Pengaruh Pola Tidur Terhadap Kecerdasan Bayi

Curhat Bidan – Saat menjadi orang tua untuk pertama kalinya banyak hal yang perlu diperhatikan, salah satunya kualitas tidur bayi. Bayi yang memiliki kualitas tidur yang baik tumbuh kembangnya akan optimal. Bunda perlu membenuk pola tidur si kecil agar bayi mendapatkan kualitas tidur yang baik. Jika pola tidur bayi sudah teratur, ia tidak akan mudah terbangun serta dapat tidur lebih lama dan lebih nyenyak.

Menurut National Sleep Foundation, bayi baru lahir setidaknya harus tidur 14-17 jam dalam sehari untuk mendukung tumbuh kembangnya dengan baik. Banyak ahli mengungkapkan bahwa tidur bagi bayi sangat berperan dalam perkembangan kecerdasan otaknya. Selain itu, saat bayi tidur tubuhnya akan membentuk hormon pertumbuhan. Hormon pertumbuhan ini erat kaitannya dengan kesehatan fisik si kecil karena berhubungan dengan pertumbuhan tulang, mengatur metabolisme tubuh, memperbarui dan memperbaiki sel-sel tubuh, dan membuat tumbuh kembang otak bayi lebih optimal. Membiasakan bayi anda tidur siang juga sangat baik. Tidur siang dapat memberikan perasaan yang tenang dan dapat memulihkan kembali energi bayi anda sehingga fungsi otak pada bayi dapat bekerja dengan baik.

Pertumbuhan dan perkembangan bayi sangat tergantung pada pola tidur. Tanpa tidur yang cukup bayi tidak akan tumbuh secara optimal. Karena pada saat inilah terjadi perbaikan sel-sel otak. Bayi akan mudah sakit karena daya tahan tubuhnya menurun. Selain itu, kemampuan berpikir bayi pun akan terhambat. Konsentrasi dan kemampuan motorik bayi pun akan terganggu. Hal ini bisa berpengaruh pada kehidupannya di masa mendatang.

Tips Mengatur Pola Tidur Bayi

Agar bayi memiliki pola tidur yang teratur, ada beberapa tips yang bisa bunda lakukan, diantaranya :

  • Atur waktu tidur bayi dengan cara melakukan ritual pengantar tidur seperti menyanyikan lagu, membersihkan tubuhnya, atau mengganti pakaiannya. Ajak bayi bermain atau mengobrol jika waktunya untuk terjaga. Dengan ini bayi akan mengetahui kapan waktunya tidur dan terjaga.
  • Jika si kecil sudah cukup lama tidur, bunda diasarankan untuk membangunkannya saat tiba waktunya makan atau menyusui. Idealnya tiap dua jam sekali. Hal ini dilakukan agar bayi dapat terpenuhi nutrisinya dan mendapat waktu istirahat yang cukup.
  • Berikan ASI pada bayi saat menjelang tidur malam. Ini akan membantunya terlelap tidur dan akan terbiasa dengan pola tidur ini.
  • Matikan lampu di malam hari ketika waktunya tidur, agar bayi mengenal perbedaan siang dan malam.

Pola tidur yang baik sangat penting untuk bayi, karena dapat memberikan dampak yang positif terhadap kesehatan mental, emosi, dan sistem kekebalan tubuhnya. Dalam mengatur pola tidur bayi, bunda harus melakukannya secara bertahap dan jangan dipaksakan. Dengan demikian lama-kelamaan  tidur bayi akan semakin teratur. Bayi pun akan bisa tidur dengan sendirinya jika sudah waktunya.

Citra Dewi Amd.Keb - March 8, 2017
Diskusi Dari:
Sri Maryati

Selamat pagi dok, saya mau bertanya tentang usia kehamilan yang sebarnya. Sebenarnya bagian mana cara menghitung kehamilan ini? Kemarin saya periksa ke dokter kandungan, katanya kandungan saya sudah 29W lebih, padahal terakhir saya hed tanggal 18-04-2016. Mohon infonya ya dok.

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Alfiyah

Dok saya mau bertanya, akhir akhir ini saya sering kali merasakan susah tidur atau insomnia. Akibat insomnia, di kantorpun kerjaan menjadi menumpuk dan konsentrasi tidak seperti biasanya. Saya mau bertanya, bagai mana cara mengatasi insomnia akut ini?

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Marini Sjola Manoppo

Maaf bu bidan saya mau tanya. istri saya hamil 5 bulan dan sering merasakan rasa sakit pada perut, apakah itu tanda gejala penyakit ataukah itu hanya reaksi sang bayi di dalam kandungan ?

Dijawab Oleh : Marini Sjola Manoppo
Diskusi Dari:
Anonymous

Selamat pagi bu, saya mau konsultasi nih saat ini anak saya baru saja menginjak usia 6 bulan dan saya sudah berniat mau puasa. Apakah ada dampaknya jika saya puasa sama produksi ASI saya dan apa ada tips bagi ibu menyusui yang berpuasa? mohon penjelasannya trims

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Jenni

Selamat siang dok, saya mau bertanya. Saat ini usia pernikahan saya menginjak 2 minggu. Saat saya melakukan hubungan intim dengan suami saya pertama kalinya, tiba tiba saya merasakan gatal di bagian vagina yang tidak tertahankan. Selain itu, dari bagian vagina saya juga keluar cairan putih yang di sertai dengan kepingan putih seperti susu. Selain itu, saya juga sering merasakan gatal, perih dan juga sakit yang begitu dasyat ketika melakukan hubungan. Apakah ini merupakan hal yang serius bagi kesehatan?

Perlu Jawaban