×

Bolehkah Makan Dan Minum Dalam Proses Persalinan

Bagikan Artikel :

Tanya Bidan | Kebanyakan wanita merasa lapar dan haus, terutama pada tahap awal persalinan. Sehingga tidak heran jika selalu ada pertanyaan “bolehkah makan dan minum dalam proses persalinan?”. Dan kabar baiknya adalah bahwa makan dan minum sebelum persalinan itu aman. Hal tersebut akan meyakinkan Anda bahwa memiliki camilan tidak akan merugikan Anda ataupun bayi Anda. Meskipun begitu, Anda perlu meminta kebijakan dari bidan atau rumah sakit mengenai makanan dan minuman yang Anda makan.

Akankah Makanan Dan Minum Membantu Saya Dalam Proses Persalinan?

Makan makanan kecil atau minum beberapa cairan dapat membantu Anda untuk merasa lebih nyaman dan untuk melewati persalinan Anda dengan lebih baik, terutama pada tahap awal ketika Anda mungkin merasa sangat lapar.

Makan beberapa makanan menurut selera Anda sendiri dapat membuat Anda merasa lebih baik. Itu karena jika Anda belum makan atau minum dengan cukup, tubuh Anda mulai memecah toko lemak sendiri untuk mendapatkan energy yang dibutuhkan. Kondisi ini disebut ketosis.

Ketosis merupakan respons tubuh yang Anda alami setiap aktivitas fisik yang berkepanjangan seperti melahirkan. Aktivitas yang mengharuskan Anda menggunakan lebih banyak energy. Ketosis juga dapat membuat Anda mengalami sakit kepala.

Ketosis ringan dianggap normal dalam persalinan, tetapi jika Anda lapar dan kelelahan itu akan membuat Anda semakin lambat saat proses persalinan. Yang pada gilirannya dapat menyebabkan intervensi, seperti obat-obatan untuk mempercepat Anda bangkit lagi, atau bisa dikatakan kelahiran yang dibantu.

Apa Yang Harus Saya Makan Selama Persalinan?

Perlu di ingat bahwa makanan tinggi lemak akan menjadi berat di perut Anda dan bisa membuat Anda merasa sakit. Makanan yang mengandung gula mudah di makan dan menawarkan dorongan energy yang cepat, tetapi tidak akan bertahan lama.
Karbohidrat lebih baik Anda makan selama persalinan karena mereka mudah dicerna dan memberikan energy secara perlahan. Hal ini akan membantu Anda melalui kontraksi.

Beberapa pilihan yang baik adalah:

Roti, Sandwich, Sereal, Spageti, Yogurt, Biskuit polos, Sup, Kerupuk, Dll. Anda bisa meminta saran ke bidan atau dokter kandungan.

Tidak perlu terlalu banyak makan, tapi seringlah. Daripada harus 1 kali makan besar. Makanan membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna selama persalinan, karena alirdan darah terkonsentrasi pada Rahim Anda daripada perut Anda. Ini berarti mungkin lebih baik jika Anda muntah setelah makan besar.

Sebuah makanan kecil setiap jam saat Anda berada di awal persalinan akan menyimpan banyak energi untuk pekerjaan ke depan. Jadi cobalah untuk makan sesuatu sebelum Anda pergi ke rumah sakit atau sebelum Anda memanggil bidan Anda. Dan jika Anda tidak teratrik untuk makan pada awal persalinan, tablet dekstrosa dapat menawarkan sumber energi langsung.

Apa Yang Harus Saya Minum Saat Persalinan?

Ketika Anda berada dalam tahapan persalinan, mungkin Anda juga tidak memiliki napsu makan, sedangkan proses persalinan adalah pekerjaan yang mungkin membuat Anda haus, terlebih biasanya ruangan bersalin mempunyai suhu yang panas. Jadi pasti Anda ingin sesuatu untuk diminum.

Related Posts :

    Pada titik ini, minuman isotonik adalah pilihan yang baik. Minuman isotoniklah yang direkomendasikan untuk bersalin, terlebih minuman ini cepat di serap dan memberikan energy untuk menghadapi tuntunan fisik yang akan datang.

    Jika tidak, Anda bisa mengkonsumsi air mineral baisa saja. Sedangkan minuman bersoda, seperti cola, mungkin bukan ide yang baik, karena dapat membuat Anda merasa sakit.

    Apakah Ada Saat-Saat Ketika Makan Saat Persalinan Bukan Ide Yang Baik?

    Beberapa bentuk nyeri dapat memperlambat gerakan makanan melalui lambung Anda. Jadi, mungkin lebih baik untuk berhenti makan dan membatasi asupan air juga. Tanyakan kepada dokter atau bidan jika Anda ragu.

