Pengobatan Alternatif yang Aman Dilakukan Oleh Ibu Hamil

Tanya Bidan – Ketika hamil, maka disarankan untuk  tidak mengatasi berbagai masalah kesehatan dengan melakukan pengobatan yang aneh aneh. Namun anda bisa melalukan langkah pengobatan dengan melakukan pengobatan alternatif. Beberapa pengobatan alternatif ini  aman dilakukan ibu hamil.

Meskipun pengobatan alternatif berikut ini dikatakan aman, namun tetap saja ibu disarankan untuk berkonsultasi dahulu kedokter atau bidan kandungan anda sebelum menerapkannya. Dan berikut diantaranya

Pengobatan Alternatif yang Aman Dilakukan Oleh Ibu Hamil


1. Menggunakan Aromaterapi

Pada trisemester pertama kehamilan biasanya ibu hamil akan sering merasa mual dan muntah, nah coba deh ibu untuk menghirup wewangian dari minyak aromaterapi yang mungkin bisa membantu anda, dalam mengurangi gejala ingin muntah seperti halnya rasa mual. Ibu bisa menghirup aromaterapi dengan berbagai aroma seperti halnya lemon atau mint.

Ada cara terbaik yang bsia dimanfaat guna memanfaatkan aromateripai sebagai langkah pengobatan yaitu dengan menambahkan beberapa tetesan minyak esensial ke bak mandi yang berisikan air hangat. Selain itu minyak aromaterapi juga mungkin bisa membantu anda untuk tidur lebih nyenyak, menyegarkan dan merelaksasi tubuh, serta membuat anda lebih bersemangat.

Akan tetapi tidak semua minyak aromaterpi aman untuk digunakan ibu hamil. Jadi alangkah baiknya selalu berkonsultasi dengan dokter anda.

2. Pijatan

Dalam sebuah penelitian, ada beberapa manfaat yang bisa kita peroleh jika tubuh kita dipijat selagi masa kehamilan. manfaat tersebut diantaranya

  • Menambah suasana hati menjadi lebih baik.
  • Bantu mengurangi stress, depresi dan juga cemas
  • Atasi ketidaknyamanan pada tubuh seperti pembengkakan, nyeri otot, sakit punggung atau juga sakit kepala.
    bantu melancarkan sirkulasi.
  • Membuat tidur lebih nyenyak
  • Dan juga bantu melancarkan proses persalinan.

Meski begitu, memijat dimasa kehamilan haruslah dilakukan secara hati hati. Dan ibu disarankan untuk tidak memijat area perut pada usia kehamilan trisemester awal. Karena waktu tesebut tidaklah aman untuk kehamilanmu.

Baca Juga : Memahami Cara Merawat Kandungan Dengan Baik

3.Refleksiologi

Meskipun tidak adanya pembuktian secara medis, namun refleksiologi dipercaya bisa bantu mengatasi sakit kepala ringan dimasa kehamilan. Guna mengatasi masalah seperti ini, maka ibu bisa memijat jempol kaki anda. Sebelum memijatnya, bayangkan bahwa permukaan atas jempol kaki anda adalah bagian dari kepala, sedangkan jempol kaki merupakan bagian belakang kepala anda. Lalu sisi jempol yang berdekatan dengan jari telunjuk kaki merupakan tepi dari luar kepala dan telinga, lantas selanjutnya untuk sisi sebaliknya mewakili untuk bagian tengah kepala anda.

Setelah kita mengetahui itu, maka ibu bisa menekan area jempol sekeras mungkin, sesuai dengan lokasi sakit kepala yang terasa. Dan tekan beberapa kali hingga rasa sakit kepala anda berkurang.

4.Akupuntur

Metode ini mungkin bisa kita jadikan untuk pengobatan alternatif guna mengatasi beberapa ketidaknyamanan saat sedang hamil. Namun akupuntur tidak bisa digunakan untuk mengatasi masalah kesehatan yang serius. Namun anda beberapa kemungkinan manfaat akupunter pada ibu hamil seperti diantaranya :

  • Mengatasi Depresi
  • Mual muntah, atau morning sickness
  • Nyeri Panggil
  • Merasa sakit punggung
  • Dan juga mengatasi sakit kepala.

Apabila ibu hamil ingin menggunakan cara ini guna mengatasi kondisi kesehatan, maka disarankan untuk melakukannya ketika kehamilan anda menginjak usia diatas 12 minggu.Dan hal ini dilakukan untuk menghindari resiko buruk yang terjadi pada janin.

Dan yang perlu untuk diingat adalah pengobatan alternatif tidak bisa anda gunakan untuk menggantikan metode medis seperti yang disarankan dokter. Jadi tetap utamakan pengobatan medis yang direkomendasikan oleh dokter anda.

Citra Dewi Amd.Keb - February 24, 2017
Diskusi Dari:
Anonymous

Selamat pagi bu bidan, saya wanita berusia 25 tahun dan saya sudah menikah bulan Maret lalu. Kemudian 5 minggu kemudian saya hamil namun mengalami keguguran pada minggu ke 3 kehamilan saya. Saya sudah berkonsultasi dengan dokter, dan dokter menyarankan untuk menunda terlebih dahulu kehamilan selama 2 bulan. Setelah melawati masa precubation namun saya belum hamil juga. Yang menjadi masalahnya apakah siklus mentruasi saya yang tidak teratur saat ini berpengaruh? Karena setelah saya melakukan kuret pada awal Mei sampain saat ini saya belum mentruasi. Memang beberapa bulan terakhir pasca keguguran itu, saya jadi lebih aktif dan sibuk sekali. Apakah kesibukan saya mempengaruhi siklus haid saya, bu bidan? Kalau iya, adakah obat untuk melancarkan menstruasi saya?

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Hilman Suhilman

Selamat siang bu bidan , Pada saat hamil 24 minggu dokter baru memberirahukan ke saya bahwa janin yang dikandung mengalami gangguan perkembangan. setelah saya kontrol 2 minggu kemudian dan dilakukan USG, dokter menyatakan janin saya tidak bernafas lagi, dan sepertinya sudah tidak ada sekitar 1 minggu. Yang ingin saya tanyakan apa penyebab gangguan pertumbuhan pada janin dan apakah bisa diketahui dari awal kehamilan?

Dijawab Oleh : Hilman Suhilman
Diskusi Dari:
Day

apakah tidak apa apa jika ibu hamil penderita asma menggunakan inhaler? apa pengaruhnya pada bayi di dalam kandungan?

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Uchi Susilawati

Assalamualaikum Selamat pagi bu bidan, saya mau tanya kita sebagai wanita kan akan mengalami fase fase sulit seperti menstruasi, hamil, pasca melahirkan dan lain sebagainya. Nah makanan seperti apa yang dianjurkan untuk kita (wanita) agar kesehatan kita tetap terjaga dan seimbang? agar kita tidak rentan lelah atau terserang penyakit. Terimkasih bu bidan Wassalam…

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Santana jaya

Assalamualaikum dok saya mau tanya,saya mengalami keluar gumpalan darah dan rasa sakit pada bagian bawah perut apakah saya mengalami keguguran atau tidak

Dijawab Oleh : Santana jaya