya.

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : October 8, 2020

    Pertanyaan Pengunjung :

    Bayi Sering Muntah Saat Diberikan ASI

  • Oleh : penneybolinger
  • 4 tahun, 8 bulan yang lalu

    Halo bu bidan saya Delia usia 26 tahun. Saya mau tanya tentang soal bayi. Bayi saya jalan 7 minggu bu tapi kenapa bayi saya sering muntah kalau sedang di berikan asi.

    Masalah Pencernaan, Susah BAB saat hamil

  • Oleh : Mbak aty
  • 4 tahun, 10 bulan yang lalu

    Selamat pagi,
    Saat ini saya tengah hamil dan memasuki trimester ketiga. Namun, saya mengalami masalah pada pencernaan yang membuat saya susah BAB atau sembelit. Mau minum obat, takutnya kenapa-kenapa. Adakah solusi lain yang bisa mengatasi masalah pencernaan saya selama masa kehamilan?

    Tidak haid

  • Oleh : novia shentiana
  • 6 bulan, 2 minggu yang lalu

    Dok saya minum pil kb lalu dipertengahan pil saya berhenti minum,setelah saya berhenti minum sampai sekarang tidak haid apakah itu normal saja dan berapa waktu pemulihan sampai hadi lagi

  • Oleh : novia shentiana
  • Menstuasi

  • Oleh : Humaira Humaira
  • 1 tahun yang lalu

    Dok, saya mau konsul, saya sudah tidak ada menstruasi selama 2 bulan, tapi stelah dua bulan tidak ada menstruasi keluar bercak hitam selama 30 hari, keluarnya tidak banyak dok cuman sedikit, tapi saya takut apa itu penyakit.karena keluarnya seperti lem, lengket gitu dok.hanya itu
    Terimakasih dok

    Cara Membujuk Anak Mau Minum Obat

  • Oleh : Dayat Ya Hidayat
  • 5 tahun yang lalu

    Selamat siang bu bidan, saya mau tanya. Bagaimana caranya supaya anak mau minum obat tanpa paksaan ? Anak saya sudah berusia 6 tahun masih saja menolak minum obat ketika ia sakit. Metode mencekoki obat ke mulutnya tak mempan, yang ada obat keluar lagi. Mohon solusinya bu. Terimakasih

  • Oleh : Dayat Ya Hidayat
  • Tanya Bidan