Penggunaan Pil KB Dapat Mempengaruhi Gairah Seksual Pada Wanita Hingga Sulit Mencapai Orgasme

Kontrasepsi adalah alat untuk mencegah terjadinya kehamilan sebagai akibat pertemuan antara sel telur matang dengan sel sperma. Alat kontrasepsi yang mudah dijangkau oleh masyarakat selain kondom adalah pil KB. Pil KB adalah alat kontrasepsi yang harus diminum setiap hari di jam yang sama dan tidak boleh terlewati.

Pil KB memiliki keefektifan yang cukup tinggi untuk mencegah kehamilan jika digunakan secara disiplin. Namun di sisi lain, pil KB yang digunakan terlalu lama akan mengurangi gairah sesual. Hal ini karena pil KB dapat menekan kadar hormon dalam tubuh yang mempengaruhi mood hingga gairah seksual.

Hasil penelitian menemukan bahwa wanita yang mengkonsumsi pil KB selama berhubungan seks mengatakan kurang bergairah dalam melakukan hubungan seksual dibandingkan dengan wanita yang tidak pernah mengkonsumsi pil KB. Penggunaan pil KB tidak akan mempengaruhi kepuasan pria dalam berhubungan seksual.

Pil KB Mempengaruhi Gairah Seksual

Efek pil KB dalam penurunan gairah seksual wanita bersifat universal. Ada beberapa wanita yang mengonsumsi pil KB dan mereka tetap memiliki gairah yang menyala-nyala untuk melakukan hubungan seksual.

Penggunaan pil KB belum tentu menjamin akan menghilangkan keluhan gangguan gairah seksual. Setiap wanita memiliki respon tubuh yang berbeda-beda terhadap pengaruh hormon dari pil KB. Tidak semua wanita mengalami penurunan kepuasan seksual setelah menggunakan atau berhenti menggunakan pil KB. Ada beberapa wanita justru mengalami peningkatan gairah seksual setelah menggunakan pil KB dan ada wanita yang mengalami penurunan seksual.

Efek Pil KB Terhadap Hormon Testosteron

Tubuh memproduksi hormon testosteron secara alami yang bertujuan memberikan dorongan seksual yang dibutuhkan. Testosteron sering dikaitkan dengan naik turunnya gairah seks. Jika kadar testosteron turun, kemungkinan akan mengalami penurunan libido. Biasanya, pil kontrasepsi hanya mengandung estrogen dan atau hanya progestin saja, tanpa testosteron. Namun di sisi lain, pil kontrasepsi bekerja dengan menekan ovarium yang memproduksi tiga jenis hormon yaitu estrogen, progesteron, dan testosteron.

Efek ini bisa menyebabkan pil KB mengatur hormon testosteron yang berpotensi secara permanen mengurangi gairah seksual hingga sulit mencapai orgasme. Namun, hal ini akan kembali normal setelah berhenti mengkonsumsi pil KB.

Faktor Lain Yang Mempengaruhi Gairah Seksual Wanita

Meskipun tak dipungkiri, ada hal-hal lain seperti stres, gaya hidup, status hubungan, merokok, alkohol dan kebiasaan makanan juga berpengaruh terhadap gairah seksual seorang wanita.

Namun jelas dari hasil penelitian mengungkapkan bahwa para pengguna pil KB mengatakan mereka mendapatkan kembali gairah seksual setelah beralih kontrasepsi seperti kondom, spermisida dan lain-lain.

Hal Yang Harus Dilakukan Saat Merasakan Gairah Seks Berkurang

Apapun alat kontrasepsi, baik yang hormonal maupun non hormonal yang membuat Anda merasa sakit, tidak nyaman dan tertekan tentu akan mempengaruhi libido seksual. Jika alat kontrasepsi pilihan Anda mempengaruhi gairah seks Anda dengan cara yang tidak menyenangkan, Anda dianjurkan meminta dokter atau bidan untuk mengganti metode kontrasepsi lainnya yang tidak terlalu memengaruhi gairah seksual atau dokter dapat meresepkan pil KB yang berbeda jenisnya dengan jumlah progestin yang lebih rendah, sehingga libido Anda bisa kembali ke tingkat yang normal.

Dalam kasus yang lebih parah, dokter juga mungkin akan menawarkan terapi testosteron dosis rendah. Terapi, hal seperti ini jarang dilakukan dibanding dengan peralihan metode kontrasepsi.

Alternatif Lain Selain KB Pil

Adapun alternatif alat kontrasepsi yang dipilih jika mengalami keluhan pada gairah seksual seperti pemasangan IUD tanpa hormon, penggunaan kondom, spermisida, dan lainnya. Jangan ragu untuk mengunjungi dokter secara langsung untuk merencakana pemakaian alat kontrasepsi yang diharapakan tidak menurunkan gairah seksual.

Citra Dewi Amd.Keb - July 17, 2018
Diskusi Dari:
juwita

Siang Bu Bidan, saya mau tanya, pada bayi usia 7 bulan berapa kali frekuensi BAB yang normal ?

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Tania

maaf sebelumnya. saya mau tanya.
istri saya melahirkan anak pertama dengan operasi cesar. sebab air ketuban sudah pecah pada bukaan 2. dan sekarang sudah hamil yg kedua, kata dokter kemungkinan besar harus di cesar. karena yg pertama cesar dan tidak boleh persalinan dibawa ke bidan karena tidak diperbolehkan suntik pacu. sampai sekarang bekas cesar masih terasa nyeri. padahal sudah 5 tahun. dan dokter menyarankan cesar sebelum waktu kontraksi. dikarenakan posisi bayi sampai minggu ke 37 masih belum turun.
apakah cara seperti ini baik menurut islam? atau sebaiknya saya tunggu sampai kontraksi, kemudian dibawa kerumah sakit dan tunggu keputusan dari dokter di RS? apakah memang tindakan harus cesar atau normal.
terimakasih

Dijawab Oleh : Tania
Diskusi Dari:
Aryanto Id

siang dok, tante saya sedang hamil 5 bulan. tapi dia mengeluh karena akhir-akhir ini dia sering sakit sendi dan kaku malah kemarin terjadi bengkak dok, kira-kira tante saya kenapa yah? apakah itu penyakit rematik? bagaimana solusinya ?

Dijawab Oleh : Aryanto Id
Diskusi Dari:
Anonymous

Selamat siang bu bidan saya mau bertanya bagaimana cara mengatasi alergi dingin pada anak. Anaks aya berusia 10 tahun dan sering batuk berdahak bahkan sudah 2 minggu. Saya pernah bawa anak saya periksa ke dokter spesialis anak dan katanya batuk yang anak saya derita akibat dari cuaca dingin. mohon penjelasannya apakah anak saya harus bergantung terus pada obat

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Dwickadeck Doen

Saya mau tanya nih bu bidan seputar rambut bayi, anak saya berumur 1,5 tahun tapi pertumbuhan rambut nya kok sedikit sekali yah. Kira-kira penyeba nya apa saja yah ? saya lihat teman sebayanya rambutnya bagus semua bu bidan. saya khawatir sekali terlebih anak saya itu perempuan.

Dijawab Oleh : Dwickadeck Doen