Penyebab dan Cara Mencegah Autis pada Anak

Bidan Online | Autisme atau autis merupakan kelainan pada perkembangan sistem saraf yang bisa ditandai dengan gejala berupa gangguan pada komunikasi, interaksi sosial, perilaku emosi, dan pola bermain. Anak-anak yang mengalami autis ini biasanya dapat dikenali saat ia berusia 3 tahun dengan munculnya gejala-gejala yang sudah disebutkan di atas.

Untuk penyebabnya sendiri, beberapa ahli kesehatan mengungkapkan, jika autisme bisa disebabkan oleh beberapa faktor pemicu, di antaranya :

1. Genetik

Genetik merupakan faktor paling penting yang dapat memengaruhi perkembangan dan pertumbuhan seorang anak, termasuk risiko autisme pada keturunannya. berdasarkan riset yang dilakukan, jika dalam 1 keluarga memiliki 1 anak autis, maka kemungkinan akan berisiko melahirkan anak autis di waktu yang mendatang.

2. Perkembangan otak

Bagian tertentu pada otak yang bisa menyebabkan autisme adalah serebal korteks serta cerebellum. Mereka ini memiliki peran dalam pengaturan konsentrasi otak, gerakan tubuh, dan pengaturan mood atau emosi. Selain itu, neurotransmiter yang tak seimbang seperti dopamin, bisa juga menjadi pemicu munculnya autis pada anak.

3. Usia bunda ketika hamil

Usia bunda saat hamil ternyata bisa memengaruhi tingkat risiko autisme. Semakin tua umur bunda ketika hamil, maka semakin tinggi pula risiko anak mengidap autis. Meskipun faktor ini dikatakan masih belum kuat menjadi penyebab, namun hal ini terkait adanya mutasi gen yang terjadi.

4. Obat-obatan

Beberapa obat-obatan yang dikonsumsi bunda ketika hamil rupanya bisa menyebabkan anak mengalami autisme. Contoh obat yang bisa meningkatkan risiko tersebut adalah thalidomide yang digunakan untuk mengatasi gejala mual atau muntah selama hamil, dan obat valproic acid yang digunakan untuk penderita gangguan mood atau bipolar.

5. Pestisida

Pestisida yang awalnya digunakan untuk menjaga agar buah maupun sayuran tak diganggu hama, namun ketika termakan oleh manusia, akan menyebabkan gangguan yang cukup serius seperti autis pada anak. Menurut ahli, pestisida tersebut dapat mengganggu fungsi gen saraf pusat yang tentunya bisa menimbulkan gangguan berupa autisme.

Beranjak dari penyebab autisme yang sebaiknya dihindari untuk mencegah lahirnya generasi yang memiliki autis, terlebih jika autis ini lebih berisiko pada anak laki-laki dibandingkan anak perempuan. Langkah selanjutnya adalah, cara yang harus dilakukan untuk mencegah agar anak tidak mengidap autisme seperti yang banyak ditakutkan para orang tua. Berikut poin-poin pentingnya !

Cara Mencegah Autisme pada Anak

a. Konsumsi makanan yang mengandung asam folat saat hamil

Asam folat yang dikonsumsi selama kehamilan terbukti dapat membantu perkembangan otak dan mencegah terjadinya kecacatan. Asam folat juga membantu menghindari gangguan genetik atau mengurangi risiko gangguan spektrum autisme.

b. Jauhi alkohol, rokok, dan obat-obatan tertentu

Ketiga hal ini harus dijauhi selama kehamilan, karena bisa mengakibatkan dampak buruk pada anak, seperti munculnya gangguan mental atau autisme.

c. Konsumsi makanan organik

Makanan organik menjadi rekomendasi untuk menghindari autisme pada anak, karena tingkat residu pestisida yang rendah di dalamnya. Seperti yang diketahui jika pestisida menjadi faktor penyebab anak autis.

d. Memberikan ASI eksklusif pada bayi

Berdasarkan
salah satu penelitian, bayi yang tidak diberikan ASI atau hanya
mengonsumsi susu formula saja tanpa asam lemak atau DHA, akan memiliki
risiko tinggi pada gangguan spektrum autisme.

e. Jauhi kandungan merkuri dalam makanan atau vaksinasi

Ada pendapat yang mengatakan jika vaksinasi unntuk ibu hamil mengandung merkuri yang tentunya akan berbahaya bagi orang dewasa, dan sangat berbahaya bagi janin dalam kandungan. Merkuri juga bisa ditemukan di dalam makanan laut (seafood). Hubungannya dengan autisme adalah, jika ibu hamil mengonsumsi makanan yang terkontaminasi merkuri atau menggunakan vaksinasi yang mengandung merkuri, maka risiko spektrum autisme pada bayinya akan meningkat.

Perawatan dan tindakan bunda yang tepat dan cerdas selama kehamilan tentu akan menyelamatkan kehidupan sang buah hati nantinya. Selain itu, memerhatikan perkembangan serta pertumbuhan ketika anak lahir pun penting dilakukan untuk menjaganya agar tetap sehat dan normal seperti yang lainnya, salah satunya dalam kasus mengenal Penyebab dan Cara Mencegah Autis pada Anak.

Citra Dewi Amd.Keb - June 21, 2016
Diskusi Dari:
Salma Syarifah Latipah

Selamat siang bu bidan, saya mau tanya nih usia saya sekarang mau menginjak 20 tahun. Keluhan saya ini selalu kentut atau buang gas lewat vagina, apakah itu normal-normal saja untuk saya yang belum pernah melakukan hubungan suami istri? jika itu bahaya, apa yang harus saya lakukan bu? Terimakasih ditunggu jawabannya.

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
Anonymous

selamat sore bu bidan, saya devy 29th, saat ini saya kehamilan kedua.. yg pertama dulu saya pernah keguguran, dan berharap kehamilan saya yg kedua ini sehat2 saja,, tapi akhir2 ini kenapa perut terasa suduken yahh bu ? perut di bagian sbelah kiri, kalo saya browshing sich saya simpulkan kemungkinan itu memang ciri2 hamil muda.. tapi saya takut jika ada apa2 bu.. mohon penjelasan yg lebih lanjud bu,, kalo bisa jangan yg ngeri2 yah bu bidan hehe.. umur kehamilan saya skrg skitar 10 minggu bu…

Dijawab Oleh :
Diskusi Dari:
Claudia harapankita

Saya mau bertanya bolehkah meminum jamu tradisonal untuk memperlancar haid dan mencegah kehamilan? karena datang bulan saya sering tidak teratur sehingga saya kesulitan untuk menghitung massa subur. dan benarkah nanas bisa mencegah kehamilan atau itu hanyalah mitos belaka? terimakasih mohon dibalas pertanyaan saya.

Dijawab Oleh : Claudia harapankita
Diskusi Dari:
Cheriesa Maradeka Kusuma

Siang dok, saya mau bertanya. 2 tahun lalu kami menikah, dan kami belum begitu menginginkan keturunan sehingga memutuskan untuk menggunakan KB. Saya menggunakan KB selama 1 tahun, dan kini sudah tidak menggunakan KB 1 tahun. Pertanyaan nya, kenapa saya tidak bisa hamil juga sampai saat ini, padahal saya sudah melepas KB tersebut 1 tahun yang lalu. Mohon penjelasannya dok

Perlu Jawaban
Diskusi Dari:
ANGGUN

Usia sy saat ini 36 tahun. Dan berencana utk program kehamilan. Apakah beresiko dgn usia sy sekarang? Dua kali kehamilan tidak ada masalah. Terima kasih

Dijawab Oleh : ANGGUN