    Bagaimana Jika Saya Membutuhkan Operasi Caesar?

    Jika Anda mengalami komplikasi yang memungkinkan bayi Anda harus dilahirkan melalui operasi Caesar, dokter atau bidan akan menyarankan Anda untuk tidak makan apa-apa.

    Alasannya karena dalam hal ini mungkin Anda memerlukan anestesi umum, ada risiko kecil bahwa jika Anda mempunyai keluhan pada pernapasan dapat menyebabkan pneumonia.

    Kebanyakan operasi caesar dilakukan dengan menggunakan anestesi regional seperti epidural atau spinal Itu lebih aman untuk Anda dan bayi Anda dari anestesi umum, yang menempatkan Anda untuk tidur.

    Jika Anda memiliki anestesi umum, dan makan terlebih dahulu, jangan khawatir. Anestesi Anda akan memastikan Anda tidak menghirup apa-apa dari perut Anda. Dalam kasus apapun, puasa selama persalinan tidak menjamin bahwa Anda akan memiliki perut kosong.

    Apapun keadaan Anda saat persalinan, mendengarkan nafsu makan tubuh Anda bisa menjadi panduan terbaik untuk apa yang harus Anda makan atau minum. Tentunya, mendiskusikannya terlebih dahulu dengan bidan atau dokter Anda.

    Mungkin Anda juga tertarik untuk membaca :

    Cara Membedakan Kontraksi Persalinan Palsu Dan Asli

    About : Citra Dewi Amd. Keb

    Citra Dewi Amd. Keb

    Bidan Citra Dewi Am.Keb merupakan alumnus Stikes Jenderal Achmad Yani Cimahi angkatan 2016 yang lahir pada 15 juni 1995. Aktif sebagai Interactive Medical Advisor di www.curhatbidan.com. Bagi saya menjadi seorang bidan adalah pekerjaan mulia yang memberikan pelayanan dengan hati nurani. Bidan berperan dalam luang lingkup kesehatan dasar masyarakat. Mulai dari bayi, remaja, pasangan usia subur sampai lanjut usia. Saya berharap mampu memberikan pelayanan kesehatan keluarga anda.

    Untuk konsultasi via WhatsApp klik disini :

  • Bagikan Artikel :

    Terkahir Di Edit : July 29, 2016

    Pertanyaan Pengunjung :

    Konsultasi KB

  • Oleh : Tika
  • 3 tahun, 5 bulan yang lalu

    Mohon masukan dan saran nya bu bidan.
    saya melahirkan sesar, setelah masa nifas selesai, saya berencana pakai KB IUD tetapi menurut bidan yang saya datangi tidak bisa,
    harus menunggu 3 bulan setelah operasi.
    Jadi, sebagai alternatif nya saya KB suntik 3 bulan, karena saya menyusui.
    tapi Setelah 3 bulan kemudian saya tidak suntik KB lagi. karena saya ingin Haid normal setiap bulan nya.

    Waktu itu saya suntik KB bulan oktober, sampe bulan ini saya belum dapat haid juga.
    jika saya berhubungan dengan suami pasti saya menggunakan Kondom. saya ingin pakai KB IUD, tetapi sampai saat ini saya blm haid.
    setau saya, pemasangan IUD dilakukan jika kita sedang haid.

    pertanyaan nya:
    kanapa yah, saya blm haid juga ? padahal saya sudah tidak pakai KB suntik lg.

    Terima Kasih.

    Benjolan di vagina

  • Oleh : Ahmad Hilmi
  • 10 bulan yang lalu

    Istri saya pernah oprasi karena si sekitar vagina ada benjolan.tapi gk lama kemudian benjolan tersebut ada lagi,jika datang bulan terasa nyeri,mohon solusinya …

  • Oleh : Ahmad Hilmi
  • mengatasi gatal pada puting saat menyusui

  • Oleh : Rhiyad Suhpriatin
  • 5 tahun, 4 bulan yang lalu

    Siang bu, saya mau tanya. Saya adalah seorang ibu menyusui, terkadang puting saya terasa sangat gatal serta timbul bercak putih pada puting payudara saya, apakah ini termasuk kanker atau bagaimana bu? bagaimana cara menanganinya?

    kesehatan

  • Oleh : arif sumirat
  • 2 tahun, 8 bulan yang lalu

    apakah efek negatif onani setiap hari? mohon jawaban nya bidan

    Isolasi mandiri

  • Oleh : Eko Pratama
  • 1 tahun, 4 bulan yang lalu

    Apakah boleh berhubungan dengan istri selama isolasi mandiri,?
    Saya tidak mempunyai gejala corona

    Tanya Bidan