Pengaruh Usia Terhadap Kesuburan Wanita

Selamat datang di Curhat Bidan, kali ini kami akan membahas mengenai masa subur tapi lebih tepatnya adalah pengaruh usia terhadap masa subur. Mungkin sebagian orang tidak mengetahui kalau faktor usia ikut andil dalam masa subur, maka bagi Anda yang belum tahu yuk simak penjelasan lebih lengkapnya.

Masa subur bisa terjadi pada wanita dan laki – laki, keduanya memiliki masa subur yang berbeda. Jika waktu masa subur pada wanita adalah terjadi setiap bulannya maka masa subur pria setiap hari dipagi hari dan ketika musim dingin.

Baca : Apakah Pria Mempunyai Masa Subur ?

Tidak ada tanda – tanda fisik yang menunjukan kalau masa subur wanita menurun dan ini berpengaruh dengan kemampuan wanita untuk bisa hamil seiring dengan bertambahnya usia.

Wanita akan terus mengalami siklus menstruasi hingga mereka mencapai masa menopause tapi seiring waktu meskipun belum mencapai menopause, kesuburannya menurun. Sekitar 20% wanita bisa hamil diusia 30 tahun dan kesempatan wanita bisa mengandung akan hilang sebesar 5 persen setiap bulannya hingga memasuki usia 40 tahun seperti yang dilansir oleh onlymyhealth.

Usia dan kesuburan memiliki hubungan yang saling berkaitan, ini dibuktikan karena wanita yang semakin tua mungkin memiliki masalah biologis dan menghasilkan kualitas sel telur yang kurang maksimal tidak sama seperti saat masih muda.

Ketika usia wanita mulai memasuki 30 tahun maka kualitas dan jumlah sel telur yang dihasilkan mulai menurun dan hal ini terjadi hingga wanita mengalami masa menopause.

Siklus menstruasi yang dialami wanita juga kunjung tidak teratur seiring dengan faktor penuaan yang Anda alami dan kromosom sel telur juga bisa mengalami kelainan dengan bertambahnya usia Anda.

Jadi, penurunan kesuburan ini tidak hanya menutup peluang Anda agar bisa mengandung lagi tapi juga menjadi salah satu penyebab atau faktor keguguran saat terjadi kehamilan. Ini karena kromosom sel telur mengalmi kelainan.

Sebuah penelitian mengungkap bahwa wanita yang berusia kurang dari 30 tahun memiliki sebanyak 5% peluang mengalami keguguran. Tapi berbeda dengan wanita yang berusia 35 sampai 39 tahun mempunyai peluang terjadinya keguguran lebih banyak hingga 16 persen dan kondisi ini juga sama hal nya dengan wanita yang berusia 44 hingga 46 sekitar 60% mereka memiliki resiko keguguran.

Jadi, usia sangat berperan penting dalam masa subur wanita karena seiring bertambahnya usia wanita tidak akan menghasilkan sel telur sebaik saat dia masih muda dan kecil kemungkinan untuk bisa hamil lagi.

Related Post :

Citra Dewi Amd.Keb - July 30, 2016
Diskusi Dari:
Claudia harapankita

Dok selama ini saya sering kali merasakan masalah dibagian hidung seperti hidung yang terasa perih sehingga membuat saya kesulitan untuk bernafas dimana hal ini sering juga disertai dengan adanya rasa sakit pada bagian kepala. Biasanya saya merasakan hal ini dimana saat musim dingin dok. Dulu saya sempat tinggal di daerah perkampungan yang udaranya sangat dingin sehingga tiap malam dan pagi hari saya sering merasakan masalah pada bagian hidung serta bersin bersin. Saya mau tanya, kira kira ini salah satu gejala penyakit apa ya dok? Terus berbahaya gak ya bagi kesehatan saya?

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Tika

Saya mau bertanya kasus mengenai let it ovum.. itu kasus yang seperti apa ya? Ada nama lain nya tidak? Saya cari di google tdk ada

Dijawab Oleh : Tika
Diskusi Dari:
ade

Pagi Bu Bidan saya mau tanya bagaimana cara mengajarkan anak untuk bisa sopan pada orang lain ? baik itu pada orang tua, teman sebayanya atau pada anak yang lebih kecil darinya ?

Dijawab Oleh : ade
Diskusi Dari:
Riana

Selamat pagi, saya sedang hamil usia kandungan 27 minggu, dengan usia kandungan saya yang masih muda saya menghawatirkan terjadinya pendarahan. yang ingin saya tanyakan apa penyebab terjadinya pendarahan ? Terimakasih

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Salma Syarifah Latipah

Hai mba bidan, saat ini saya sedang hamil besar dan kemungkinan sekitar 3-4 minggu lagi saya melahirkan. Kemarin saya sempat ngobrol ngobrol di forum tentang persalinan. Dan katanya, agar persalinan lancar, bisa pakai metode hipnosis. Apakah itu benar? Mohon pencerahannya ya. Thanks

Dijawab Oleh : Salma Syarifah Latipah